FA ingin final Piala Eropa 2020 di Wembley
Selasa, 25 September 2012 - 06:20 WIB
FA ingin final Piala Eropa 2020 di Wembley
A
A
A
Sindonews.com - David Bernstein selaku Presiden Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) menegaskan menginginkan Stadion kebanggan Inggris yakni Wembley sebagai host partai semifinal dan final Piala Eropa 2020. Rencana ini tidak lepas dari format baru yang akan diberlakukan UEFA, pada event sepakbola terbesar setelah Piala Dunia itu.
Presiden Uni Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA), Michel Platini,ingin memberikan sesuatu baru dengan menggelar turnamen Piala Eropa 2020 bukan hanya satu atau dua negara saja melainkan di masing-masing negara peserta.
“Jelas Wembley tidak bisa dikesampingkan oleh UEFA dan kami serius Wembley sebagai tempat semifinal dan final di Piala Eropa 2020. Kami mungkin akan mendesak supaya impian kami terwujud,” tegas Bernstein dikutip Soccerway, Selasa (25/9/2012).
"UEFA ingin merubah format turnamen yakni semifinal dan final di Stadion yang sama, atau di kota yang sama dan saya pikir kami akan berada di daftar terdepan mereka. Tapi akan ada beberapa kompetisi yang kuat dalam persaingan ini,”paparnya.
Sebelumnya FA sebagai otoritas tertinggi sepakbola Inggris telah gagal mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018. Oleh sebab itu Bernstein berharap pengajuan kali ini tidak kembali berujung pada kegagalan.
Namun Inggris dipastikan bakal menhadapi persaingan ketat dengan Turki yang bisa menjadi batu sandungan dan tidak bisa dipandang sebelah mata.
Turki sendiri difavoritkan banyak kalangan bakal menjadi venue Piala Eropa 2020. Tapi skenario bisa saja berubah, jika Turki juga mencalonkan diri jadi tuan rumah Olimpiade 2020, akhirnya terpilih. Pasalnya UEFA tidak mengizinkan bagi kandidatnya untuk menjadi tuan rumah pada dua event besar di tahun yang sama.
"Jika kami percaya ada kesempatan nyata menjadi tuan rumah turnamen kejuaran Eropa nanti tentu saja kami akan mengusahakan dengan perjuangan keras,” tandasnya.
Presiden Uni Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA), Michel Platini,ingin memberikan sesuatu baru dengan menggelar turnamen Piala Eropa 2020 bukan hanya satu atau dua negara saja melainkan di masing-masing negara peserta.
“Jelas Wembley tidak bisa dikesampingkan oleh UEFA dan kami serius Wembley sebagai tempat semifinal dan final di Piala Eropa 2020. Kami mungkin akan mendesak supaya impian kami terwujud,” tegas Bernstein dikutip Soccerway, Selasa (25/9/2012).
"UEFA ingin merubah format turnamen yakni semifinal dan final di Stadion yang sama, atau di kota yang sama dan saya pikir kami akan berada di daftar terdepan mereka. Tapi akan ada beberapa kompetisi yang kuat dalam persaingan ini,”paparnya.
Sebelumnya FA sebagai otoritas tertinggi sepakbola Inggris telah gagal mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018. Oleh sebab itu Bernstein berharap pengajuan kali ini tidak kembali berujung pada kegagalan.
Namun Inggris dipastikan bakal menhadapi persaingan ketat dengan Turki yang bisa menjadi batu sandungan dan tidak bisa dipandang sebelah mata.
Turki sendiri difavoritkan banyak kalangan bakal menjadi venue Piala Eropa 2020. Tapi skenario bisa saja berubah, jika Turki juga mencalonkan diri jadi tuan rumah Olimpiade 2020, akhirnya terpilih. Pasalnya UEFA tidak mengizinkan bagi kandidatnya untuk menjadi tuan rumah pada dua event besar di tahun yang sama.
"Jika kami percaya ada kesempatan nyata menjadi tuan rumah turnamen kejuaran Eropa nanti tentu saja kami akan mengusahakan dengan perjuangan keras,” tandasnya.
(akr)