Pebiliar Sumsel persembahkan dua emas

Rabu, 19 September 2012 - 21:14 WIB
Pebiliar Sumsel persembahkan...
Pebiliar Sumsel persembahkan dua emas
A A A
Sindonews.com - Atlet biliar Sumatera Selatan Herowanto berhasil menambah perolehan medali emas di PON XVIII. Satu emas diperoleh Herowanto bagi kontingen Bumi Sriwijaya setelah di babak final nomor carom 3 cushion man single berhasil mengalahkan Rudy Hasan dari DKI Jakarta dengan skor cukup telak 40-18, inning ke 38.
Dengan hasil ini, maka cabor biliar mampu melampaui target yang dicanangkan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel yakni 1 perak, 1 perunggu, namun ternyata bisa menghasilkan 2 emas, 1 perak, 1 perunggu.

Kedua medali emas disumbangkan oleh Herowanto dan Hekta Ahmad di nomor english man single, kemudian 1 perak dari Hekta Ahmad dan Agus Suhaimi di nomor double man snooker serta 1 perunggu serta 1 perunggu dari Hekta Ahmad dinomor single man snooker.

Pelatih Biliar Sumsel Hendrik Lubay mengaku sangat bangga dengan prestasi yang berhasil diraih oleh kedua atletnya, apalagi mereka berhasil melampaui target yang dibebankan kepadanya.

"Pencapaian ini sungguh di luar dugaan karena kekuatan sekarang sudah merata. Apalagi Herowanto sempat kalah dari Rudy Hasan di babak penyisihan. Tetapi akhirnya dia mampu membalaskan kekalahannya di final dan memperoleh medali emas,"ungkapnya.

Hendrik juga menjelaskan, persaingan antara Herowanto dan Rudy Hasan memang sudah berlangsung sejak PON Palembang 2004 lalu. Ketika itu Herowanto juga berhasil menang dan mendapatkan medali emas. Sejak itu keduanya saling mengalahkan disejumlah even seperti kejurnas dan lainnya.

Herowanto mengaku, kekalahan dirinya atas Rudy dibabak penyisihan dikarenakan dia belum beradaptasi dengan kondisi meja yang baru. Tetapi dibabak selanjutnya dia mulai menemukan bagaimana cara menaklukkan meja dengan laken baru tersebut, sehingga dia mulai optimis dapat melaju hingga babak final.

"Jadi pada babak penyisihan itu saya memang kalah dan bukan sengaja mengalah. Apalagi lagi Rudy memang pemain yang tangguh dan pesaing terberat saya. Tapi dipartai final tadi saya lebih percaya diri karena sudah mulai terbiasa dengan meja yang digunakan. Medali ini saya persembahkan untuk pemerintah dan masyarakat Sumsel yang selalu mendukung perjuangan saya,"jelasnya.
Perjalanan Herowanto ke babak final tidaklah mudah. Di babak penyisihan dia langsung berhadapan dengan atlet asal DKI Jakarta Rudy Hasan yang merupakan salah satu unggulan di nomor ini. Hasilnya dia kalah 10-30, untungnyua dia masih memiliki kesempatan meski harus pindah ke pool loser.

Dengan tekad yang kuat dan motivasi yang tinggi ingin memperbaiki prestasinya yang sempat jeblok pada PON Kaltim 2008 lalu setelah kalah di partai final dari James Lengkang dari Papua. Herowanto pun perlahan kembali bangkit dengan mengalahkan Noe Nova Rachman asal Jawa Tengah dengan skor 30-16.

Setelah kemenangan itu, Herowanto semakin optimistis mampu merebut kembali medali emas yang pernah diraihnya pada PON 2004. Dia melanjutkan dominasinya dengan mengalahkan Tan Kiong An dari Jawa Tengah dengan skor 30-20.

Di babak semifinal, Herowanto mendapatkan perlawanan cukup ketat dari atlet Sulawesi Utara, Ray Tandanyu. Namun, dengan ketenangannya, dia pun akhirnya mampu lolos ke partai final setelah meraih kemenangan 40-23.Di final, Herowanto kembali berhadapan dengan Rudy Hasan yang mengalahkan James Lengkang dari Papua di semi final dengan skor 40-35.
(aww)
Berita Terkait
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
Dualisme PSSI Tahun...
Dualisme PSSI Tahun 2012 Penyebab Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2012
7 Arena PON XX Papua...
7 Arena PON XX Papua 2021 yang Diresmikan Presiden Jokowi
Kisah Greysia Polii:...
Kisah Greysia Polii: Skandal Olimpiade 2012, Pensiun, Tragedi, Emas Olimpiade 2020
Polemik Revisi PP 109/2012,...
Polemik Revisi PP 109/2012, Kemenkumham Dorong Libatkan Partisipasi Publik
Venue Siap, Cabor Futsal...
Venue Siap, Cabor Futsal PON XX Papua Digelar Tepat Waktu
Berita Terkini
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
20 menit yang lalu
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
31 menit yang lalu
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
39 menit yang lalu
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta, Norwegia Meroket 12 Tingkat
4 jam yang lalu
Legenda Liverpool Kevin...
Legenda Liverpool Kevin Keegan Meninggal Dunia di Usia 75 tahun
6 jam yang lalu
Jalanan Memerah, 2 Juta...
Jalanan Memerah, 2 Juta Suporter Spanyol Turun ke Jalan Rayakan Gelar Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved