Ditonton orang tua, Nurmala raih emas tinju
Senin, 17 September 2012 - 23:43 WIB
Ditonton orang tua, Nurmala raih emas tinju
A
A
A
Sindonews.com - Kontingen cabang olahraga (cabor) tinju Sumatera Utara akhirnya mempersembahkan satu medali emas di PON XVIII. Medali emas itu disumbangkan oleh Nurmala Deli setelah menang angka atas petinju DKI Jakarta Irene di babak final kelas terbang 51 kg di GOR Pangkalankerinci, Kab Pelalawan, Senin malam (17/9).
Emas yang diperoleh Nurmala merupakan pelipur lara setelah Maduma Simbolon memperoleh perak dan 8 petinju Sumut lainnya kandas di babak penyisihan. "Alhamdulilah, petinju Sumut dapat memperoleh emas yang diraih Nurmala Deli dan perak yang diraih Maduma Simbolon," ungkap pelatih tinju Sumut Irianto Bakti menanggapi medali emas yang diraih Nurmala.
Nurmala yang berhasil menang angka 10-9 memperoleh emas ke-14 untuk Sumut, Irene (DKI Jakarta memperoleh perak. Sementara itu, Medali perunggu diperoleh Lisa Nisa Kmuur (Papua Barat) dan Amelia Lonto (Kaltim). Pertarungan antara Nurmala dan Irene membuat kontingen Sumut waswas. Pasalnya, di ronde pertama Nurmala kalah angka 2-3. Nurmala yang mendapat dukungan dari orang tua terus memberikan jab terbaiknya kepada lawan sehingga kedudukan menjadi 4-4 di ronde kedua.
Kedudukan imbang itu, membuat petinju DKI Jakarta semakin menggebu untuk memperoleh raihan nilai. Hal ini membuat Nurmala kewalahan menghadapi pukulannya sehingga terus melakukan pelukan ke lawan, ronde ketiga menjadi milik DKI Jakarta dengan skor 7-6.
Pada ronde penutup, Nurmala melihat kelemahan Irene, hasil pengamatan pelatih Irianto Bakti. Memasuki ronde keempat dimulai Nurmala langsung menyerang dengan melontarkan jab kanan dan kiri. Serangan itu membuat kewalahan petinju DKI dan tak mampu membalas. Nurmala terus mendominasi pukulan hingga ronde keempat berakhir. Nurmala pun menang angka 10-9.
Sementara itu, Nurmala mengatakan keberhasilan memperoleh emas tak terlepas atas dukungan dan motivasi dari orang tuanya yang langsung menyaksikan pertarungan. Ia pun mempersembahkan medali emas itu kepada masyarakat Sumut.
"Emas yang diperoleh dipersembahkan kepada orang tua tercinta yang terus tanpa henti-henti memberikan motivasi sebelum pertandingan dimulai. Ini merupakan emas pertama di arena PON yang dipersembahkan ke kontingen Sumut," pungkasnya.
Emas yang diperoleh Nurmala merupakan pelipur lara setelah Maduma Simbolon memperoleh perak dan 8 petinju Sumut lainnya kandas di babak penyisihan. "Alhamdulilah, petinju Sumut dapat memperoleh emas yang diraih Nurmala Deli dan perak yang diraih Maduma Simbolon," ungkap pelatih tinju Sumut Irianto Bakti menanggapi medali emas yang diraih Nurmala.
Nurmala yang berhasil menang angka 10-9 memperoleh emas ke-14 untuk Sumut, Irene (DKI Jakarta memperoleh perak. Sementara itu, Medali perunggu diperoleh Lisa Nisa Kmuur (Papua Barat) dan Amelia Lonto (Kaltim). Pertarungan antara Nurmala dan Irene membuat kontingen Sumut waswas. Pasalnya, di ronde pertama Nurmala kalah angka 2-3. Nurmala yang mendapat dukungan dari orang tua terus memberikan jab terbaiknya kepada lawan sehingga kedudukan menjadi 4-4 di ronde kedua.
Kedudukan imbang itu, membuat petinju DKI Jakarta semakin menggebu untuk memperoleh raihan nilai. Hal ini membuat Nurmala kewalahan menghadapi pukulannya sehingga terus melakukan pelukan ke lawan, ronde ketiga menjadi milik DKI Jakarta dengan skor 7-6.
Pada ronde penutup, Nurmala melihat kelemahan Irene, hasil pengamatan pelatih Irianto Bakti. Memasuki ronde keempat dimulai Nurmala langsung menyerang dengan melontarkan jab kanan dan kiri. Serangan itu membuat kewalahan petinju DKI dan tak mampu membalas. Nurmala terus mendominasi pukulan hingga ronde keempat berakhir. Nurmala pun menang angka 10-9.
Sementara itu, Nurmala mengatakan keberhasilan memperoleh emas tak terlepas atas dukungan dan motivasi dari orang tuanya yang langsung menyaksikan pertarungan. Ia pun mempersembahkan medali emas itu kepada masyarakat Sumut.
"Emas yang diperoleh dipersembahkan kepada orang tua tercinta yang terus tanpa henti-henti memberikan motivasi sebelum pertandingan dimulai. Ini merupakan emas pertama di arena PON yang dipersembahkan ke kontingen Sumut," pungkasnya.
(aww)