Forsirtiga angka, Jatim langsung serang Jabar
Kamis, 06 September 2012 - 09:25 WIB
Forsirtiga angka, Jatim langsung serang Jabar
A
A
A
Sindonews.com - Genderang pertempuran tim sepak bola PON Jawa Timur di PON XVIII sudah bergema. Dalam laga perdana Grup B di Stadion Kuala Kuansing, sore nanti, Jatim langsung berhadapan dengan Jawa Barat.
Meski laga perdana, namun bisadianggap sebagai partai hidup mati. Sebab, tiga poin menjadi pembuka jalan maju ke babak berikutnya. "Target kami maksimal poin penuh. Hanya dengan kemenangan langkah kita untuk lolos di dari grup bisa sedikit ringan," ujar Pelatih PON Jatim, Danur Dara.
Di Grup B, selain menghadapi Jabar, tim PON Jatim juga bergabung bersama Gorontalo dan Sumatera Utara. Di atas kertas, Jabar dan Sumatera Utara menjadi rival paling tangguh. "Semua tim berat, kita tidak akan pilih lawan, setiap pertandingan kami harus bisa menang,"ucapnya.
Disinggung soal peta kekuatan lawan, Danur Dara mengaku hanya mengetahui sedikit tentang kekuatan Jabar yang dilatih Ajat Sudrajat. "Saat latihan kami melihat tim Jawa Barat punya postur bagus, mereka rata-rata tinggi besar. Tapi kita sudah siap mengantisipasinya,’’ujar mantan asisten Aji Santoso saat di Persema.
Danur menegaskan, Jawa Timur akan langsung menampilkan permaianan menyerang demi mengamankan target poin penuh di laga perdana. "Kami akan tampil sesuai dengan karakter tim Jatim, langsung menyerang. Tidak akan mengubah pola tentu dengan disiplin tinggi di semua lini termasuk di sektor belakang, " ujarnya.
Sayangnya, sehari jelang pertempuran perdana kekuatanJatim sedikit bermasalah setelah kapten tim Fandi Utomo menderita cedera saat latihan di alun-alun Kuansing. "Semua pemain dalam kondisi siap tempur, cuma Fandi sedikit mengalami lecet saat latihan. Mudah-mudahan besok (hari ini) sudah bisa pulih, " harapnya.
Sebelumnya, pasalnya tiga pemain pilar Jatim juga sempat mengalami cedera, yaitu Dany Saputra, Agus Waidi, dan Evan Dimas. Namun perlahan kondisi ketiga pemain tersebut sudah mulai fit. Saat pertandingan perdana sore nanti , ketiganya mempunyai kesempatan tampil sebagai starter. Dany Saputra merupakan wing back kiri yang sempat bersinar saat tampil membela Timnas U 22 di Kualifikasi Piala Asia belum lama ini.
Selain Fandi Utomo, kondisi Lapangan di Stadion Kuansing juga kurang bersahabat bagi tim Jatim yang mengandalkan gaya permaian an cepat dari kaki ke kaki. "Lapangan keras, tapi kemarin sudah hujan. Tapi dengan kondisi seperti apa pun mau keras mau becek, semua pemain harus siap untuk menang, " tandasnya.
Penting meraup poin maksimal di laga perdana ini disadari penuh Manajer Tim PON Jatim Bambang Pramukantoro. Terbukti, selain menyiapkan masalah teknis, dukungan suporter juga dikerahkan.
"Selain membawa suporter dari Jatim kami juga mengalang warga Jatim di Riau untuk memberikan dukungan. Kami ingin anak-anak bermain seperti di rumah sendiri untuk menambah semangat dan menghindari ketengangan,"ucapnya.
Meski laga perdana, namun bisadianggap sebagai partai hidup mati. Sebab, tiga poin menjadi pembuka jalan maju ke babak berikutnya. "Target kami maksimal poin penuh. Hanya dengan kemenangan langkah kita untuk lolos di dari grup bisa sedikit ringan," ujar Pelatih PON Jatim, Danur Dara.
Di Grup B, selain menghadapi Jabar, tim PON Jatim juga bergabung bersama Gorontalo dan Sumatera Utara. Di atas kertas, Jabar dan Sumatera Utara menjadi rival paling tangguh. "Semua tim berat, kita tidak akan pilih lawan, setiap pertandingan kami harus bisa menang,"ucapnya.
Disinggung soal peta kekuatan lawan, Danur Dara mengaku hanya mengetahui sedikit tentang kekuatan Jabar yang dilatih Ajat Sudrajat. "Saat latihan kami melihat tim Jawa Barat punya postur bagus, mereka rata-rata tinggi besar. Tapi kita sudah siap mengantisipasinya,’’ujar mantan asisten Aji Santoso saat di Persema.
Danur menegaskan, Jawa Timur akan langsung menampilkan permaianan menyerang demi mengamankan target poin penuh di laga perdana. "Kami akan tampil sesuai dengan karakter tim Jatim, langsung menyerang. Tidak akan mengubah pola tentu dengan disiplin tinggi di semua lini termasuk di sektor belakang, " ujarnya.
Sayangnya, sehari jelang pertempuran perdana kekuatanJatim sedikit bermasalah setelah kapten tim Fandi Utomo menderita cedera saat latihan di alun-alun Kuansing. "Semua pemain dalam kondisi siap tempur, cuma Fandi sedikit mengalami lecet saat latihan. Mudah-mudahan besok (hari ini) sudah bisa pulih, " harapnya.
Sebelumnya, pasalnya tiga pemain pilar Jatim juga sempat mengalami cedera, yaitu Dany Saputra, Agus Waidi, dan Evan Dimas. Namun perlahan kondisi ketiga pemain tersebut sudah mulai fit. Saat pertandingan perdana sore nanti , ketiganya mempunyai kesempatan tampil sebagai starter. Dany Saputra merupakan wing back kiri yang sempat bersinar saat tampil membela Timnas U 22 di Kualifikasi Piala Asia belum lama ini.
Selain Fandi Utomo, kondisi Lapangan di Stadion Kuansing juga kurang bersahabat bagi tim Jatim yang mengandalkan gaya permaian an cepat dari kaki ke kaki. "Lapangan keras, tapi kemarin sudah hujan. Tapi dengan kondisi seperti apa pun mau keras mau becek, semua pemain harus siap untuk menang, " tandasnya.
Penting meraup poin maksimal di laga perdana ini disadari penuh Manajer Tim PON Jatim Bambang Pramukantoro. Terbukti, selain menyiapkan masalah teknis, dukungan suporter juga dikerahkan.
"Selain membawa suporter dari Jatim kami juga mengalang warga Jatim di Riau untuk memberikan dukungan. Kami ingin anak-anak bermain seperti di rumah sendiri untuk menambah semangat dan menghindari ketengangan,"ucapnya.
(aww)