Tim takraw Sumut kalah kualitas dan minim pengalaman

Kamis, 20 September 2012 - 21:14 WIB
Tim takraw Sumut kalah...
Tim takraw Sumut kalah kualitas dan minim pengalaman
A A A
Sindonews.com - Kegagalan tim sepak takraw Sumatera Utara (Sumut) meraih medali di dua nomor yang diikuti di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 Riau disorot. Kegagalan itu menunjukkan kurangnya kapasitas kualitas dan kuantitas tim takraw Sumut dibandingkan dengan kontingen provinsi lain.

Manager tim sepak takraw Sumatera Utara, Suratman, mengakui jika banyaknya kelemahan dimiliki tim sepak takraw Sumut. Termasuk pengalaman yang masih minim. Hal inilah membuat anak asuh Harry Mulya Pranata tak mampu bersaing dan mengalahkan tim lain di babak penyisihan grup.

"Harus saya akui, pengalaman anak-anak masih sangat minim dibandingkan dengan tim sepaktakraw lain. Inilah yang menjadi salah satu kelemahan tim kita," ungkapnya menanggapi pertandingan tim sepaktakraw Sumut.

Pertandingan yang digelar di Hall F Purna MTQ Bandar Serai, Pekan Baru, tim sepak takraw Sumut yang mengambil nomor beregu dan double event. Di ajang bergensi itu, Sumut mengalami tiga kali kekalahan yakni menyerah 1-2 dari NTB, kalah 1-3 atas Kalsel dan menyerah 0-3 dari Sulsel.

Sementara di nomor double event, peluang Sumut untuk meraih medali juga gagal di babak penyisihan. Anak asuh Harry Mulya Pranata mengalami tiga kali kekalahan, yakni 0-3 saat bersua dengan Kaltim, 1-3 dari NTT dan menyerah 0-3 atas Kalbar.

Suratman yang juga Pembina Persatuan Sepaktakraw Seluruh Indonesia (PSTI) Sumut itu mengaku dari pengalaman selama menjalani pertandingan di babak penyisihan, terlihat memang tim Sumut masih sangat lemah dalam pertahanan maupun penyerangan, sehingga sangat mudah bagi lawan untuk menambah poin demi poin.

Meski demikian, ia juga tetap memuji permainan yang ditampilkan tim sepak takraw Sumut, karena tidak menyerah begitu saja meski lawan-lawan yang dihadapi merupakan tim yang lebih berpengalaman dan memiliki pemain-pemain handal. Namun, semangat juang yang ditunjukan Ari Guswanto, Boy Armanda Sima, Abdul Rahman, Muhammad Rizky Satria dan Ari Syahputra mampu memberikan perlawanan kepada tim lawan.

"Bahkan saat melawan tim kuat seperti Kalsel, Sumut sempat mencuri poin di set kedua, sebelum akhirnya menyerah 1-3. Satu yang membuat saya bangga adalah soal semangat. Meski mereka terus tertinggal angka dalam peraihan poin demi poin, namun mereka tetap tidak menyerah begitu saja," pungkasnya.
(aww)
Berita Terkait
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
Dualisme PSSI Tahun...
Dualisme PSSI Tahun 2012 Penyebab Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2012
7 Arena PON XX Papua...
7 Arena PON XX Papua 2021 yang Diresmikan Presiden Jokowi
Kisah Greysia Polii:...
Kisah Greysia Polii: Skandal Olimpiade 2012, Pensiun, Tragedi, Emas Olimpiade 2020
Polemik Revisi PP 109/2012,...
Polemik Revisi PP 109/2012, Kemenkumham Dorong Libatkan Partisipasi Publik
Venue Siap, Cabor Futsal...
Venue Siap, Cabor Futsal PON XX Papua Digelar Tepat Waktu
Berita Terkini
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
22 menit yang lalu
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
1 jam yang lalu
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
1 jam yang lalu
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
2 jam yang lalu
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta, Norwegia Meroket 12 Tingkat
5 jam yang lalu
Legenda Liverpool Kevin...
Legenda Liverpool Kevin Keegan Meninggal Dunia di Usia 75 tahun
7 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved