Sumut ke final sepak bola setelah 13 tahun

Senin, 17 September 2012 - 21:09 WIB
Sumut ke final sepak...
Sumut ke final sepak bola setelah 13 tahun
A A A
Sindonews.com - Penantian panjang tim sepakbola Sumatera Utara selama 13 tahun yang tak pernah bertarung di final Pekan Olahraga Nasional (PON) akhirnya terwujud. Tim sepak bola Sumut menapakkan kaki di final sepak bola pada PON XVIII/2012 di Riau.

Pada PON 1989 lalu, tim sepak bola Sumut neraih medali emas di cabang olahraga sepak bola. Setelah itu, tidak ada yang dapat dipersembahkan dari cabor bergengsi ini. Kini, tim Sumut memastikan langkahnya dalam perebutan medali emas di final, setelah mengalahkan tim yang difavoritkan juara, Papua, di partai semifinal dengan skor menyakinkan 2-0 di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Senin (17/9).

Gol yang dicetak Aidun Sastra Utami pada menit ke-39 dan Muhammad Irfan di menit ke-74, membuat langkah pasti tim Sumut melaju ke babak final. Di partai final, Sumut menanti pemenang antara Kalimantan Timur dengan Jawa Tengah. Pertandingan final akan digelar Rabu (19/9) besok.

Pelatih tim Sumut Rudi Saari menuturkan, penampilan anak asuhnya dalam meladeni permainan tim Papua sangat baik. Permainan yang ditampilkan Hardiantono dan kawan-kawan sesuai dengan instruksi sebelum pertandingan dan dari pinggir lapangan yang dilontarkannya.

"Penampilan anak-anak hari ini sangat baik dan luar biasa. Lolosnya Sumut ke final ini, berkat kerja keras anak-anak. Alhamdulillah kerja keras anak-anak Sumut mencapai final," ungkapnya usai pertandingan.

Menghadapi antara Kaltim dan Jateng, Rudi menuturkan, semangat anak asuhnya siap menatap laga diajang prestisius itu. Diakuinya, siapa pun pemenang antara keduanya, semangat yang tinggi meraih emas dijunjung anak asuhnya. "Anak-anak diistirahatkan dulu, recovery dari hasil pertandingan hari ini dan lakukan training juga," tandasnya.

Jalannya pertandingan, Sumut yang pada pertandingan terakhir kalah dari Jawa Tengah, kali ini tampil luar biasa. Kerjasama lini belakang yang baik membuat serangan Papua selalu kandas. Sebaliknya, dengan serangan cepat, barisan penyerang Sumut beberapa kali mengancam gawang Papua.

Dukungan langsung dari kelompok suporter PSMS, SMeCK Hooligan menambah motivasi para pemain PSMS. Hasilnya, pada menit ke-39, tendangan keras Aidun Sastria Utami dari luar kotak penalti tidak mampu diantisipasi penjaga gawang Papua, Mario FX Reyaan. Sumut pun unggul 1-0.

Gol tersebut membuat para pemain Sumut semakin memotivasi. Sedangkan, para pemain Papua terus berusaha untuk bangkit. Pada injury time babak pertama, Sumut memiliki peluang untuk menambah keunggulan melalui Zulkifli, ketika bola lepas dari tangan kiper Papua. Sayangnya, tendangan Zulkifli masih mampu ditangkap Mario Reeyan.

Pada babak kedua, kedua tim terus bermain dengan cepat. Papua yang ingin mengejar ketinggalan mulai mengandalkan umpan-umpan jauh. Namun, lini belakang Sumut yang dikomandoi Hardiantono tampil luar biasa untuk mematahkan serangan Papua.

Sumut pun mulai tertekan dan mengandalkan serangan balik. Strategi tersebut ternyata jitu. Berkali-kali barisan depan Sumut mampu mengancam gawang Papua melalui serangan balik. Dan, pada menit ke-74, kerjasama antara Safri Koto dengan Muhammad Irfan membuahkan gol. Tendangan keras M Irfan dari luar kotak penalti tidak bisa diantisipasi kiper Papua, Mario FX Reyaan.

Sepertinya sudah puas dengan keunggulan dua gol tersebut, pelatih Sumut Rudi Saari pun memperkuat lini pertahanan. Zulkifli digantikan dengan Denny Setiawan dan Aidun diganti dengan Bambang Hardianto. Bahkan, penjaga gawang Abdul Rohim diganti dengan Ahmad Fauzi.

Hingga pertandingan usai, Sumut tetap unggul 2-0 dan memastikan loloa ke babak final untuk menghadapi pemenang antara Jawa Tengah melawan Kalimantan Timur, Senin (17/9) malam. Final akan digelar di Stadion Kaharuddin Nasution, Rabu (19/9) besok.
(aww)
Berita Terkait
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
Dualisme PSSI Tahun...
Dualisme PSSI Tahun 2012 Penyebab Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2012
7 Arena PON XX Papua...
7 Arena PON XX Papua 2021 yang Diresmikan Presiden Jokowi
Kisah Greysia Polii:...
Kisah Greysia Polii: Skandal Olimpiade 2012, Pensiun, Tragedi, Emas Olimpiade 2020
Polemik Revisi PP 109/2012,...
Polemik Revisi PP 109/2012, Kemenkumham Dorong Libatkan Partisipasi Publik
Venue Siap, Cabor Futsal...
Venue Siap, Cabor Futsal PON XX Papua Digelar Tepat Waktu
Berita Terkini
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Gugur di Perempat Final
54 menit yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
1 jam yang lalu
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
1 jam yang lalu
Drawing Campus League...
Drawing Campus League Basketball The Nationals 2026: Berebut Predikat Kampus Terbaik Indonesia
2 jam yang lalu
Leg Kedua Final Four...
Leg Kedua Final Four Pro Futsal League 2026, Satu Langkah Menuju Partai Pamungkas
6 jam yang lalu
MotoGP 2026 Berlanjut...
MotoGP 2026 Berlanjut ke Hungaria, Simak Jadwal Lengkap dan Link Nonton di VISION+
6 jam yang lalu
Infografis
HGU 100 Tahun Dipermasalahkan,...
HGU 100 Tahun Dipermasalahkan, UU IKN Digugat Warga Dayak ke MK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved