Taekwondoin Sumsel penuhi target satu emas

Selasa, 18 September 2012 - 01:39 WIB
Taekwondoin Sumsel penuhi...
Taekwondoin Sumsel penuhi target satu emas
A A A
Sindonews.com - Atlet taekwondo Sumatera Selatan Macho Virgonta Hungan harus puas dengan medali perunggu di kelas feather putra under 68 Kg. Macho ditaklukkan oleh peraih medali emas SEA Games XXVI Yunaidi Alfred Blegur dari Kalimantan Timur di babak semifinal dengan skor telak 6-1. Medali emas akhirnya diraih oleh Yunaidi Alfred Blegur setelah mengalahkan Slamet Irlan dari DKI Jakarta dengan skor 10-3.

Manager Taekwondo Sumsel Amiruddin Inoed mengatakan dirinya cukup puas dengan pencapaian para atletnya terutama Rizal Syamsir yang berhasil meraih medali emas. Sedangkan untuk Macho dan Meidina dia menilai keduanya hanya kurang beruntung saja.

"Mereka berdua kan masih muda, jadi masih banyak kesempatan lain untuk berprestasi. Apalagi mereka kalah dari para atlet yang lebih senior dan berpengalaman. Artinya sebenarnya mereka memiliki potensi besar untuk ditingkatkan lagi. Ke depan saya yakin atlet kita bisa lebih berprestasi lebih baik lagi, asalkan mereka tekun dalam berlatih," harapnya.

Sementara itu, meski kalah namun Macho mengaku puas dengan pencapaian itu. Apalagi lawan yang dihadapinya merupakan atlet yang sudah berpengalaman dan seniornya. Dengan hasil ini maka kontingen Sumsel yang mengirimkan tiga atletnya sudah berhasil memenuhi targetnya yakni 1 emas dan 1 perunggu.

Medali emas sendiri sebelumnya dipersembahkan oleh Rizal Syamsir di kelas heavy over 87 Kg. Sedangkan atlet lainnya,Meidina Ahmadi yang turun dikelas fly putri under 49 Kg kalah di babak penyisihan oleh Afini Rahmi dari Aceh 9-1.

"Ini merupakan PON pertama bagi saya. Karena itu saya sejak awal memang tidak menargetkan yang muluk-muluk. Bisa meraih medali pun sudah bagus, apalagi mengingat dikelas yang saya ikuti banyak atlet yang lebih senior dan berpengalaman. Tapi kalau ditanya keinginan, tentu saya ingin mendapatkan hasil terbaik dan meraih emas. Hanya saja saya juga harus mengukur sejauh mana peluangnya,"ungkapnya.

Sebelum mengikuti PON, Macho sukses meraih juara pertama di Thailand Open 2012 beberapa waktu lalu. Hanya saja dia kurang beruntung saat mengikuti SEA Games kemarin setelah kalah dari Malaysia saat menuju perebutan medali perunggu.

Dia juga menilai jika pada PON kali ini setiap provinsi sudah memiliki kekuatan yang merata serta telah mempersiapkan diri secara matang serta telah melalui tahap penyaringan ketat untuk dapat turun di ajang pesta olahraga empat tahunan tersebut terutama para atlet dari Kalimantan Timur dan Sumatera Barat yang selalu menjadi lawan berat. Belum lagi daerah itu menjadi langganan penyumbang atlet pelatnas.

Putra dari Yosef Hugan yang merupakan mantan atlet taekwondo yang sempat turun di PON tahun 1993 membela Jawa Tengah itu memaparkan, kegagalan pada PON kali ini akan dijadikannya sebagai bahan evaluasi. Apalagi mengingat dirinya belum terlalu lama ini serius menekuni olahraga beladiri ini.

"Awalnya hanya ikut-ikutan latihan saja tetapi dan lama-lama saya mulai menyukai dan kemudian mengikuti fokus mengikuti program latihan dan lama-lama terus mendalaminya,"papar Macho.

Tak hanya dirinya yang kini berstatus sebagai mahasiswa semester V di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terpaksa meninggalkan pendidikannya untuk sementara waktu. Lantaran ingin lebih fokus dalam menghadapi pertarung di PON 2012 ini.

"Ke depan saya berharap dapat terus meningkatkan kemampuan saya lebih baik demi mengejar prestasi. Karena itulah rencananya untuk sementara kuliah ditinggal lebih dulu agar bisa lebih fokus mempelajari teknik-teknik bertarung," ujarnya.
(aww)
Berita Terkait
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
Dualisme PSSI Tahun...
Dualisme PSSI Tahun 2012 Penyebab Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2012
7 Arena PON XX Papua...
7 Arena PON XX Papua 2021 yang Diresmikan Presiden Jokowi
Kisah Greysia Polii:...
Kisah Greysia Polii: Skandal Olimpiade 2012, Pensiun, Tragedi, Emas Olimpiade 2020
Polemik Revisi PP 109/2012,...
Polemik Revisi PP 109/2012, Kemenkumham Dorong Libatkan Partisipasi Publik
Venue Siap, Cabor Futsal...
Venue Siap, Cabor Futsal PON XX Papua Digelar Tepat Waktu
Berita Terkini
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
21 menit yang lalu
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
32 menit yang lalu
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
40 menit yang lalu
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta, Norwegia Meroket 12 Tingkat
4 jam yang lalu
Legenda Liverpool Kevin...
Legenda Liverpool Kevin Keegan Meninggal Dunia di Usia 75 tahun
6 jam yang lalu
Jalanan Memerah, 2 Juta...
Jalanan Memerah, 2 Juta Suporter Spanyol Turun ke Jalan Rayakan Gelar Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved