Penggawa PON Jatim jadi rebutan dua Persebaya
Selasa, 04 September 2012 - 04:18 WIB
Penggawa PON Jatim jadi rebutan dua Persebaya
A
A
A
Sindonews.com - Kompetisi musim depan memang belum jelas. Namun, perang dinginsudah mulai dilakukan dua kubu Persebaya. Baik Persebaya Divisi Utama maupunPersebaya IPL sama-sama berniat merekrut pemain PON XVIII Jatim yang akan berlagadi Riau, 6-22 September mendatang.
Kubu Persebaya Divisi Utama secara terang-terangan menyatakan akan mengontrak
para pemain PON Jatim sepulang dari Riau nanti. "Tidak usah ke mana-mana.
Bermain sebagus mungkin di Riau, siapa pemian yang kita anggap layak, akan
langsung di kontrak Persebaya Divisi Utama musim depan, " ujar Ketua Umum PSSI
La Nyalla Mattaliti, saat melepas para pemain PON.
Bahkan, manajemen Persebaya Divisi Utama juga mengutus asisten pelatih musim
lalu Yusuf Ekodono untuk memantau para pemain selama tampil Riau. " Yusuf
Ekodono dan timnya akan berada di Riau, memantau terus perkembangan para
pemain PON. Siapa yang direkomendasikan akan langsung kita kontrak, " ujar pria
yang juga wakil Ketua KONI Jatim ini.
Tidak hanya itu, sebagai ketua Pengprov PSSI Jatim, La Nyalla juga memberikan
bonus tambahan sebesar Rp 10 juta kepada setiap pemain dan pelatih jika mampu
mempertahankan medali emas. "Ada bonus tambahan dari saya selaku Pengprov
Jatim, sepuluh juta per pemain termasuk asisten pelatih dan pelatih. Ini bonus di luarKONI Jatim, " ucapnya.
Disinggung apakah rencana mengontrak para pemain PON sengaja menjegal
Persebaya IPL yang juga berniat memboyong beberapa pemain, La Nyalla
membantahnya. "Ini langkah memotivasi para pemain. Bukan untuk membentengi
dari klub lain. Tanya saya para pemain sendiri apakah meraka mau, pasti tidak mau," kelitnya.
Terpisah, Yusuf Ekodono mengaku sudah mengantongi beberapa pemain yang
dianggap layak di kontrak musim depan. "Kita mantapkan lagi setelah melihat
kualitas di pertandingan resmi. Bisa jadi akan muncul pemain baru yang selama ini
kurang terlihat. Faktor mental berpengaruh, pertandingan resmi beda dengan uji coba," ujar Yusuf yang disebut-sebut sebagai salah satu kandidat pelatih Persebaya DivisiUtama musim depan.
Sebelumnya, Persebaya IPL sudah lebih dulu mengutarakan niat akan mengontrak
tiga pemain PON Jatim. Yaitu Fandi Utomo, Evan Dimas, dan Bima Ragil. Ketiga
pemain ini memang menjadi bintang tim PON Jatim.Bahkan Fandi dan Bima Ragilsudah memperkuat Timnas U 22 dalam babak kualifikasi Piala Asia. SedangkanEvan Dimas nyaris lolos dalam tim pemantau bakat Barcelona jika tidak terganjal
masalah bahasa.
Sementara itu, kubu Persebaya IPL masih terlihat tenang. Sebab, Direktur Utama PT Persebaya Indonesia Cholid Ghoromah sempat mengatakan jikapara pemain PON masih bertatus amatir dan harus mendapatkan rekomendasi dariklub internal binaan PSSI Surabaya. "Harus ada surat dari klub asalnya, " ucapnya.
Jika melihat klub asal, bisa jadi pemain yang akan lepas dari bidikan Persebaya IPL
hanya Fandi Utomo. Sebab, kapten tim PON Jatim itu berasal dari PS Fajar binaan
Yusuf Ekodono yang juga merupakan orang tua Fandi. Sedangkan Evan Dimas berasal dari Mitra Surabaya yang dikenal berada di barisan pendukung Persebaya IPL.
Kubu Persebaya Divisi Utama secara terang-terangan menyatakan akan mengontrak
para pemain PON Jatim sepulang dari Riau nanti. "Tidak usah ke mana-mana.
Bermain sebagus mungkin di Riau, siapa pemian yang kita anggap layak, akan
langsung di kontrak Persebaya Divisi Utama musim depan, " ujar Ketua Umum PSSI
La Nyalla Mattaliti, saat melepas para pemain PON.
Bahkan, manajemen Persebaya Divisi Utama juga mengutus asisten pelatih musim
lalu Yusuf Ekodono untuk memantau para pemain selama tampil Riau. " Yusuf
Ekodono dan timnya akan berada di Riau, memantau terus perkembangan para
pemain PON. Siapa yang direkomendasikan akan langsung kita kontrak, " ujar pria
yang juga wakil Ketua KONI Jatim ini.
Tidak hanya itu, sebagai ketua Pengprov PSSI Jatim, La Nyalla juga memberikan
bonus tambahan sebesar Rp 10 juta kepada setiap pemain dan pelatih jika mampu
mempertahankan medali emas. "Ada bonus tambahan dari saya selaku Pengprov
Jatim, sepuluh juta per pemain termasuk asisten pelatih dan pelatih. Ini bonus di luarKONI Jatim, " ucapnya.
Disinggung apakah rencana mengontrak para pemain PON sengaja menjegal
Persebaya IPL yang juga berniat memboyong beberapa pemain, La Nyalla
membantahnya. "Ini langkah memotivasi para pemain. Bukan untuk membentengi
dari klub lain. Tanya saya para pemain sendiri apakah meraka mau, pasti tidak mau," kelitnya.
Terpisah, Yusuf Ekodono mengaku sudah mengantongi beberapa pemain yang
dianggap layak di kontrak musim depan. "Kita mantapkan lagi setelah melihat
kualitas di pertandingan resmi. Bisa jadi akan muncul pemain baru yang selama ini
kurang terlihat. Faktor mental berpengaruh, pertandingan resmi beda dengan uji coba," ujar Yusuf yang disebut-sebut sebagai salah satu kandidat pelatih Persebaya DivisiUtama musim depan.
Sebelumnya, Persebaya IPL sudah lebih dulu mengutarakan niat akan mengontrak
tiga pemain PON Jatim. Yaitu Fandi Utomo, Evan Dimas, dan Bima Ragil. Ketiga
pemain ini memang menjadi bintang tim PON Jatim.Bahkan Fandi dan Bima Ragilsudah memperkuat Timnas U 22 dalam babak kualifikasi Piala Asia. SedangkanEvan Dimas nyaris lolos dalam tim pemantau bakat Barcelona jika tidak terganjal
masalah bahasa.
Sementara itu, kubu Persebaya IPL masih terlihat tenang. Sebab, Direktur Utama PT Persebaya Indonesia Cholid Ghoromah sempat mengatakan jikapara pemain PON masih bertatus amatir dan harus mendapatkan rekomendasi dariklub internal binaan PSSI Surabaya. "Harus ada surat dari klub asalnya, " ucapnya.
Jika melihat klub asal, bisa jadi pemain yang akan lepas dari bidikan Persebaya IPL
hanya Fandi Utomo. Sebab, kapten tim PON Jatim itu berasal dari PS Fajar binaan
Yusuf Ekodono yang juga merupakan orang tua Fandi. Sedangkan Evan Dimas berasal dari Mitra Surabaya yang dikenal berada di barisan pendukung Persebaya IPL.
(aww)