Prancis wajib belajar dari kesalahan
Jum'at, 07 September 2012 - 10:28 WIB
Prancis wajib belajar dari kesalahan
A
A
A
Sindonews.com – Didier Deschamps meminta pasukannya belajar dari kesalahan saat mengikuti Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Eropa. Pasalnya, Prancis wajib membukukan awal bagus agar melaju ke putaran final di Brasil.
Keinginan Deschamps lantaran kiprah Les Bleus—julukan Prancis—di turnamen internasional cukup mengecewakan belakangan ini.Prancis terus gagal melangkah ke final di tiga eventterbaru yang diikuti.Diawali tersingkir di babak penyisihan grup Piala Eropa 2008.Lalu,jadi bulan-bulanan ketika Piala Dunia 2010 yang berbuntut aksi pemberontakan para pemain.Setelah itu,mereka terhenti di perempat final Piala Eropa 2012.
Ini yang menjadi pekerjaan utama Deschamps. Dia mendapat tugas mengembalikan keberuntungan Negeri Ayam Jantan. Itu sebabnya,arsitek berusia 43 tahun tersebut mewajibkan armadanya memetik kemenangan saat menghadapi Finlandia di Helsingin Olympiastadion,dini hari nanti. “Kami ingin lolos kualifikasi.Karena itu,kami wajib memuncaki klasemen.Pertama, kami harus melewati dua ujian pertama dengan bagus.
Sebab,kami ingin mengantongi enam poin setelah (pertandingan kedua) melawan Belarus,”ujar Deschamps,dikutip Reuters. Target ini dicanangkan lantaran Prancis tergabung di Grup I bersama Spanyol. Hanya juara grup yang langsung terbang ke Brasil secara otomatis.Dengan kata lain, Karim Benzema dkk harus mengalahkan Negeri Matador dalam perolehan poin jika enggan melewati fase play-off. Strategi Deschamps cukup masuk akal. Prancis akan menghadapi Spanyol setelah meladeni Finlandia dan Belarus.
Jika pada pertemuan itu Les Bleustidak punya modal bagus,tentu akan menyulitkan para pemain untuk menundukkan La Furia Roja, julukan Spanyol.Apalagi,Xavi Hernadez dkk merupakan favorit utama. “Tim ini (Finlandia) tidak pernah bermain bertahan.Mereka bukan tipe tim yang menumpuk pemain di belakang. Mereka punya kemampuan menciptakan peluang.Mereka bisa bermain bagus karena punya sejumlah pemain mumpuni,” tutur Deschamps.
Deschamps pun meminta para pemainnya tidak lagi menganggap remeh lawan. Sebab,hal itulah yang disinyalir sebagai pemicu buruknya prestasi Prancis belakangan ini.Apalagi,Finlandia bukanlah lawan sembarangan. Deschamps mengatakan,Finlandia kerap menyulitkan ketika bersua tim besar. Itu terlihat waktu Kualifikasi Piala Eropa 2012.
Walau akhirnya batal terbang ke Polandia-Ukraina,Huuhkajat—julukan Finlandia—sempat merepotkan Belanda dan Swedia.Apalagi,tuan rumah akan tampil dengan misi balas dendam. Finlandia pasti enggan terus berada dalam cengkeraman Prancis.Maklum,tim yang sekarang diasuh Mixu Paatelainen itu tidak pernah mampu mengalahkan sang juara Piala Dunia 1998 tersebut.Ya,dari enam pertemuan,Finlandia terus tersungkur.
“Kami tidak pernah takut kepada siapa pun.Kami justru menganggap ini (laga melawan Prancis) sebagai kesempatan bagus.Kami punya sejumlah pemain bagus. Kami akan buktikan bahwa tim ini bisa menghadapi tim-tim papan atas,”ujar playmakerFinlandia Alexei Eremenko. Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, Deschamps bermaksud menyertakan pemain berpengalaman,khususnya di lini belakang.
Kabarnya,dia akan memasukkan Laurent Koscielny dan Adil Rami dalam starting line-upmenggantikan Mamadou Sakho dan Mapou Yanga-Mbiwa. Selain itu,Deschamps enggan menggurui pemainnya.Dia tidak akan mengatakan mana yang boleh dilakukan atau tidak.Itu karena dia ingin menguji determinasi dan profesionalisme pasukannya.Sebab,sejumlah personel Prancis terus menerima kritik karena dinilai tidak punya jiwa patriotik.
