Voli pasir putra DIY tantang Bali di final
Minggu, 16 September 2012 - 16:57 WIB
Voli pasir putra DIY tantang Bali di final
A
A
A
Sindonews.com - Di tengah keterpurukan Kontingen DIY pada PON XVIII/2012 Riau, masih ada asa untuk mendulang medali emas. Salah satunya dari cabang olahraga (cabor) bola voli pasir putra yang akan menantang Bali di Final. Partai puncak ini akan digelar di Lapangan Pasir Bandar Sri Laksamana Bengkalis, Senin 17 September 2012.
Tim bola voli pasir DIY yang dihuni Ade Candra Rahmawan dan Dadang Mustofa sukses menumbangkan Jawa Timur di semi final. Dengan hasil ini, tim putra DIY dipastikan mendapatkan medali. Jika di final mampu mengalahkan tim putra Bali, koleksi medali emas untuk Kontingen DIY bertambah. Jika kalah, setidaknya tim besutan Djoko Sutrisno ini mengantongi medali perak.
Pelatih Djoko mengatakan, target di cabor ini adalah merebut medali emas seperti yang diraih pada PON sebelumnya di Kalimantan Timur. "Target dan ambisi kami di PON Riau ini adalah mempertahankan medali emas pada PON empat tahun lalu. Kami ingin medali emas," katanya, Minggu (16/9/2012).
Menurut dia, saat ini target tinggal selangkah lagi mengingat sudah menapakkan kakinya di partai final. "Sekarang tinggal selangkah lagi untuk memetik hasil sempurna, medali emas. Kami harus mengalahkan Bali di final," tegasnya penuh optimistis.
Djoko mengatakan, pada tim putra ini memang Bali menjadi salah satu unggulan bersama DIY dan DKI Jakarta. Dia mengaku senang tidak bertemu dengan dua daerah tersebut di babak-babak awal. "Materi pemain Bali bagus. Tinggal besok (hari ini) penentuannya, siapa yang terbaik, DIY atau Bali," ujarnya.
Namun, kesuksesan tim putra DIY tidak dibarengi tim putri. Langkah Rinindya Titis dan Maria Dwiningsih harus dihentikan tim putri NTB, Putu Dini Jasita Utami-Dhita Juliana. "Putra memang targetnya emas, sedangkan putri targetnya tidak setinggi itu. Tim putri bisa mencapai 4 besar sudah bagus, karena baru PON kali ini tim putri bisa tampil," jelasnya.
Menurut dia, tersingkirnya tim putri ini tidak membuatnya kecewa. Pasalnya, anak asuhnya dikalahkan tim tangguh NTB, yang kemudian mampu menembus babak final bertemu dengan tim putri Jawa Timur.
"NTB memang bagus. Dari awal, NTB memang unggulan bersama Jawa Timur. Prediksi kami benar, kedua daerah tersebut (NTB dan Jatim) yang melaju ke final putri," ungkapnya.
Tim bola voli pasir DIY yang dihuni Ade Candra Rahmawan dan Dadang Mustofa sukses menumbangkan Jawa Timur di semi final. Dengan hasil ini, tim putra DIY dipastikan mendapatkan medali. Jika di final mampu mengalahkan tim putra Bali, koleksi medali emas untuk Kontingen DIY bertambah. Jika kalah, setidaknya tim besutan Djoko Sutrisno ini mengantongi medali perak.
Pelatih Djoko mengatakan, target di cabor ini adalah merebut medali emas seperti yang diraih pada PON sebelumnya di Kalimantan Timur. "Target dan ambisi kami di PON Riau ini adalah mempertahankan medali emas pada PON empat tahun lalu. Kami ingin medali emas," katanya, Minggu (16/9/2012).
Menurut dia, saat ini target tinggal selangkah lagi mengingat sudah menapakkan kakinya di partai final. "Sekarang tinggal selangkah lagi untuk memetik hasil sempurna, medali emas. Kami harus mengalahkan Bali di final," tegasnya penuh optimistis.
Djoko mengatakan, pada tim putra ini memang Bali menjadi salah satu unggulan bersama DIY dan DKI Jakarta. Dia mengaku senang tidak bertemu dengan dua daerah tersebut di babak-babak awal. "Materi pemain Bali bagus. Tinggal besok (hari ini) penentuannya, siapa yang terbaik, DIY atau Bali," ujarnya.
Namun, kesuksesan tim putra DIY tidak dibarengi tim putri. Langkah Rinindya Titis dan Maria Dwiningsih harus dihentikan tim putri NTB, Putu Dini Jasita Utami-Dhita Juliana. "Putra memang targetnya emas, sedangkan putri targetnya tidak setinggi itu. Tim putri bisa mencapai 4 besar sudah bagus, karena baru PON kali ini tim putri bisa tampil," jelasnya.
Menurut dia, tersingkirnya tim putri ini tidak membuatnya kecewa. Pasalnya, anak asuhnya dikalahkan tim tangguh NTB, yang kemudian mampu menembus babak final bertemu dengan tim putri Jawa Timur.
"NTB memang bagus. Dari awal, NTB memang unggulan bersama Jawa Timur. Prediksi kami benar, kedua daerah tersebut (NTB dan Jatim) yang melaju ke final putri," ungkapnya.
(akr)