Serbia optimistis, Kvitova tak tertekan
Jum'at, 02 November 2012 - 23:07 WIB
Serbia optimistis, Kvitova tak tertekan
A
A
A
Sindonews.com - Meskipun untuk kali pertama mencapai partai pamungkas Piala Fed, para penggawa Serbia berambisi bisa menjegal juara bertahan yang sekaligus bertindak sebagai tuan rumah, Republik Ceko, akhir pekan ini. "Ini adalah momen bersejarah untuk tenis wanita Serbia," kata Jankovic, dikutip situs resmi Piala Fed, Jumat (2/11).
"Kami semua senang berada di sini di Praha dan memiliki kesempatan untuk memenangkan gelar, yang merupakan tujuan utama kami. Kami sudah tak sabar untuk menghadapi lawan kami," sambung petenis kelahiran 28 Februari 1985 itu.
Meskipun bertindak sebagai tuan rumah, para pemain Ceko pun tetap mewaspadai srikandi Serbia. Salah satu pemain Ceko, Lucie Safarova, mengakui jika pemain tunggal Serbia cukup berbahaya. "Ana (Ivanovic) adalah pemain hebat, dan juga Jelena (Jankovic), sehingga dua pertandingan tunggal saya akan berjalan sulit, tapi seharusnya memang seperti itu karena ini adalah final. Jadi saya akan mencoba yang terbaik dan mencoba untuk mendapatkan dua poin," jelas Safarova, yang akan melawan Ivanovic di pertandingan pembuka besok (3/11).
Di sisi lain, Ivanovic sudah tak sabar untuk membalas kekalahannya dari Safarova di Australia. "Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, saya menderita kekalahan dari dia di Sydney. Jadi semoga saya bisa bermain lebih baik dan membalas dendam."
Sementara itu, bintang andalan tuan rumah Petra Kvitova membantah jika timnya mendapatkan tekanan dari publik untuk mempertahankan gelar di kandang. "Saya tidak berpikir bahwa kami mendapat tekanan, karena kami adalah juara bertahan," tegasnya.
"Saya pikir (tekanan) itu hadir karena kami bermain di kandang sendiri, itu adalah stadion besar dan jika penuh akan ada 14.000 orang yang hadir untuk mendukung kami, aku tak sabar untuk tie setiap menit."
"Kami semua senang berada di sini di Praha dan memiliki kesempatan untuk memenangkan gelar, yang merupakan tujuan utama kami. Kami sudah tak sabar untuk menghadapi lawan kami," sambung petenis kelahiran 28 Februari 1985 itu.
Meskipun bertindak sebagai tuan rumah, para pemain Ceko pun tetap mewaspadai srikandi Serbia. Salah satu pemain Ceko, Lucie Safarova, mengakui jika pemain tunggal Serbia cukup berbahaya. "Ana (Ivanovic) adalah pemain hebat, dan juga Jelena (Jankovic), sehingga dua pertandingan tunggal saya akan berjalan sulit, tapi seharusnya memang seperti itu karena ini adalah final. Jadi saya akan mencoba yang terbaik dan mencoba untuk mendapatkan dua poin," jelas Safarova, yang akan melawan Ivanovic di pertandingan pembuka besok (3/11).
Di sisi lain, Ivanovic sudah tak sabar untuk membalas kekalahannya dari Safarova di Australia. "Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, saya menderita kekalahan dari dia di Sydney. Jadi semoga saya bisa bermain lebih baik dan membalas dendam."
Sementara itu, bintang andalan tuan rumah Petra Kvitova membantah jika timnya mendapatkan tekanan dari publik untuk mempertahankan gelar di kandang. "Saya tidak berpikir bahwa kami mendapat tekanan, karena kami adalah juara bertahan," tegasnya.
"Saya pikir (tekanan) itu hadir karena kami bermain di kandang sendiri, itu adalah stadion besar dan jika penuh akan ada 14.000 orang yang hadir untuk mendukung kami, aku tak sabar untuk tie setiap menit."
(nug)