Tim voli putri Jabar bekuk Jatim di final
Rabu, 19 September 2012 - 23:58 WIB
Tim voli putri Jabar bekuk Jatim di final
A
A
A
Sindonews.com - Tim bola voli indoor putri Jawa Barat merebut emas setelah menaklukkan Jawa Timur di Pekan Olahraga Nasional XVIII 2012 Pada laga final di GOR Universitas Islam Riau (UIR), Pekanbaru, Rabu (19/9).
Keberhasilan tim Jabar mengalahkan Jatim dalam pertandingan sengit merupakan perbaikan prestasi Jabar dibanding PON XVII tahun 2008 di Kalimantan Timur. Saat itu tim putri Jabar hanya meraih medali perak setelah di final kalah dari Papua.
Pelatih Tim Bola Voli Putri Jabar Nur Hariri menyatakan sangat bersyukur dan puas timnya bisa mengalahkan Jatim dan memenuhi target medali emas.Dalam tiga kali pertemuan di ajang invitasi di Jember dan Kendal sebelum PON, selain itu dalam uji tanding sebelum laga PON, Jabar selalu kalah dari Jatim dengan skor tipis 2-3.
"Kami sudah tiga kali kalah dari Jatim. Di laga final ini saya beri kebebasan anak-anak untuk bermain lepas dan meluapkan rasa penasaran terhadap Jatim," katanya.
Di set pertama, pertandingan berlangsung ketat. Susul menyusul angka terjadi sejak awal pertandingan. Smash keras Yami membuat Jabar memimpin 21-19. Angka sempat sama 24-24. Tapi Amalia membuat Jabar menang 26-24.
Di set kedua, pertarungan ketat kembali terjadi. Jatim yang tertinggal memimpin sejak awal. Amalia sempat memperkecil ketinggalan Jabar menjadi 16-17 lewat smashnya. Angka juga sempat sama 21-21 setelah Jabar berhasil menggagalkan serangan Jatim. Setelah itu Jabar balik memimpin lewat aksi Yami. Namun Jatim menutup set ini dengan skor 26-24.
Memasuk ke set ketiga, Jabar mulai hilang arah. Jatim yang di atas angin terus memimpin hampir sepanjang set. Set ini dimenangkan Jatim 25-19.Set empat, Jabar bangkit. Permainan apik Yola, Amalia, Zara, Yami dan kawan-kawan membuat Jabar bisa unggul 16-13. Jatim sempat mendekat hingga angka 20-22. Tapi sebuah servis yang tak bisa dikembalikan, Jabar menutup set keempat dengan skor 25-20.
Di set penentuan, Jabar mengerahkan segenap kemampuannya. Tak hanya saat menyerang, pertahanan pun menjadi kekuatan Jabar.Bahkan, pada poin kritis di set kelima atau penentuan, empat kali smes keras Amalia sulit diblok pemain-pemain Jatim dan membawa Jabar tidak terkejar dalam pengumpulan angka.
Smes keras pemain bernomor punggung tujuh ini gagal dikembalikan pemain Jatim sehingga Jabar menang 15-11.Menurut Nurhariri, anak asuhnya sudah bermain habis-habisan untuk menekan lawan. Selain itu juga melakukan strategi supaya permainan tidak bisa dibaca lawan.
Keberhasilan tim Jabar mengalahkan Jatim dalam pertandingan sengit merupakan perbaikan prestasi Jabar dibanding PON XVII tahun 2008 di Kalimantan Timur. Saat itu tim putri Jabar hanya meraih medali perak setelah di final kalah dari Papua.
Pelatih Tim Bola Voli Putri Jabar Nur Hariri menyatakan sangat bersyukur dan puas timnya bisa mengalahkan Jatim dan memenuhi target medali emas.Dalam tiga kali pertemuan di ajang invitasi di Jember dan Kendal sebelum PON, selain itu dalam uji tanding sebelum laga PON, Jabar selalu kalah dari Jatim dengan skor tipis 2-3.
"Kami sudah tiga kali kalah dari Jatim. Di laga final ini saya beri kebebasan anak-anak untuk bermain lepas dan meluapkan rasa penasaran terhadap Jatim," katanya.
Di set pertama, pertandingan berlangsung ketat. Susul menyusul angka terjadi sejak awal pertandingan. Smash keras Yami membuat Jabar memimpin 21-19. Angka sempat sama 24-24. Tapi Amalia membuat Jabar menang 26-24.
Di set kedua, pertarungan ketat kembali terjadi. Jatim yang tertinggal memimpin sejak awal. Amalia sempat memperkecil ketinggalan Jabar menjadi 16-17 lewat smashnya. Angka juga sempat sama 21-21 setelah Jabar berhasil menggagalkan serangan Jatim. Setelah itu Jabar balik memimpin lewat aksi Yami. Namun Jatim menutup set ini dengan skor 26-24.
Memasuk ke set ketiga, Jabar mulai hilang arah. Jatim yang di atas angin terus memimpin hampir sepanjang set. Set ini dimenangkan Jatim 25-19.Set empat, Jabar bangkit. Permainan apik Yola, Amalia, Zara, Yami dan kawan-kawan membuat Jabar bisa unggul 16-13. Jatim sempat mendekat hingga angka 20-22. Tapi sebuah servis yang tak bisa dikembalikan, Jabar menutup set keempat dengan skor 25-20.
Di set penentuan, Jabar mengerahkan segenap kemampuannya. Tak hanya saat menyerang, pertahanan pun menjadi kekuatan Jabar.Bahkan, pada poin kritis di set kelima atau penentuan, empat kali smes keras Amalia sulit diblok pemain-pemain Jatim dan membawa Jabar tidak terkejar dalam pengumpulan angka.
Smes keras pemain bernomor punggung tujuh ini gagal dikembalikan pemain Jatim sehingga Jabar menang 15-11.Menurut Nurhariri, anak asuhnya sudah bermain habis-habisan untuk menekan lawan. Selain itu juga melakukan strategi supaya permainan tidak bisa dibaca lawan.
(aww)