Deschamps harap Prancis tak berpuas diri
Rabu, 12 September 2012 - 11:05 WIB
Deschamps harap Prancis tak berpuas diri
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps mengaku senang dengan hasil positif kala mengalahkan Belarus dengan skor 3-1 pada kualifikasi Piala Dunia 2014. Hasil sempurna pada dua laga membawa tim ayam jantan bercokol di puncak klasemen sementara Grup I, dengan raihan 6 poin.
Juara dunia 1998 itu mengakhiri babak pertama dengan kurang memuaskan setelah sejumlah peluang kho, Olivier Giroud, dan Yohan Cabaye gagal berujung menjadi sebuah gol. Baru memasuki babak kedua Etienne Capoue membuka skor bagi Prancis disusul disusul gol kapten Paris Saint-Germain, Christophe Jallet.
Belarus mampu memperkecil melalui gol Anton Putsila, namun gol Frank Ribery memastikan kemenangan Le Bleus dengan skor 3-1 hingga akhir pertandingan.
Mantan pelatih Olympique de Marseille itu menekankan anak asuhnya untuk tak berpuas diri. Pasalnya perjuangan untuk lolos ke babak utama Piala Dunia masih panjang ke depan.
“Ini pertandingan tak mudah, kami harus melalui babak pertama dengan imbang tanpa gol. Ironisnya kami mencetak gol ketika kinerja kami buruk ," Kata pria berusia 43 tahun itu dikutip TF1, Rabu (12/9/2012).
"Ini tidak mudah untuk memenangi pertandingan dalam grup ini, seperti yang telah lihat dengan Spanyol yang berjuang melawan Georgia. Kami memiliki enam poin, kami telah mencapai tujuan kami,” tandasnya.
Juara dunia 1998 itu mengakhiri babak pertama dengan kurang memuaskan setelah sejumlah peluang kho, Olivier Giroud, dan Yohan Cabaye gagal berujung menjadi sebuah gol. Baru memasuki babak kedua Etienne Capoue membuka skor bagi Prancis disusul disusul gol kapten Paris Saint-Germain, Christophe Jallet.
Belarus mampu memperkecil melalui gol Anton Putsila, namun gol Frank Ribery memastikan kemenangan Le Bleus dengan skor 3-1 hingga akhir pertandingan.
Mantan pelatih Olympique de Marseille itu menekankan anak asuhnya untuk tak berpuas diri. Pasalnya perjuangan untuk lolos ke babak utama Piala Dunia masih panjang ke depan.
“Ini pertandingan tak mudah, kami harus melalui babak pertama dengan imbang tanpa gol. Ironisnya kami mencetak gol ketika kinerja kami buruk ," Kata pria berusia 43 tahun itu dikutip TF1, Rabu (12/9/2012).
"Ini tidak mudah untuk memenangi pertandingan dalam grup ini, seperti yang telah lihat dengan Spanyol yang berjuang melawan Georgia. Kami memiliki enam poin, kami telah mencapai tujuan kami,” tandasnya.
(aww)