Kalahkan Megawati, pemanah Jabar raih emas
Selasa, 18 September 2012 - 22:44 WIB
Kalahkan Megawati, pemanah Jabar raih emas
A
A
A
Sindonews.com - Kontingen Jawa Barat mendapat satu tambahan medali emas dari cabor panahan lewat Syifa Nurafifah Kamal di ronde FITA nasional perorangan putri setelah mengalahkan lawannya asal Jambi, Megawati pada partai final dengan skor 7-1.
Raihan medali emas ini, merupakan pertama bagi Syifa dalam ajang PON XVIII/2012 Riau di cabor panahan yang berlangsung di lapangan panahan Universitas Islam Riau, Selasa (18/9).
Pada seri pertama Syifa dan Megawati memilki skor sama, namun memasuki seri dua sampai seri empat Syifa terus memimpin nilai hingga skor akhir 7-1 untuk atlet panahan putri asal Jabar tersebut."Ini emas pertama di PON pertama juga bagi saya. Sangat senang dan tidak menyangka bisa dapat medali emas," ujar SyifaIa mengakui, di awal pertandingan dirinya merasa tegang, namun setelah melewati seri pertama, rasa percaya diri diakui Syifa semakin kuat hingga mampu menyelesaikan seri dua sampai empat dengan angka bagus.
"Awalnya saya deg-degan juga karena ini yang pertama bagi saya ikut PON. Tapi kesananya Alhamdulillah dapat emas. Dan memang itu target pribadi saya. Pelatih sendiri tidak memberikan target apa-apa," ujar wanita kelahiran Bandung, 1 Oktober 1991 itu.
Sementara untuk ronde fita perorangan putra, atlet panahan Jawa Barat Asep Wandi harus puas meraih medali perak. Sedang medali emas disabet Basit Anzaini asal Kalimantan Timur.
Raihan medali emas yang didapat Basit melalui proses shoot off (tembakan satu busur panah untuk penentuan pemenang) karena skor akhir sama 5-5. Kemenangan Basit atas Asep lewat shoot off tersebut hanya beda jarak yang cukup tipis, yakni 2,009 mm dan 2,141 mm.
Sementara itu, pelatih panahan Jawa Barat, Tedi Mulyadi mengaku kegagalan anak asuhnya di partai final putra karena kurang tenang saat melakukan shoot.
"Saya melihat Asep begitu shoot off terlihat tegang, dia kurang tenang saja sehingga beda tipis dengan lawannya. Tapi kita cukup terobati dengan raihan medali emas oleh Syifa," kata Tedi.
Raihan medali emas ini, merupakan pertama bagi Syifa dalam ajang PON XVIII/2012 Riau di cabor panahan yang berlangsung di lapangan panahan Universitas Islam Riau, Selasa (18/9).
Pada seri pertama Syifa dan Megawati memilki skor sama, namun memasuki seri dua sampai seri empat Syifa terus memimpin nilai hingga skor akhir 7-1 untuk atlet panahan putri asal Jabar tersebut."Ini emas pertama di PON pertama juga bagi saya. Sangat senang dan tidak menyangka bisa dapat medali emas," ujar SyifaIa mengakui, di awal pertandingan dirinya merasa tegang, namun setelah melewati seri pertama, rasa percaya diri diakui Syifa semakin kuat hingga mampu menyelesaikan seri dua sampai empat dengan angka bagus.
"Awalnya saya deg-degan juga karena ini yang pertama bagi saya ikut PON. Tapi kesananya Alhamdulillah dapat emas. Dan memang itu target pribadi saya. Pelatih sendiri tidak memberikan target apa-apa," ujar wanita kelahiran Bandung, 1 Oktober 1991 itu.
Sementara untuk ronde fita perorangan putra, atlet panahan Jawa Barat Asep Wandi harus puas meraih medali perak. Sedang medali emas disabet Basit Anzaini asal Kalimantan Timur.
Raihan medali emas yang didapat Basit melalui proses shoot off (tembakan satu busur panah untuk penentuan pemenang) karena skor akhir sama 5-5. Kemenangan Basit atas Asep lewat shoot off tersebut hanya beda jarak yang cukup tipis, yakni 2,009 mm dan 2,141 mm.
Sementara itu, pelatih panahan Jawa Barat, Tedi Mulyadi mengaku kegagalan anak asuhnya di partai final putra karena kurang tenang saat melakukan shoot.
"Saya melihat Asep begitu shoot off terlihat tegang, dia kurang tenang saja sehingga beda tipis dengan lawannya. Tapi kita cukup terobati dengan raihan medali emas oleh Syifa," kata Tedi.
(aww)