Genjot emas bulu tangkis, Jabar royal bagi bonus
Selasa, 18 September 2012 - 22:13 WIB
Genjot emas bulu tangkis, Jabar royal bagi bonus
A
A
A
Sindonews.com - Tim bulu tangkis Jawa Barat berpeluang menambah perolehan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012. Itu setelah Jabar menempatkan dua wakilnya di partai puncak.
Peluang peraihan medali tersebut datang dari ganda putri, Devi Tika Permata sari/Komala Dewi dan ganda campuran, Ricky Karanda Suwardi/Richi Puspita. Di semifinal Selasa (18/9), ganda campuran Jabar, Ricky/Richi mengalahkan wakil Jawa Tengah, M. Ahsan/Gloria dengan rubber set 21-19, 14-21, dan 21-18.
Jawa Barat gagal menciptakan "all jabar final" setelah Andhika Anhar/Devi Tika Permata sari takluk 20-22, 21-14, dan 18-21 dari wakil Jateng lainnya, Tontowi Ahmad/Debby Susanto. Dengan demikian, Andhika/Devi Tika harus puas mendapatkan perunggu.
Di nomor ganda putri Jawa Barat, Devi Tika Permata sari/Komala Dewi memastikan tiket ke final setelah menundukkan pasangan DKI Jakarta, Della Destara/Dian Fitriani dengan straight set 23-21 dan 21-13. Di final, Devi/Komala Dewi akan berhadapan dengan andalan DKI Jakarta, Pia Zebadia/Nintya Crishinda.
Sementara itu, dua wakil Jabar lainnya tunggal putri Hera Desi Ana dan ganda putra M. Ulinuha/Ricky Karanda Suwardi harus puas merebut perunggu. Hera Desi Ana harus mengakui keunggulan pebulu tangkis DKI Jakarta, Bellatrix dua set langsung 17-21 dan 20-22. Sedangkan M. Ulinuha/Ricky menyerah 17-21 dan 17-21 dari pasangan Jawa Tengah, M. Ahsan/Tontowi Ahmad.
Sekretaris Umum (Sekum) Pengda PBSI Jawa Barat, Herman Subarjah memberikan apresiasi tinggi atas capaian anak asuhnya hingga ke babak final. Ia menilai, para atlet Jawa Barat sudah berjuang maksimal dna optinal untuk memberikan yang terbaik.
"PON kali ini ada peningkatan dibandingkan dengan PON XVII/2008 lalu yang hanya meraih satu emas, satu perak, dan tiga perunggu. Saat ini kita sudah menyamai catatan PON lalu, dan berpeluang untuk menambah emas hari ini," katanya kepada wartawan.
Untuk mendongkrak motivasi para atlet yang akan tampil di final, Pengda PBSI Jawa Barat akan memberikan bonus sebesar Rp 40 juta. "Bonus tersebut berasal dari ketum sebesar Rp 20 juta dan wakil ketua sebesar Rp 20 juta. Semoga dengan bonus ini, anak-anak bisa tampil all out supaya bisa menambah emas bagi Jawa Barat," ujarnya.
Melihat pertandingan Hera Desi Ana, Herman menilai, tunggal putri andalan Jabar tersebut tidak bisa tampil maksimal karena mengalami cedera paha kanan yang dialami sejak semifinal beregu putri. "Dia belum pulih. Jika dalam kondisi fit, Hera berpeluang ke final dan merebut emas," ungkapnya
Peluang peraihan medali tersebut datang dari ganda putri, Devi Tika Permata sari/Komala Dewi dan ganda campuran, Ricky Karanda Suwardi/Richi Puspita. Di semifinal Selasa (18/9), ganda campuran Jabar, Ricky/Richi mengalahkan wakil Jawa Tengah, M. Ahsan/Gloria dengan rubber set 21-19, 14-21, dan 21-18.
Jawa Barat gagal menciptakan "all jabar final" setelah Andhika Anhar/Devi Tika Permata sari takluk 20-22, 21-14, dan 18-21 dari wakil Jateng lainnya, Tontowi Ahmad/Debby Susanto. Dengan demikian, Andhika/Devi Tika harus puas mendapatkan perunggu.
Di nomor ganda putri Jawa Barat, Devi Tika Permata sari/Komala Dewi memastikan tiket ke final setelah menundukkan pasangan DKI Jakarta, Della Destara/Dian Fitriani dengan straight set 23-21 dan 21-13. Di final, Devi/Komala Dewi akan berhadapan dengan andalan DKI Jakarta, Pia Zebadia/Nintya Crishinda.
Sementara itu, dua wakil Jabar lainnya tunggal putri Hera Desi Ana dan ganda putra M. Ulinuha/Ricky Karanda Suwardi harus puas merebut perunggu. Hera Desi Ana harus mengakui keunggulan pebulu tangkis DKI Jakarta, Bellatrix dua set langsung 17-21 dan 20-22. Sedangkan M. Ulinuha/Ricky menyerah 17-21 dan 17-21 dari pasangan Jawa Tengah, M. Ahsan/Tontowi Ahmad.
Sekretaris Umum (Sekum) Pengda PBSI Jawa Barat, Herman Subarjah memberikan apresiasi tinggi atas capaian anak asuhnya hingga ke babak final. Ia menilai, para atlet Jawa Barat sudah berjuang maksimal dna optinal untuk memberikan yang terbaik.
"PON kali ini ada peningkatan dibandingkan dengan PON XVII/2008 lalu yang hanya meraih satu emas, satu perak, dan tiga perunggu. Saat ini kita sudah menyamai catatan PON lalu, dan berpeluang untuk menambah emas hari ini," katanya kepada wartawan.
Untuk mendongkrak motivasi para atlet yang akan tampil di final, Pengda PBSI Jawa Barat akan memberikan bonus sebesar Rp 40 juta. "Bonus tersebut berasal dari ketum sebesar Rp 20 juta dan wakil ketua sebesar Rp 20 juta. Semoga dengan bonus ini, anak-anak bisa tampil all out supaya bisa menambah emas bagi Jawa Barat," ujarnya.
Melihat pertandingan Hera Desi Ana, Herman menilai, tunggal putri andalan Jabar tersebut tidak bisa tampil maksimal karena mengalami cedera paha kanan yang dialami sejak semifinal beregu putri. "Dia belum pulih. Jika dalam kondisi fit, Hera berpeluang ke final dan merebut emas," ungkapnya
(aww)