Bola voli putra DIY bertekad jaga rekor
Jum'at, 07 September 2012 - 13:28 WIB
Bola voli putra DIY bertekad jaga rekor
A
A
A
Sindonews.com - Tim Bola Voli Putra DIY optimistis bisa menembus final pada PON XVIII/2012 Riau, 9-20 September mendatang. Mereka berambisi bisa mempertahankan rekor tiga kali berturut-turut bisa menembus partai puncak di ajang tersebut.
Pelatih Tim Bola Voli DIY Wahyono Hariadi mengatakan, Tim Bola Voli DIY menjadi kekuatan yang diperhitungkan di kancah nasional. Dalam dua ajang PON sebelumnya, Tim Bola Voli Putra DIY selalu bisa menembus babak final. Namun, dalam partai puncak PON 2004 dan 2008 itu, DIY selalu mengalami kekalahan. Tim putra DIY pun harus puas merengkuh medali perak. "Dua PON terakhir kami selalu dapat (medali) perak," katanya, Jumat (7/9).
Wahyono menegaskan, pada PON 2012 ini tim besutannya berambisi bisa kembali masuk babak final. "Kami ingin masuk final tiga berturut-turut pada PON. Jika pada PON 2012 nanti kembali masuk final, Itu berarti kami mendapat garansi setidaknya medali perak," tegasnya.
Dia mengakui, di partai puncak tentu pertandingan sangat sulit. Tak heran cukup medali perak pun wajib disyukuri. "Sebenarnya target kami medali perak. Di final jelas pertandingan sulit, tapi kami akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa melampaui target," ujarnya.
Namun, dia juga mengakui target bisa menembus final juga tergantung pada hasil drawing yang rencananya digelar 8 September mendatang. Dia berharap, pada drawing ini mendapat lawan yang di atas kertas berada di bawahnya. "Drawing akan dilakukan 8 September. Hasil drawing ini berpengaruh terhadap target yang kami canangkan," ungkapnya.
Wahyono menambahkan, kekuatan tim putra kontestan PON 2012 ini relatif merata dibanding gelaran PON sebelumnya. Kontingen dari Pulau Jawa mungkin tidak perlu memandang sepele kontingen lain di luar Pulau Jawa, terutama Bali. "Rival berat kita antara lain Jatim, Jateng, Jabar dan DKI Jakarta. Namun jangan lupakan Bali," tuturnya.
Sedangkan untuk tim putri, bisa menembus babak 4 besar sudah bagus. Pasalnya, bagi DIY persaingan tim putri jauh lebih berat dibanding tim putra. "Tim putri tidak muluk-muluk, targetnya hanya menembus 4 besar. Kalau bisa lebih dari itu, luar biasa," ujar Wahyono.
Lebih lanjut dia mengatakan, kendala yang dihadapi menjelang laga resmi adalah minimnya laga uji coba yang dilakukan Tim Bola Voli DIY. "Persiapan untuk PON seperti laga uji coba memang minim. Kami berharap pada pertandingan babak-babak awal bisa memperkuat mental bertanding di babak selanjutnya," pintanya.
Kekuatan Tim Bola Voli DIY terdiri 12 atlet. Mereka adalah Anto Bertiwan, Heru Yuana, Oki Setya Primadi, Antonius Adi Nugroho, Raditya Mahendra, Dwi Oktavianto, Yoga, Joni Setiawan, Slamet Rudiyanto, Triyanto, Rizal Ibrahim dan Rahmad Afri Wahyu. Mereka dibesut tiga pelatih masing-masing Putut Marhaento, Wahyono Hariadi, Wasit Widodo serta di bawah manager Bambang Purnomo.
Pelatih Tim Bola Voli DIY Wahyono Hariadi mengatakan, Tim Bola Voli DIY menjadi kekuatan yang diperhitungkan di kancah nasional. Dalam dua ajang PON sebelumnya, Tim Bola Voli Putra DIY selalu bisa menembus babak final. Namun, dalam partai puncak PON 2004 dan 2008 itu, DIY selalu mengalami kekalahan. Tim putra DIY pun harus puas merengkuh medali perak. "Dua PON terakhir kami selalu dapat (medali) perak," katanya, Jumat (7/9).
Wahyono menegaskan, pada PON 2012 ini tim besutannya berambisi bisa kembali masuk babak final. "Kami ingin masuk final tiga berturut-turut pada PON. Jika pada PON 2012 nanti kembali masuk final, Itu berarti kami mendapat garansi setidaknya medali perak," tegasnya.
Dia mengakui, di partai puncak tentu pertandingan sangat sulit. Tak heran cukup medali perak pun wajib disyukuri. "Sebenarnya target kami medali perak. Di final jelas pertandingan sulit, tapi kami akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa melampaui target," ujarnya.
Namun, dia juga mengakui target bisa menembus final juga tergantung pada hasil drawing yang rencananya digelar 8 September mendatang. Dia berharap, pada drawing ini mendapat lawan yang di atas kertas berada di bawahnya. "Drawing akan dilakukan 8 September. Hasil drawing ini berpengaruh terhadap target yang kami canangkan," ungkapnya.
Wahyono menambahkan, kekuatan tim putra kontestan PON 2012 ini relatif merata dibanding gelaran PON sebelumnya. Kontingen dari Pulau Jawa mungkin tidak perlu memandang sepele kontingen lain di luar Pulau Jawa, terutama Bali. "Rival berat kita antara lain Jatim, Jateng, Jabar dan DKI Jakarta. Namun jangan lupakan Bali," tuturnya.
Sedangkan untuk tim putri, bisa menembus babak 4 besar sudah bagus. Pasalnya, bagi DIY persaingan tim putri jauh lebih berat dibanding tim putra. "Tim putri tidak muluk-muluk, targetnya hanya menembus 4 besar. Kalau bisa lebih dari itu, luar biasa," ujar Wahyono.
Lebih lanjut dia mengatakan, kendala yang dihadapi menjelang laga resmi adalah minimnya laga uji coba yang dilakukan Tim Bola Voli DIY. "Persiapan untuk PON seperti laga uji coba memang minim. Kami berharap pada pertandingan babak-babak awal bisa memperkuat mental bertanding di babak selanjutnya," pintanya.
Kekuatan Tim Bola Voli DIY terdiri 12 atlet. Mereka adalah Anto Bertiwan, Heru Yuana, Oki Setya Primadi, Antonius Adi Nugroho, Raditya Mahendra, Dwi Oktavianto, Yoga, Joni Setiawan, Slamet Rudiyanto, Triyanto, Rizal Ibrahim dan Rahmad Afri Wahyu. Mereka dibesut tiga pelatih masing-masing Putut Marhaento, Wahyono Hariadi, Wasit Widodo serta di bawah manager Bambang Purnomo.
(wbs)