Keinginan Deschamps lantaran kiprah Les Bleus—julukan Prancis—di turnamen internasional cukup mengecewakan belakangan ini.Prancis terus gagal melangkah ke final di tiga eventterbaru yang diikuti.Diawali tersingkir di babak penyisihan grup Piala Eropa 2008.Lalu,jadi bulan-bulanan ketika Piala Dunia 2010 yang berbuntut aksi pemberontakan para pemain.Setelah itu,mereka terhenti di perempat final Piala Eropa 2012.
Ini yang menjadi pekerjaan utama Deschamps. Dia mendapat tugas mengembalikan keberuntungan Negeri Ayam Jantan. Itu sebabnya,arsitek berusia 43 tahun tersebut mewajibkan armadanya memetik kemenangan saat menghadapi Finlandia di Helsingin Olympiastadion,dini hari nanti. “Kami ingin lolos kualifikasi.Karena itu,kami wajib memuncaki klasemen.Pertama, kami harus melewati dua ujian pertama dengan bagus.
Sebab,kami ingin mengantongi enam poin setelah (pertandingan kedua) melawan Belarus,”ujar Deschamps,dikutip Reuters. Target ini dicanangkan lantaran Prancis tergabung di Grup I bersama Spanyol. Hanya juara grup yang langsung terbang ke Brasil secara otomatis.Dengan kata lain, Karim Benzema dkk harus mengalahkan Negeri Matador dalam perolehan poin jika enggan melewati fase play-off. Strategi Deschamps cukup masuk akal. Prancis akan menghadapi Spanyol setelah meladeni Finlandia dan Belarus.
Jika pada pertemuan itu Les Bleustidak punya modal bagus,tentu akan menyulitkan para pemain untuk menundukkan La Furia Roja, julukan Spanyol.Apalagi,Xavi Hernadez dkk merupakan favorit utama. “Tim ini (Finlandia) tidak pernah bermain bertahan.Mereka bukan tipe tim yang menumpuk pemain di belakang. Mereka punya kemampuan menciptakan peluang.Mereka bisa bermain bagus karena punya sejumlah pemain mumpuni,” tutur Deschamps.
Deschamps pun meminta para pemainnya tidak lagi menganggap remeh lawan. Sebab,hal itulah yang disinyalir sebagai pemicu buruknya prestasi Prancis belakangan ini.Apalagi,Finlandia bukanlah lawan sembarangan. Deschamps mengatakan,Finlandia kerap menyulitkan ketika bersua tim besar. Itu terlihat waktu Kualifikasi Piala Eropa 2012.
Walau akhirnya batal terbang ke Polandia-Ukraina,Huuhkajat—julukan Finlandia—sempat merepotkan Belanda dan Swedia.Apalagi,tuan rumah akan tampil dengan misi balas dendam. Finlandia pasti enggan terus berada dalam cengkeraman Prancis.Maklum,tim yang sekarang diasuh Mixu Paatelainen itu tidak pernah mampu mengalahkan sang juara Piala Dunia 1998 tersebut.Ya,dari enam pertemuan,Finlandia terus tersungkur.
“Kami tidak pernah takut kepada siapa pun.Kami justru menganggap ini (laga melawan Prancis) sebagai kesempatan bagus.Kami punya sejumlah pemain bagus. Kami akan buktikan bahwa tim ini bisa menghadapi tim-tim papan atas,”ujar playmakerFinlandia Alexei Eremenko. Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, Deschamps bermaksud menyertakan pemain berpengalaman,khususnya di lini belakang.
Kabarnya,dia akan memasukkan Laurent Koscielny dan Adil Rami dalam starting line-upmenggantikan Mamadou Sakho dan Mapou Yanga-Mbiwa. Selain itu,Deschamps enggan menggurui pemainnya.Dia tidak akan mengatakan mana yang boleh dilakukan atau tidak.Itu karena dia ingin menguji determinasi dan profesionalisme pasukannya.Sebab,sejumlah personel Prancis terus menerima kritik karena dinilai tidak punya jiwa patriotik.
(wbs)