Gagal raih medali, tim bowling Sumsel salahkan kurang adaptasi

Kamis, 20 September 2012 - 21:52 WIB
Gagal raih medali, tim...
Gagal raih medali, tim bowling Sumsel salahkan kurang adaptasi
A A A
Sindonews.com - Hingga hari terakhir pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau yang dimulai 9-20 September, cabang olahraga bowling gagal memenuhi target 1 emas dan 1 perunggu. Tak satupun medali yang berhasil disumbangkan kepada kontingen Sumatera Selatan.

Bahkan, target paling minimalis yakni medali perunggu pun yang digadang-gadang akan dapat diperoleh dari nomor master single putri yang terakhir kali dipertandingkan Kamis (20/9) pun hanya mampu duduk di posisi 14 besar.

Begitu juga dengan target 1 emas yang dipatok dari nomor double putri dengan memasangkan dua pebowling andalan Sumsel yaitu Elsa Maris, Nur Ullyawati dan Devi Andriene, hanya mampu masuk di posisi empat besar.

Pelatih tim bowling Sumsel Aswin mengatakan, kegagalan dalam mencapai target, lantaran kurangnya waktu para atlet untuk beradaptasi dengan kondisi lintasan pertandingan yang berada di venue Biliar Center, Purna MTQ, Pekanbaru. "Selama ini para atlet kita berlatih di lintasan dengan kondisi yang tidak begitu baik dan saat pertandingan ini berbeda jauh dan waktu beradaptasi sangat kurang. Sehingga mereka kaget bertemu dengan lapangan seperti ini," kata Aswin.

Di samping itu menurut dia, peta kekuatan olahraga bowling di Indonesia masih didominasi sejumlah daerah dari Pulau Jawa, seperti DKI Jakarta dan Jawa Barat. Untuk itu, jika memang menginginkan prestasi tinggi dari pebowling Sumsel, maka harus didukung dengan fasilitas latihan yang lebih baik dan juga turnamen yang cukup agar para pemain bisa terbiasa dengan kompetisi yang ketat sehingga mampu menghasilkan para atlet yang berkualitas..

Karena itulah, meski diakuinya secara dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel sudah cukup baik dalam melakukan pembinaan, tetapi ternyata belum cukup untuk mengimbangi permainan para atlet darah lain yang memliki kualitas yang lebih baik.

"Harus diakui, dari segi kekuatan kita masih jauh dari beberapa daerah lain, seperti DKI Jakarta. Maka, guna meningkatkan perestasi atlet kita, harus didukung dengan fasilitas memadai. Sehingga ketika para atlet kita bertemu lagi dengan lintasan seperti yang ada di PON Riau, mereka tidak terkejut lagi," imbuhnya.

Atas kegagalan ini Aswin mengaku meminta maaf kepada seluruh masyarakat Sumsel. Pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap jebloknya prestasi para atlet bowling Sumsel pada gelaran even empat tahunan itu.

Dengan harapan pada even-even tingkat nasional kedepan bisa lebih baik lagi, sehingga pada PON 2016 di Jawa Barat mendatang atlet Sumsel bisa lebih berbicara dan mendulang prestasi lebih baik.
"Evaluasi memang harus kita lakukan, kalau ingin mendapatkan prestasi yang lebih baik. Apalagi dari segi kualitas atlet sebenarnya Sumsel tidak kalah baiknya, hanya kurang jam terbang saja,"pungkasnya.
(aww)
Berita Terkait
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
Dualisme PSSI Tahun...
Dualisme PSSI Tahun 2012 Penyebab Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2012
7 Arena PON XX Papua...
7 Arena PON XX Papua 2021 yang Diresmikan Presiden Jokowi
Kisah Greysia Polii:...
Kisah Greysia Polii: Skandal Olimpiade 2012, Pensiun, Tragedi, Emas Olimpiade 2020
Polemik Revisi PP 109/2012,...
Polemik Revisi PP 109/2012, Kemenkumham Dorong Libatkan Partisipasi Publik
Venue Siap, Cabor Futsal...
Venue Siap, Cabor Futsal PON XX Papua Digelar Tepat Waktu
Berita Terkini
Uruguay Tersandera Dokumen...
Uruguay Tersandera Dokumen Pesawat, FIFA dan Maskapai Saling Lempar Tanggung Jawab
50 menit yang lalu
Visa Ditolak AS, Wasit...
Visa Ditolak AS, Wasit Somalia Omar Artan Panen Duit FIFA
2 jam yang lalu
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Kisah Yasin Ayari dan...
Kisah Yasin Ayari dan Gol Perdana Swedia di Piala Dunia Setelah 2.893 Hari
3 jam yang lalu
Isak-Gyokeres Mengamuk,...
Isak-Gyokeres Mengamuk, Swedia Gilas Tunisia dan Rebut Takhta Grup F
3 jam yang lalu
Papan Tulis Sakti Jepang...
Papan Tulis Sakti Jepang Bikin Belanda Mandek
5 jam yang lalu
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved