Gubernur Sumsel jamin venue PON tidak terbengkalai
Rabu, 24 Oktober 2012 - 21:09 WIB
Gubernur Sumsel jamin venue PON tidak terbengkalai
A
A
A
Sindonews.com - Berbagai venue olahraga yang dimiliki Sumsel dipastikan tetap terjaga dan dimanfaatkan secara maksimal. Selain digunakan menggelar latihan reguler, venue tersebut juga menjadi tempat pelaksanaan berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.
Menjadi tuan rumah PON XVI 2004, Sumsel membangun berbagai venue olahraga. Meski sebagian besar berada di Palembang dan dipusatkan di Jakabaring, namun beberapa kabupaten/kota juga memiliki venue olahraga representatif yang turut digunakan seperti di Musi Banyuasin, Ogan Ilir dan Pagaralam.
Bahkan pembangunan besar-besaran kembali dilakukan ketika Sumsel dipercaya sebagai tuan rumah SEA Games XXVI 2011 lalu bersama DKI Jakarta. Karena pelaksanaan SEA Games harus berada di satu kota, maka konsekuensinya seluruh venue pertandingan SEA Games harus dibangun di Palembang.
Palembang saat ini memiliki ragam venue olahraga berstandar internasional seperti Jakabaring Shooting Range, Jakabaring Athletic Stadium, Jakabaring Aquatic Stadium, Kompleks Lapangan Tenis Bukit Asam, Arena Panjat Tebing, Lapangan Sofbol dan Bisbol, Lapangan Voli Pantai dan danau ski air yang juga bisa dimanfaatkan untuk menggelar lomba dayung.
Belum lagi GOR Ranau dan Dempo yang direnovasi dan saat ini diperuntukkan khusus bagi cabang olahraga senam di Ranau dan bulu tangkis di Dempo. Kemudian Palembang juga memiliki Palembang Sport & Convention Center (PSCC) yang merupakan renovasi dari GOR Sriwijaya atau lebih dikenal dengan Sport Hall.
Pertanyaan banyak pihak, setelah gelaran PON dan SEA Games, akan diapakan venue olahraga yang dibangun dengan dana yang sangat besar itu? Tidak sedikit yang pesimistis dan menilai venue olahraga tersebut akan terbengkalai dan rusak dalam waktu dekat.
Namun Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menyatakan, seluruh venue olahraga yang sudah dibangun tidak akan ada yang terbengkalai. Sebab nantinya venue tersebut akan dikelola oleh masing-masing pengurus cabang olahraga dengan supervisi dari Pemprov Sumsel melalui SKPD.
''Kalau tidak dipakai ya tidak terawat. Tapi ini kan kondisinya dipakai. Insya Allah ke depan akan terus berkelanjutan even-even olahraga nasional maupun internasional di sini dan menggunakan venue eks SEA Games yang semuanya standar internasional. Jadi jangan khawatir,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Pernyataan Alex memang bukan isapan jempol belaka. Pasalnya pasca SEA Games 2011, beberapa kejuaraan internasional sudah beberapa kali digelar di Palembang. Contohnya saja, 2nd South Sumatera Governor Cup Beach Volleyball Asian Pacific yang dihelat 19-22 April 2012, South Sumatera Indonesia Open Grand Prix Gold 2012 25-30 September 2012, South Sumatera Governor Cup Aerobic Gymnastic 2012 3rd Asian Championship & Age Group 1 Competition 18-21 Oktober 2012, turnamen golf Palembang Musi Championship 2012 24-27 Oktober 2012.
''Setelah golf yang masuk agenda tetap ASEAN PGA Tour, akan ada kejuaraan dunia ski air di danau Jakabaring, November mendatang. Namanya kejuaraan dunia ya pesertanya pasti yang terbaik dari seluruh benua. Ini wujud komitmen Palembang untuk memajukan olahraga Sumsel dan Indonesia serta memanfaatkan venue olahraga yang ada,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumsel Muddai Madang menerangkan, kejuaraan ski air yang dimaksud adalah World Cup (Slalom and Jump) dan World Cup Wakeboard yang merupakan agenda resmi International Waterski and Wakeboard Federation (IWWF) yang akan digelar 23-25 November 2012.
