Keputusan RFEF tuai kecaman
Jum'at, 05 Oktober 2012 - 08:21 WIB
Keputusan RFEF tuai kecaman
A
A
A
Sindonews.com– Kontroversi kartu merah Gary Medel akibat tandukan kepada Francesc ‘Cesc’ Fabregas saat Sevilla kalah 2-3 dari Barcelona di Ramon Sachez Pizjuan, pekan lalu, berbuntut panjang.
Kubu Los Sevillistas melancarkan protes setelah mengetahui Medel dihukum dua laga dan akan absen saat bertemu Celta Vigo di Estadio Balaidos, dini hari nanti, serta Real Mallorca di Estadio Pizjuan, Senin (22/10). Presiden Jose Maria del Nido menyebut hu kuman yang dijatuhkan RFEF tidak konsisten, kurang menjunjung prinsip-prinsip keadilan, serta tidak berdasarkan fakta di lapangan.
Del Nido menyebut yang se ha rusnya dihukum bukan Medel, melainkan Fabregas. Dia menyebut Fabregas diving. “Kami akan banding dan berharap ke adil an ditegakkan. Bagaimana mungkin sebuah tindakan kekerasan yang dilakukan dua orang hanya mengakibatkan hukuman bagi satu pihak saja. Hukuman itu tidak se pan - tasnya diterima pemain kami,” kata Del Nido.
Meski Fabregas mendapat kecaman karena bereaksi berlebih terhadap “sentuhan” dengan Medel, Komite Kompetisi Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) memiliki penilaian lain. Komite beranggapan telah terjadi kekerasan (bukan serangan) yang dilakukan Medel terhadap Fabregas. Akibatnya, gelandang bertahan asal Cile itu harus menjalani hukuman dua pertandingan Primera Liga.
Sementara Fabregas dinyatakan tidak perlu mendapatkan hukuman. “Berdasarkan Pasal 125 dan 52 Kode Disiplin RFEF, Medel dinyatakan terbukti melakukan kekerasan terhadap pemain lain. Karena itu, dia diwajibkan menjalani skor - sing dua pertandingan dan denda 700 euro,” bunyi pernyataan RFEF, dilansir Marca.
Fakta menunjukkan, hukuman dua laga yang diterima Medel berpotensi merugikan lini tengah klub asal Andalusia itu. Sebab, peran gelandang yang didatangkan dari Universidad Catolica pada Januari 2011 itu sangat vital. Terbukti, saat laga versus Barcelona, gawang Andres Palop langsung menderita dua gol seusai kartu merah dikeluarkan wasit kepada Medel. Hasilnya, keunggulan 2-1 Sevilla berubah menjadi kekalahan 2-3.
Khusus menghadapi Celta, dini hari nanti, lubang besar berpotensi terjadi di lini tengah dan belakang Sevilla. Pasalnya, selain Medel, Piotr Trochowski juga dipastikan absen akibat cedera. Gangguan lutut kanan didapat ketika pemain asal Jerman itu tampil melawan Barcelona. Selain Trochowski, Ivan Rakitic juga tidak akan berada di Estadio Balaidos karena harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.
Artinya, Alvaro Negredo akan berjuang seorang diri di lini depan. “Yang saya pikirkan hanyalah berusaha memuaskan suporter lewat sebanyak mungkin gol. Saya dalam kondisi fisik yang bagus. Empat gol sudah saya hasilkan di awal musim. Saya ingin menorehkan gol lebih banyak lagi. Saya yakin bisa melakukannya,” ungkap Negredo.
Menghadapi Celta, Sevilla wajib bekerja sangat keras. Fakta menunjukkan, klub promosi itu terkenal sebagai jago kandang. Los Celestes sanggup menghasilkan enam poin dari tiga pertandingan di depan pendukung fanatiknya. Mereka memetik kemenangan 2-0 atas Osasuna dan 2-1 atas Getafe. Satu-satunya kekalahan di kandang terjadi pada pekan perdana. Saat itu, mereka menyerah 0-1 dari Malaga.
Kubu Los Sevillistas melancarkan protes setelah mengetahui Medel dihukum dua laga dan akan absen saat bertemu Celta Vigo di Estadio Balaidos, dini hari nanti, serta Real Mallorca di Estadio Pizjuan, Senin (22/10). Presiden Jose Maria del Nido menyebut hu kuman yang dijatuhkan RFEF tidak konsisten, kurang menjunjung prinsip-prinsip keadilan, serta tidak berdasarkan fakta di lapangan.
Del Nido menyebut yang se ha rusnya dihukum bukan Medel, melainkan Fabregas. Dia menyebut Fabregas diving. “Kami akan banding dan berharap ke adil an ditegakkan. Bagaimana mungkin sebuah tindakan kekerasan yang dilakukan dua orang hanya mengakibatkan hukuman bagi satu pihak saja. Hukuman itu tidak se pan - tasnya diterima pemain kami,” kata Del Nido.
Meski Fabregas mendapat kecaman karena bereaksi berlebih terhadap “sentuhan” dengan Medel, Komite Kompetisi Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) memiliki penilaian lain. Komite beranggapan telah terjadi kekerasan (bukan serangan) yang dilakukan Medel terhadap Fabregas. Akibatnya, gelandang bertahan asal Cile itu harus menjalani hukuman dua pertandingan Primera Liga.
Sementara Fabregas dinyatakan tidak perlu mendapatkan hukuman. “Berdasarkan Pasal 125 dan 52 Kode Disiplin RFEF, Medel dinyatakan terbukti melakukan kekerasan terhadap pemain lain. Karena itu, dia diwajibkan menjalani skor - sing dua pertandingan dan denda 700 euro,” bunyi pernyataan RFEF, dilansir Marca.
Fakta menunjukkan, hukuman dua laga yang diterima Medel berpotensi merugikan lini tengah klub asal Andalusia itu. Sebab, peran gelandang yang didatangkan dari Universidad Catolica pada Januari 2011 itu sangat vital. Terbukti, saat laga versus Barcelona, gawang Andres Palop langsung menderita dua gol seusai kartu merah dikeluarkan wasit kepada Medel. Hasilnya, keunggulan 2-1 Sevilla berubah menjadi kekalahan 2-3.
Khusus menghadapi Celta, dini hari nanti, lubang besar berpotensi terjadi di lini tengah dan belakang Sevilla. Pasalnya, selain Medel, Piotr Trochowski juga dipastikan absen akibat cedera. Gangguan lutut kanan didapat ketika pemain asal Jerman itu tampil melawan Barcelona. Selain Trochowski, Ivan Rakitic juga tidak akan berada di Estadio Balaidos karena harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.
Artinya, Alvaro Negredo akan berjuang seorang diri di lini depan. “Yang saya pikirkan hanyalah berusaha memuaskan suporter lewat sebanyak mungkin gol. Saya dalam kondisi fisik yang bagus. Empat gol sudah saya hasilkan di awal musim. Saya ingin menorehkan gol lebih banyak lagi. Saya yakin bisa melakukannya,” ungkap Negredo.
Menghadapi Celta, Sevilla wajib bekerja sangat keras. Fakta menunjukkan, klub promosi itu terkenal sebagai jago kandang. Los Celestes sanggup menghasilkan enam poin dari tiga pertandingan di depan pendukung fanatiknya. Mereka memetik kemenangan 2-0 atas Osasuna dan 2-1 atas Getafe. Satu-satunya kekalahan di kandang terjadi pada pekan perdana. Saat itu, mereka menyerah 0-1 dari Malaga.
(wbs)