Arema ISL tak mau gagal ketiga kali
Rabu, 14 November 2012 - 16:51 WIB
Arema ISL tak mau gagal ketiga kali
A
A
A
Sindonews.com - Upaya Arema FC versi Indonesian Super League (ISL) melengkapi slot pemain asing ternyata tak semudah yang dibayangkan. Tinggal satu slot yang tersisa, pelatih Rahmad Darmawan belum menemukan pemain yang pas. Dua kali berusaha, dia selalu menemui ganjalan.
Awalnya Arema membidik gelandang sekaligus kapten tim nasional (timnas) Safiq Rahim. Sayang pemain yang diidolai RD tersebut menolak tawaran bermain di Stadion Kanjuruhan. Upaya kedua adalah menyeleksi Rohit Chand, pemain asal Nepal yang juga berposisi gelandang.
Ternyata kualitas Chand tidak sesuai dengan keinginan RD. Padahal pelatih asal Lampung itu ingin slot pemain asing sudah terpenuhi sebelum Desember, sehingga pemain anyar bisa langsung mengikuti program pra musim yang digelar di Solo, Yogyakarta, sekaligus dua turnamen pra musim.
Setelah gagal melalui proses seleksi, kini Arema ISL tampaknya bakal melakukan transfer langsung. Pemain yang diinginkan RD adalah Jamie Coyne, pemain asal Australia yang sempat mengadu nasib di Persib Bandung. Berposisi sebagai gelandang, pemain berusia 31 tahun tersebut kini menempati daftar buruan paling atas Singo Edan.
RD sendiri tampaknya tidak mau gagal untuk ketiga kalinya. Mantan pelatih Sriwijaya FC dan Persipura Jayapura tersebut meminta manajemen mengerahkan segala kemampuan bernegosiasi untuk membawanya ke Stadion Kanjuruhan secepat mungkin.
"Dia (Jamie) tidak perlu seleksi, tapi bisa transfer langsung. Saya sudah melihat kemampuannya dan cocok untuk Arema. Sekarang tergantung bagaimana negosiasinya. Kalau memang memungkinkan, saya ingin dia secepatnya didapatkan," tukas RD dihubungi Rabu (14/11).
Negosiasi inilah yang kemungkinan bakal menyita waktu. Sebab Jamie dikabarkan memasang nilai kontrak yang tinggi atau di kisaran Rp1,5 miliar. Nilai kontrak ini pula yang menggagalkan negosiasi pemain yang pernah membela klub Inggris West Ham United tersebut dengan Persib Bandung.
Walau tidak muda, RD tidak khawatir soal stamina pemain yang pernah membela klub Australia Perth Glory tersebut. RD menyebut Jamie memiliki ketahanan stamina seperti Keith Kayamba Gumbs yang masih stabil walau usianya di atas 30 tahun.
"Jamie pemain yang sangat bagus dari aspek fisik dan tipe pekerja keras. Dia tidak kalah dengan pemain dengan usia jauh di bawahnya. Berdasar penilaian saya dia sangat layak bermain untuk tim besar di Indonesia. Arema akan beruntung jika memiliki pemain seperti dia," puji RD.
Sementara, tim Arema ISL kini sedang berada di Solo seiring program pemusatan latihan. Kamis (15/11) sore rencananya Keith Kayamba Gumbs dkk bakal menjajal kekuatan Solo Selection di Stadion Manahan, Solo, sebelum nantinya bertolak menuju Yogyakarta.
Di Kota Gudeg, RD rencananya memberikan materi teknis, fisik, sekaligus fun. Selain melahap menu latihan di atas rumput, tim Singo Edan juga mengagendakan rafting untuk mempertajam team work antar pemain. Pelatih menilai sejauh ini kondisi tim sangat bagus.
"Kondisi pemain terus mendekati sempurna, baik aspek fisik maupun team work. Suasana tim juga bagus, pemain terlihat akrab. Saya berharap situasi ini akan terus berkembang dan memberikan progres maksimal untuk tim," cetus RD, pemegang gelar juara ISL bersama Persipura dan Sriwijaya FC.
Awalnya Arema membidik gelandang sekaligus kapten tim nasional (timnas) Safiq Rahim. Sayang pemain yang diidolai RD tersebut menolak tawaran bermain di Stadion Kanjuruhan. Upaya kedua adalah menyeleksi Rohit Chand, pemain asal Nepal yang juga berposisi gelandang.
Ternyata kualitas Chand tidak sesuai dengan keinginan RD. Padahal pelatih asal Lampung itu ingin slot pemain asing sudah terpenuhi sebelum Desember, sehingga pemain anyar bisa langsung mengikuti program pra musim yang digelar di Solo, Yogyakarta, sekaligus dua turnamen pra musim.
Setelah gagal melalui proses seleksi, kini Arema ISL tampaknya bakal melakukan transfer langsung. Pemain yang diinginkan RD adalah Jamie Coyne, pemain asal Australia yang sempat mengadu nasib di Persib Bandung. Berposisi sebagai gelandang, pemain berusia 31 tahun tersebut kini menempati daftar buruan paling atas Singo Edan.
RD sendiri tampaknya tidak mau gagal untuk ketiga kalinya. Mantan pelatih Sriwijaya FC dan Persipura Jayapura tersebut meminta manajemen mengerahkan segala kemampuan bernegosiasi untuk membawanya ke Stadion Kanjuruhan secepat mungkin.
"Dia (Jamie) tidak perlu seleksi, tapi bisa transfer langsung. Saya sudah melihat kemampuannya dan cocok untuk Arema. Sekarang tergantung bagaimana negosiasinya. Kalau memang memungkinkan, saya ingin dia secepatnya didapatkan," tukas RD dihubungi Rabu (14/11).
Negosiasi inilah yang kemungkinan bakal menyita waktu. Sebab Jamie dikabarkan memasang nilai kontrak yang tinggi atau di kisaran Rp1,5 miliar. Nilai kontrak ini pula yang menggagalkan negosiasi pemain yang pernah membela klub Inggris West Ham United tersebut dengan Persib Bandung.
Walau tidak muda, RD tidak khawatir soal stamina pemain yang pernah membela klub Australia Perth Glory tersebut. RD menyebut Jamie memiliki ketahanan stamina seperti Keith Kayamba Gumbs yang masih stabil walau usianya di atas 30 tahun.
"Jamie pemain yang sangat bagus dari aspek fisik dan tipe pekerja keras. Dia tidak kalah dengan pemain dengan usia jauh di bawahnya. Berdasar penilaian saya dia sangat layak bermain untuk tim besar di Indonesia. Arema akan beruntung jika memiliki pemain seperti dia," puji RD.
Sementara, tim Arema ISL kini sedang berada di Solo seiring program pemusatan latihan. Kamis (15/11) sore rencananya Keith Kayamba Gumbs dkk bakal menjajal kekuatan Solo Selection di Stadion Manahan, Solo, sebelum nantinya bertolak menuju Yogyakarta.
Di Kota Gudeg, RD rencananya memberikan materi teknis, fisik, sekaligus fun. Selain melahap menu latihan di atas rumput, tim Singo Edan juga mengagendakan rafting untuk mempertajam team work antar pemain. Pelatih menilai sejauh ini kondisi tim sangat bagus.
"Kondisi pemain terus mendekati sempurna, baik aspek fisik maupun team work. Suasana tim juga bagus, pemain terlihat akrab. Saya berharap situasi ini akan terus berkembang dan memberikan progres maksimal untuk tim," cetus RD, pemegang gelar juara ISL bersama Persipura dan Sriwijaya FC.
(wbs)