''Ini kebangaan dan kehormatan bagi Sumsel mendapat kesempatan menjadi tuan rumah kejuaraan dunia ski air. Apalagi kabarnya ini merupakan kejuaraan penutup rangkaian kompetisi ski air dan wakeboard dunia di tahun 2012. Tentunya para peserta akan tampil habis-habisan di sini untuk menentukan peringkat mereka. Sehingga persiapan venue dan panitia juga harus ekstra,” katanya.
Menjadi tuan rumah PON XVI 2004, Sumsel membangun berbagai venue olahraga. Meski sebagian besar berada di Palembang dan dipusatkan di Jakabaring, namun beberapa kabupaten/kota juga memiliki venue olahraga representatif yang turut digunakan seperti di Musi Banyuasin, Ogan Ilir dan Pagaralam.
Bahkan pembangunan besar-besaran kembali dilakukan ketika Sumsel dipercaya sebagai tuan rumah SEA Games XXVI 2011 lalu bersama DKI Jakarta. Karena pelaksanaan SEA Games harus berada di satu kota, maka konsekuensinya seluruh venue pertandingan SEA Games harus dibangun di Palembang.
Palembang saat ini memiliki ragam venue olahraga berstandar internasional seperti Jakabaring Shooting Range, Jakabaring Athletic Stadium, Jakabaring Aquatic Stadium, Kompleks Lapangan Tenis Bukit Asam, Arena Panjat Tebing, Lapangan Sofbol dan Bisbol, Lapangan Voli Pantai dan danau ski air yang juga bisa dimanfaatkan untuk menggelar lomba dayung.
Belum lagi GOR Ranau dan Dempo yang direnovasi dan saat ini diperuntukkan khusus bagi cabang olahraga senam di Ranau dan bulu tangkis di Dempo. Kemudian Palembang juga memiliki Palembang Sport & Convention Center (PSCC) yang merupakan renovasi dari GOR Sriwijaya atau lebih dikenal dengan Sport Hall.
Pertanyaan banyak pihak, setelah gelaran PON dan SEA Games, akan diapakan venue olahraga yang dibangun dengan dana yang sangat besar itu? Tidak sedikit yang pesimistis dan menilai venue olahraga tersebut akan terbengkalai dan rusak dalam waktu dekat.
Namun Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menyatakan, seluruh venue olahraga yang sudah dibangun tidak akan ada yang terbengkalai. Sebab nantinya venue tersebut akan dikelola oleh masing-masing pengurus cabang olahraga dengan supervisi dari Pemprov Sumsel melalui SKPD.
''Kalau tidak dipakai ya tidak terawat. Tapi ini kan kondisinya dipakai. Insya Allah ke depan akan terus berkelanjutan even-even olahraga nasional maupun internasional di sini dan menggunakan venue eks SEA Games yang semuanya standar internasional. Jadi jangan khawatir,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Pernyataan Alex memang bukan isapan jempol belaka. Pasalnya pasca SEA Games 2011, beberapa kejuaraan internasional sudah beberapa kali digelar di Palembang. Contohnya saja, 2nd South Sumatera Governor Cup Beach Volleyball Asian Pacific yang dihelat 19-22 April 2012, South Sumatera Indonesia Open Grand Prix Gold 2012 25-30 September 2012, South Sumatera Governor Cup Aerobic Gymnastic 2012 3rd Asian Championship & Age Group 1 Competition 18-21 Oktober 2012, turnamen golf Palembang Musi Championship 2012 24-27 Oktober 2012.
''Setelah golf yang masuk agenda tetap ASEAN PGA Tour, akan ada kejuaraan dunia ski air di danau Jakabaring, November mendatang. Namanya kejuaraan dunia ya pesertanya pasti yang terbaik dari seluruh benua. Ini wujud komitmen Palembang untuk memajukan olahraga Sumsel dan Indonesia serta memanfaatkan venue olahraga yang ada,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumsel Muddai Madang menerangkan, kejuaraan ski air yang dimaksud adalah World Cup (Slalom and Jump) dan World Cup Wakeboard yang merupakan agenda resmi International Waterski and Wakeboard Federation (IWWF) yang akan digelar 23-25 November 2012.
''Ini kebangaan dan kehormatan bagi Sumsel mendapat kesempatan menjadi tuan rumah kejuaraan dunia ski air. Apalagi kabarnya ini merupakan kejuaraan penutup rangkaian kompetisi ski air dan wakeboard dunia di tahun 2012. Tentunya para peserta akan tampil habis-habisan di sini untuk menentukan peringkat mereka. Sehingga persiapan venue dan panitia juga harus ekstra,” katanya.
(aww)