Terjunkan wajah baru, ski air Sulsel siap gagal
Selasa, 18 September 2012 - 01:31 WIB
Terjunkan wajah baru, ski air Sulsel siap gagal
A
A
A
Sindonews.com - Cabang olahraga (cabor) ski air tidak meraih satupun medali di PON XVIII Riau. Kurangnya jam terbang dituding menjadi penyebabnya.Sulsel menurunkan empat orang atletnya di PON XVIII Riau 2012. Yakni Andi Rahmat Ilhamsyah, Andi Zhaki Wedding, Baiq Gati A.W., dan Amanda Salsabila.
Pelatih ski air Sulsel Ismail Sellery mengatakan, dari empat orang atlet tersebut, tiga di antaranya adalah muka baru. ''Hanya Andi Zhaki yang senior. Selain itu semuanya adalah atlet junior,” jelasnya.
Menurutnya dia, risiko diturunkannya wajah-wajah baru tersebut adalah gagal. Karena dari segi jam terbang saja mereka sudah kalah. ''Bukannya kami tidak serius, tapi cabor ski air harus ada regenerasi,” ucapnya.
Dia mengatakan, jika hanya mengandalkan wajah-wajah lama, prestasi ski air Sulsel terancam stagnan. Karena atlet senior yang saat ini ada, sudah tidak bisa lagi memperkuat Sulsel di PON nanti. ''Ini risiko yang memang harus kita ambil,” katanya.
Menurutnya, faktor lain jeblognya prestasi Sulsel di PON XVIII Riau, karena minimnya atlet yang lolos saat seleksi Pra PON. ''Contohnya, di nomor tim, daerah lain menurunkan enam sampai delapan orang atletnya untuk berlomba,” jelasnya.
Sementara Sulsel, hanya mengandalkan empat orang atlet tersebut. sehingga tidak ada pilihan, kecuali memaksakan mereka turun di beberapa nomor.''Hasilnya seperti ini. Kita tidak membawa apa-apa ke Makassar,” ucapnya dengan nada rendah.
Sellery menjelaskan, persoalan lain Sulsel tidak maksimal di PON Riau, karena try out dan ujicobanya sangat singkat. “Kita hanya satu bulan di Malaysia dan Singapura. Sedangkan provinsi lain sampai berbulan-bulan,” katanya.
Dengan hasil tersebut, Ismail meminta minta maaf kepada pecinta ski air dan masyarakat Sulsel. Menurutnya, anak-anak asuhnya sudah maksimal namun daerah lain lebih maksimal lagi. “Mereka lebih baik dari kita,” pungkasnya.
Pelatih ski air Sulsel Ismail Sellery mengatakan, dari empat orang atlet tersebut, tiga di antaranya adalah muka baru. ''Hanya Andi Zhaki yang senior. Selain itu semuanya adalah atlet junior,” jelasnya.
Menurutnya dia, risiko diturunkannya wajah-wajah baru tersebut adalah gagal. Karena dari segi jam terbang saja mereka sudah kalah. ''Bukannya kami tidak serius, tapi cabor ski air harus ada regenerasi,” ucapnya.
Dia mengatakan, jika hanya mengandalkan wajah-wajah lama, prestasi ski air Sulsel terancam stagnan. Karena atlet senior yang saat ini ada, sudah tidak bisa lagi memperkuat Sulsel di PON nanti. ''Ini risiko yang memang harus kita ambil,” katanya.
Menurutnya, faktor lain jeblognya prestasi Sulsel di PON XVIII Riau, karena minimnya atlet yang lolos saat seleksi Pra PON. ''Contohnya, di nomor tim, daerah lain menurunkan enam sampai delapan orang atletnya untuk berlomba,” jelasnya.
Sementara Sulsel, hanya mengandalkan empat orang atlet tersebut. sehingga tidak ada pilihan, kecuali memaksakan mereka turun di beberapa nomor.''Hasilnya seperti ini. Kita tidak membawa apa-apa ke Makassar,” ucapnya dengan nada rendah.
Sellery menjelaskan, persoalan lain Sulsel tidak maksimal di PON Riau, karena try out dan ujicobanya sangat singkat. “Kita hanya satu bulan di Malaysia dan Singapura. Sedangkan provinsi lain sampai berbulan-bulan,” katanya.
Dengan hasil tersebut, Ismail meminta minta maaf kepada pecinta ski air dan masyarakat Sulsel. Menurutnya, anak-anak asuhnya sudah maksimal namun daerah lain lebih maksimal lagi. “Mereka lebih baik dari kita,” pungkasnya.
(aww)