Del Potro optimistis raih Grand Slam tahun depan
Senin, 12 November 2012 - 02:24 WIB
Del Potro optimistis raih Grand Slam tahun depan
A
A
A
Sindonews.com - Juan Martin Del Potro merasa yakin jika dirinya bisa menjadi salah satu penantang serius untuk meraih gelar Grand Slam musim depan, setelah sempat merepotkan Novak Djokovic dalam semifinal Final Tur ATP 2012 di London, Minggu malam (11/11).
Del Potro sempat berada di atas angin ketika berhasil mengambil set pertama atas Djokovic, namun di dua set berikutnya Djokovic masih terlalu tangguh bagi petenis asal Argentina itu. Pertandingan pun berakhir dengan skor 4-6, 6-2, 6-3, dan Djokovic terus melaju ke babak final. Petenis jangkung asal Argentina itu kecewa atas kekelahan itu, tapi dia mengaku bisa mengambil banyak pelajaran pada turnamen tersebut.
"Saya tidak masalah. Novak meningkatkan permainannya di antara pertengahan set kedua hingga akhir pertandingan. Dia pantas menang hari ini," ujarnya, seperti dikutip situs resmi ATP, Minggu waktu setempat. "Saya bermain sangat bagus di dua set pertama. Namun pada akhirnya ia membuat perbedaan. Dia adalah petenis nomor satu dunia, jika anda tidak bermain bagus di semua set, itu benar-benar menyulitkan anda untuk mengalahkannya," sambungnya, seperti dikutip Sky Sports.
Kemenangannya atas Roger Federer pada akhir pekan kemarin, yang juga mengakhiri 12 kemenangan beruntun Federer di turnamen serupa, dan penampilan apiknya melawan Djokovic, ditambah gelar juara di Wina dan Basel pada musim ini, semakin membuat Del Potro yakin jika ia bisa memenangkan Grand Slam. "Ini pertandingan yang memberikan saya mimpi di musim depan. Saya mengalahkan Roger, saya hampir mengalahkan Novak hari ini. Setiap hari saya sudah semakin dekat (dengan gelar Grand Slam)," tutur petenis dengan tinggi badan 198 cm itu.
"Mereka telah memenangkan semua turnamen Grand Slam. Novak, Federer, Rafael Nadal dan sekarang Andy Murray. Mungkin itu bisa menjadi tantangan besar saya untuk tahun depan, tujuan besar saya, berusaha untuk terus berjuang di semua Grand Slam bersama kelompok tersebut."
Del Potro sempat berada di atas angin ketika berhasil mengambil set pertama atas Djokovic, namun di dua set berikutnya Djokovic masih terlalu tangguh bagi petenis asal Argentina itu. Pertandingan pun berakhir dengan skor 4-6, 6-2, 6-3, dan Djokovic terus melaju ke babak final. Petenis jangkung asal Argentina itu kecewa atas kekelahan itu, tapi dia mengaku bisa mengambil banyak pelajaran pada turnamen tersebut.
"Saya tidak masalah. Novak meningkatkan permainannya di antara pertengahan set kedua hingga akhir pertandingan. Dia pantas menang hari ini," ujarnya, seperti dikutip situs resmi ATP, Minggu waktu setempat. "Saya bermain sangat bagus di dua set pertama. Namun pada akhirnya ia membuat perbedaan. Dia adalah petenis nomor satu dunia, jika anda tidak bermain bagus di semua set, itu benar-benar menyulitkan anda untuk mengalahkannya," sambungnya, seperti dikutip Sky Sports.
Kemenangannya atas Roger Federer pada akhir pekan kemarin, yang juga mengakhiri 12 kemenangan beruntun Federer di turnamen serupa, dan penampilan apiknya melawan Djokovic, ditambah gelar juara di Wina dan Basel pada musim ini, semakin membuat Del Potro yakin jika ia bisa memenangkan Grand Slam. "Ini pertandingan yang memberikan saya mimpi di musim depan. Saya mengalahkan Roger, saya hampir mengalahkan Novak hari ini. Setiap hari saya sudah semakin dekat (dengan gelar Grand Slam)," tutur petenis dengan tinggi badan 198 cm itu.
"Mereka telah memenangkan semua turnamen Grand Slam. Novak, Federer, Rafael Nadal dan sekarang Andy Murray. Mungkin itu bisa menjadi tantangan besar saya untuk tahun depan, tujuan besar saya, berusaha untuk terus berjuang di semua Grand Slam bersama kelompok tersebut."
(nug)