The Professor nilai Man City lecehkan FFP
Minggu, 23 September 2012 - 08:03 WIB
The Professor nilai Man City lecehkan FFP
A
A
A
Sindonews.com – Pelatih Arsenal Arsene Wenger mengkritik usaha Manchester City (Man City) menghindari ancaman financial fair play (FFP).
Nakhoda berjuluk The Professor tersebut menilai klub yang akan dihadapinya hari ini itu melecehkan peraturan. Wenger menggunakan kesepakatan Man City dan Etihad untuk mendukung argumennya. Etihad sepakat mengeluarkan 400 juta pounds dalam kurun waktu 10 tahun untuk mensponsori pasukan Roberto Mancini.
Wenger menilai jumlah tersebut tidak masuk akal karena melampaui harga pasar. Sebagai perbandingan,klub tersukses Inggris Manchester United saja mengantongi 25 juta pounds per musim dari Aon.Sementara juara Eropa dua kali dalam empat tahun terakhir,Barcelona,meraup 30 juta pounds per tahun bersama Qatar Foundation.
Wenger merasa tidak mungkin nilai jual Man City dapat melebihi dua klub tersebut,walau musim lalu mereka menduduki takhta Inggris. Wenger melihat keterkaitan Etihad dengan pemilik Man City,Sheikh Mansour al-Nahyan, menjadi alasan mengapa nilai kontrak kedua pihak itu begitu tinggi.Etihad dan Sheikh Mansour berasal dari negara sama dan diberitakan memiliki ikatan bisnis.Artinya, tidak tertutup kemungkinan dia memakai koneksinya di Etihad demi menyuntikkan dana tambahan bagi The Citizens,julukan Man City.
“Di lapangan,saya tidak ada masalah.Cara Man City bermain bagus untuk mempromosikan sepak bola.Namun,lain halnya menyangkut manajemen klub.Saya sudah berkali-kali menegaskan niat mereka mengelabui FFP,” kata Wenger,dikutip Soccernet.
“Apa yang Man City lakukan melecehkan FFP.Mereka menemukan celah dalam FFP dan menghina sistem yang semula ditujukan demi perbaikan itu,”tutur mantan nakhoda Nagoya Grampus Eight itu.
Anggapan Wenger ada benarnya.Pemasukan dari Etihad dapat membantu Man City menyeimbangkan neraca keuangan yang timpang sehabis membeli atau melunasi tagihan gaji pemain bintang.Karena itu,mereka tidak mungkin dijerat FFP.
Tabungan Man City memang terkuras sehabis belanja besar tiap pasar transfer dibuka.Pad a musim ini,Man City merekrut Jack Rodwell,Scott Sinclair,Javi Garcia, Maicon,dan Matija Nastasic.Kehadiran mereka melengkapi skuad penuh pemain mahal di antaranya Yaya Toure,Sergio Aguero,Mario Balotelli,Carlos Tevez,hingga David Silva.
Man City bukan satu-satunya klub yang menggunakan metode ini.Paris St Germain diberitakan juga segera mengumumkan perjanjian sponsor baru bersama bank asal Qatar,negara asal pemilik Nasser al-Khelaifi. Nilai kerja sama itu sangat tinggi,dikabarkan mencapai 100 juta pounds per tahun.
Nakhoda berjuluk The Professor tersebut menilai klub yang akan dihadapinya hari ini itu melecehkan peraturan. Wenger menggunakan kesepakatan Man City dan Etihad untuk mendukung argumennya. Etihad sepakat mengeluarkan 400 juta pounds dalam kurun waktu 10 tahun untuk mensponsori pasukan Roberto Mancini.
Wenger menilai jumlah tersebut tidak masuk akal karena melampaui harga pasar. Sebagai perbandingan,klub tersukses Inggris Manchester United saja mengantongi 25 juta pounds per musim dari Aon.Sementara juara Eropa dua kali dalam empat tahun terakhir,Barcelona,meraup 30 juta pounds per tahun bersama Qatar Foundation.
Wenger merasa tidak mungkin nilai jual Man City dapat melebihi dua klub tersebut,walau musim lalu mereka menduduki takhta Inggris. Wenger melihat keterkaitan Etihad dengan pemilik Man City,Sheikh Mansour al-Nahyan, menjadi alasan mengapa nilai kontrak kedua pihak itu begitu tinggi.Etihad dan Sheikh Mansour berasal dari negara sama dan diberitakan memiliki ikatan bisnis.Artinya, tidak tertutup kemungkinan dia memakai koneksinya di Etihad demi menyuntikkan dana tambahan bagi The Citizens,julukan Man City.
“Di lapangan,saya tidak ada masalah.Cara Man City bermain bagus untuk mempromosikan sepak bola.Namun,lain halnya menyangkut manajemen klub.Saya sudah berkali-kali menegaskan niat mereka mengelabui FFP,” kata Wenger,dikutip Soccernet.
“Apa yang Man City lakukan melecehkan FFP.Mereka menemukan celah dalam FFP dan menghina sistem yang semula ditujukan demi perbaikan itu,”tutur mantan nakhoda Nagoya Grampus Eight itu.
Anggapan Wenger ada benarnya.Pemasukan dari Etihad dapat membantu Man City menyeimbangkan neraca keuangan yang timpang sehabis membeli atau melunasi tagihan gaji pemain bintang.Karena itu,mereka tidak mungkin dijerat FFP.
Tabungan Man City memang terkuras sehabis belanja besar tiap pasar transfer dibuka.Pad a musim ini,Man City merekrut Jack Rodwell,Scott Sinclair,Javi Garcia, Maicon,dan Matija Nastasic.Kehadiran mereka melengkapi skuad penuh pemain mahal di antaranya Yaya Toure,Sergio Aguero,Mario Balotelli,Carlos Tevez,hingga David Silva.
Man City bukan satu-satunya klub yang menggunakan metode ini.Paris St Germain diberitakan juga segera mengumumkan perjanjian sponsor baru bersama bank asal Qatar,negara asal pemilik Nasser al-Khelaifi. Nilai kerja sama itu sangat tinggi,dikabarkan mencapai 100 juta pounds per tahun.
(wbs)