Mantan juara WBO dihukum 4 tahun penjara
Rabu, 07 November 2012 - 17:06 WIB
Mantan juara WBO dihukum 4 tahun penjara
A
A
A
Sindonews.com - Menurut ayahnya, Scott Harrison akan mengajukan banding atas hukuman empat tahun penjara setelah ia dituduh menyerang tiga orang di Spanyol. Mantan juara dunia kelas bulu versi WBO menjalani sidang di sebuah pengadilan di Malaga, di sana ia juga pernah ditahan selama 30 bulan untuk penyerangan yang terpisah pada 2005.
Insiden kedua terjadi pada 2007, dan pemerintah Spanyol juga mempertimbangkan catatan Harrison yang sebelumnya ketika membacakan putusan. "Harrison bukanlah untuk yang kali pertama (melakukan penyerangan) dan catatan kriminal mencerminkan keyakinan serangan sebelumnya," kata Ketua Majelis Hakim, Julian Cruz, dikutip Sky Sports, Rabu (7/11).
"Kami juga mempertimbangkan sifat berbahaya dari serangan ini, luka-luka serius yang ditimbulkan dan salah satu fakta bahwa terdakwa adalah seorang petinju profesional dengan pengalaman yang luas dalam perkelahian."
Mengenai putusan itu, ayah petinju asal Skotlandia itu, Peter mengatakan: "Scott akan banding, 100 persen ia telah mengatakan ia tidak bersalah dan tetap dalam pendiriannya. Dia merendah tapi bertekad untuk membersihkan namanya. Scott adalah korban di sini."
Petinju berusia 35 tahun itu, kembali bertarung pada Juni lalu setelah ia absen dari ring tinju sejak 5 November 2005. Kali terakhir Scott bertarung adalah pada 22 September yang lalu, dengan melawan Joe Elfidh.
Insiden kedua terjadi pada 2007, dan pemerintah Spanyol juga mempertimbangkan catatan Harrison yang sebelumnya ketika membacakan putusan. "Harrison bukanlah untuk yang kali pertama (melakukan penyerangan) dan catatan kriminal mencerminkan keyakinan serangan sebelumnya," kata Ketua Majelis Hakim, Julian Cruz, dikutip Sky Sports, Rabu (7/11).
"Kami juga mempertimbangkan sifat berbahaya dari serangan ini, luka-luka serius yang ditimbulkan dan salah satu fakta bahwa terdakwa adalah seorang petinju profesional dengan pengalaman yang luas dalam perkelahian."
Mengenai putusan itu, ayah petinju asal Skotlandia itu, Peter mengatakan: "Scott akan banding, 100 persen ia telah mengatakan ia tidak bersalah dan tetap dalam pendiriannya. Dia merendah tapi bertekad untuk membersihkan namanya. Scott adalah korban di sini."
Petinju berusia 35 tahun itu, kembali bertarung pada Juni lalu setelah ia absen dari ring tinju sejak 5 November 2005. Kali terakhir Scott bertarung adalah pada 22 September yang lalu, dengan melawan Joe Elfidh.
(nug)