Kejar Jabar Kahiji, KONI naikkan uang kepretan
Selasa, 18 September 2012 - 22:52 WIB
Kejar Jabar Kahiji, KONI naikkan uang kepretan
A
A
A
Sindonews.com - Sebagai langkah memotivasi san memacu perolehan medali emas diajang PON XVIII/2012 Ketua KONI Jawa Barat Azis Syarif menaikkan kepretan bagi atlet Jabar yang meraih medali emas dicabor-cabor yang tersisa memiliki peluang emas.
Kepretan yang sebelumnya Rp 10 juta per medali emas, kini Azis memberikan kepretan Rp 50 juta hingga 100 juta bagi peraih medali emas.Azis mengaku, langkah itu dilakukan sebagai langkah memotivasi para atlet sehingga bisa mengejar peraihan medali emas dari DKI Jakarta untuk menuju Jabar Kahiji.
"Kita harus memberikan motivasi kepada para atlet kita yang masih memiliki peluang emas. Saya naikkan 50 juta dari 10 juta bagi atlet yang dapat emas, sedang yang beregu saya kasih 100 juta," tegas Azis saat ditemui di Posko utama Kontingen Jawa Barat, Furaya Hotel, Pekanbaru, Selasa (18/9).
Menurutnya, dengan memberikan kenaikan kepretan dari kocek pribadi harus dilakukan karena PON tinggal beberapa hari lagi. "DKI memberikan bonus sampai 250 juta, kalau kita naik jadi 50 juta sampai 100 juta. Itu karena DKI anggarannya besar," kata Azis.
Kenaikan bonus yang lebih besar dari DKI Jakarta lanjut Azis karena anggaran DKI memang lebih besar daripada Jabar. "DKI anggarannya 325 Milyar, sedang Jabar hanya 90 Milyar. Jadi kita memang kalah dari anggaran tapi jangan menyerah. Kita harus tetap optimistis dan yakin meraih Jabar Kahiji," katanya.
Azis menilai beberapa hari ini DKI dan Jabar masih saling kejar mengejar di perolehan medali untuk urutan ke satu dan kedua pad klasemen PON XVIII/2012 Riau.
Melihat kans yang ada, kontingen Jabar masih punya peluang untuk menambah medali emas dari beberapa cabor. "Kita harus optimistis dan yakin. Saya juga sudah meminta kepada semua cabor apalagi yang berpeluang emas untuk tetap fightmeraih medali emas," katanya.
"Yang pasti sampai saat ini kita terus menganalisa dan mempelajari peluang emas yang akan direbut DKI Jakarta kira-kira berapa banyak lagi, kita juga menganalisa berapa banyak peluang yang dimiliki Jabar," ujarnya kemarin.
Azis optimistis sampai akhir pelaksanaan PON Riau, Jabar masih akan menambah perolehan medali emas. "Kita masih punya peluang mendulang medali emas, mudah-mudahan tidak meleset," pungkasnya.
Kepretan yang sebelumnya Rp 10 juta per medali emas, kini Azis memberikan kepretan Rp 50 juta hingga 100 juta bagi peraih medali emas.Azis mengaku, langkah itu dilakukan sebagai langkah memotivasi para atlet sehingga bisa mengejar peraihan medali emas dari DKI Jakarta untuk menuju Jabar Kahiji.
"Kita harus memberikan motivasi kepada para atlet kita yang masih memiliki peluang emas. Saya naikkan 50 juta dari 10 juta bagi atlet yang dapat emas, sedang yang beregu saya kasih 100 juta," tegas Azis saat ditemui di Posko utama Kontingen Jawa Barat, Furaya Hotel, Pekanbaru, Selasa (18/9).
Menurutnya, dengan memberikan kenaikan kepretan dari kocek pribadi harus dilakukan karena PON tinggal beberapa hari lagi. "DKI memberikan bonus sampai 250 juta, kalau kita naik jadi 50 juta sampai 100 juta. Itu karena DKI anggarannya besar," kata Azis.
Kenaikan bonus yang lebih besar dari DKI Jakarta lanjut Azis karena anggaran DKI memang lebih besar daripada Jabar. "DKI anggarannya 325 Milyar, sedang Jabar hanya 90 Milyar. Jadi kita memang kalah dari anggaran tapi jangan menyerah. Kita harus tetap optimistis dan yakin meraih Jabar Kahiji," katanya.
Azis menilai beberapa hari ini DKI dan Jabar masih saling kejar mengejar di perolehan medali untuk urutan ke satu dan kedua pad klasemen PON XVIII/2012 Riau.
Melihat kans yang ada, kontingen Jabar masih punya peluang untuk menambah medali emas dari beberapa cabor. "Kita harus optimistis dan yakin. Saya juga sudah meminta kepada semua cabor apalagi yang berpeluang emas untuk tetap fightmeraih medali emas," katanya.
"Yang pasti sampai saat ini kita terus menganalisa dan mempelajari peluang emas yang akan direbut DKI Jakarta kira-kira berapa banyak lagi, kita juga menganalisa berapa banyak peluang yang dimiliki Jabar," ujarnya kemarin.
Azis optimistis sampai akhir pelaksanaan PON Riau, Jabar masih akan menambah perolehan medali emas. "Kita masih punya peluang mendulang medali emas, mudah-mudahan tidak meleset," pungkasnya.
(aww)