Jabar tidak didiskualifikasi, tim futsal Sumut pilih pulang

Kamis, 13 September 2012 - 23:26 WIB
Jabar tidak didiskualifikasi,...
Jabar tidak didiskualifikasi, tim futsal Sumut pilih pulang
A A A
Sindonews.com - Tidak adanya kejelasan dari PB PON soal didiskriminasinya tim futsal Jawa Barat (Jabar) dari ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 Riau, membuat asa tim futsal Sumatera Utara menipis dan memilih kembali ke Medan, Kamis (13/9) hari ini.

"Kita sudah pertanyakan soal didiskriminasinya Jabar kepada seluruh panitia dan perangkat pertandingan di Tembilahan, tapi tidak ada jawaban apa pun. Jadi, dari pada nasib kita disini tidak menentu, kita memilih kembali ke Medan," ungkap pelatih futsal Sumut, Alpinus kemarin.

Katanya, tim Sumut sudah berulang kali mempertanyakan kejelasan soal didiskriminasi tim Jabar itu seluruh panitia dan perangkat pertandingan cabang olahraga (cabor) futsal. Begitu juga upaya KONI Sumut yang mempertanyakan hal yang sama kepada PB PON di Pekanbaru.

"Disini sudah semua kita tanya dan meminta jawaban soal itu. Mulai dari panitia, Sub PB PON, wasit, tidak ada jawaban dari mereka. Dari Selasa (11/9) sampai Rabu (12/9) tidak ada jawaban dari mereka, sedangkan kita masih menunggu kejelasan soal itu," jelasnya.

Ia menambahkan, upaya KONI Sumut mempertanyakan kepada PB PON, sebagai tuan rumah juga tidak mendapat jawaban yang pasti. Kepulangan tersebut juga sudah disampaikan kepada Ketua kontingen Sumut Jhon Ismadi Lubis. "Awalnya, jawaban diterima kita yang melanjutkan pertandingan, tapi baru sesaat, jawaban berubah lagi. Berarti tidak ada jawaban yang jelas soal didiskriminasinya Jabar," kesalnya.

Sejatinya, pertandingan babak berikutnya digelar Rabu (12/9). Jika Jabar didiskualifikasi dan Sumut yang melaju, maka akan melawan Gorontalo di GOR Tembilahan. Diakui Alpinus, tersiarnya kabar didiskualifikasi Jabar tersebut, membuat semangat anak asuhnya kembali lagi. Keyakinan juga muncul, jika hal tersebut terjadi dan Sumut yang menggantikan Jabar, maka peluang besar untuk mencatat sejarah tim futsal Sumut.

"Semangat anak kembali lagi saat dengar Jabar didiskualifikasi. Karena jawaban dari PB PON tidak ada, kita juga tidak tahu harus bagaimana lagi. Jadi lebih baik kita pulang dan KONI Sumut pun menyarankan demikian. Yang penting, perjuangan anak-anak sudah maksimal dan hanya ini yang bisa kami persembahkan bagi Sumut," pungkasnya.

Tim futsal Sumut berangkat dari Tembilahan menuju Pekan Baru, Rabu (12/9) malam. Keesokannya, tim menuju Medan melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekan Baru, Riau, Kamis (13/9) siang.
(aww)
Berita Terkait
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
Dualisme PSSI Tahun...
Dualisme PSSI Tahun 2012 Penyebab Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2012
7 Arena PON XX Papua...
7 Arena PON XX Papua 2021 yang Diresmikan Presiden Jokowi
Kisah Greysia Polii:...
Kisah Greysia Polii: Skandal Olimpiade 2012, Pensiun, Tragedi, Emas Olimpiade 2020
Polemik Revisi PP 109/2012,...
Polemik Revisi PP 109/2012, Kemenkumham Dorong Libatkan Partisipasi Publik
Venue Siap, Cabor Futsal...
Venue Siap, Cabor Futsal PON XX Papua Digelar Tepat Waktu
Berita Terkini
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
2 jam yang lalu
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
4 jam yang lalu
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
4 jam yang lalu
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
4 jam yang lalu
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Australia vs Turki,...
Australia vs Turki, Gol Solo Nestory Irankunda Bikin Socceroos Unggul di Babak Pertama
7 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved