Klub kawakan bakal bertahan
Jum'at, 16 November 2012 - 00:20 WIB
Klub kawakan bakal bertahan
A
A
A
Sindonews.com -Dijagokan sebagai salah satu kandidat juara Indonesia Super League (ISL) 2012-2013, Arema ISL masih belum berani berkoar. Pelatih Arema ISL Rahmad 'RD' Darmawan menyebut peta persaingan di kompetisi musim depan bakal semakin merata.
Dia masih percaya sejumlah tim papan atas ISL musim lalu bakal kembali dominan, selain munculnya kekuatan baru. Untuk tim kawakan, RD menunjuk Persipura Jayapura, Persib Bandung, Persija Jakarta, serta Sriwijaya FC, bakal tetap kompetitif musim depan.
Dia juga memperingatkan adanya kekuatan baru seperti Persegres Gresik yang musim ini lebih serius. Arema ISL sendiri diyakininya butuh perjuangan ekstra keras menghadapi pesaingnya, walau memiliki sumber daya yang mentereng hasil penggabungan tim Pelita Jaya dan Arema FC.
"Ada klub yang memang stabil setiap musimnya, ada pula kekuatan baru. Saya rasa sedikitnya ada empat atau lima tim yang memiliki peluang sama untuk meraih juara musim depan. Saya berharap Arema memiliki segala yang dibutuhkan sebagai syarat menjadi juara," tutur RD, dihubungi Kamis (15/11).
Namun RD mengatakan, penilaian itu baru berdasarkan keseriusan persiapan pra musim yang dilakukan masing-masing klub. Belum termasuk kejutan-kejutan yang nantinya bakal muncul, seperti Persela Lamongan dan Persiwa Wamena yang musim lalu tiba-tiba finish di papan atas ISL.
Di lain sisi, ada Mitra Kukar yang jor-joran belanja pemain di awan musim namun tidak mampu menggamit gelar di akhir kompetisi. Jadi, diakui RD semuanya tetap tergantung proses selama satu musim kompetisi, terutama konsistensi tim di tiap pertandingan.
Klub seperti Persipura, Sriwijaya, Persija, hingga Persib, juga dianggap memiliki mental yang relatif stabil. Persipura misalnya, menurut RD memiliki kualitas sumber daya yang tidak pernah surut tiap musimnya, demikian pula Sriwijaya FC yang notabene mantan tim asuhannya.
"Mereka tidak terpengaruh perubahan yang ada dalam tim. Sriwijaya dan Persipura hampir selalu kehilangan pemain bagus setiap musim, tapi penampilan mereka stabil. Saya rasa itu juga menentukan konsistensi mereka di kompetisi," terang pelatih kelahiran 1966 tersebut.
RD percaya klub-klub kawakan masih bakal mendominasi ISL musim depan, salah satunya Arema yang berstatus juara ISL 2009-2010. Mental juara yang ada di Arema menurutnya sangat penting walau musim lalu harus berjibaku di papan bawah karena krisis keuangan sekaligus perpecahan klub.
"Arema memiliki nama besar dan mempunyai kepercayaan diri yang bagus, baik dari aspek tim maupun supporter. Saya rasa Arema sudah sangat siap untuk menjadi pesaing klub-klub yang berambisi juara musim depan. Kami punya modal bagus," yakin RD, kelahiran Metro, Lampung.
Arema menjadi salah satu sorotan dalam persiapan jelang ISL 2012-2013. Maklum, tim yang terbentuk saat ini merupakan gabungan tim Pelita Jaya dan Arema ISL. Pelatih Persegres Gresik Suharno dan Pelatih Persepam Madura United Mustaqim telah mengakui Arema ISL bakal sangat sulit dikalahkan musim depan.
Di samping memiliki materi pemain mentereng, Arema juga memiliki supporter Aremania serta pendanaan klub yang sehat. Dengan tidak adanya gangguan keuangan, dalam hal ini gaji pemain, maka stabilitas tim bisa lebih mudah dipertahankan.
Dia masih percaya sejumlah tim papan atas ISL musim lalu bakal kembali dominan, selain munculnya kekuatan baru. Untuk tim kawakan, RD menunjuk Persipura Jayapura, Persib Bandung, Persija Jakarta, serta Sriwijaya FC, bakal tetap kompetitif musim depan.
Dia juga memperingatkan adanya kekuatan baru seperti Persegres Gresik yang musim ini lebih serius. Arema ISL sendiri diyakininya butuh perjuangan ekstra keras menghadapi pesaingnya, walau memiliki sumber daya yang mentereng hasil penggabungan tim Pelita Jaya dan Arema FC.
"Ada klub yang memang stabil setiap musimnya, ada pula kekuatan baru. Saya rasa sedikitnya ada empat atau lima tim yang memiliki peluang sama untuk meraih juara musim depan. Saya berharap Arema memiliki segala yang dibutuhkan sebagai syarat menjadi juara," tutur RD, dihubungi Kamis (15/11).
Namun RD mengatakan, penilaian itu baru berdasarkan keseriusan persiapan pra musim yang dilakukan masing-masing klub. Belum termasuk kejutan-kejutan yang nantinya bakal muncul, seperti Persela Lamongan dan Persiwa Wamena yang musim lalu tiba-tiba finish di papan atas ISL.
Di lain sisi, ada Mitra Kukar yang jor-joran belanja pemain di awan musim namun tidak mampu menggamit gelar di akhir kompetisi. Jadi, diakui RD semuanya tetap tergantung proses selama satu musim kompetisi, terutama konsistensi tim di tiap pertandingan.
Klub seperti Persipura, Sriwijaya, Persija, hingga Persib, juga dianggap memiliki mental yang relatif stabil. Persipura misalnya, menurut RD memiliki kualitas sumber daya yang tidak pernah surut tiap musimnya, demikian pula Sriwijaya FC yang notabene mantan tim asuhannya.
"Mereka tidak terpengaruh perubahan yang ada dalam tim. Sriwijaya dan Persipura hampir selalu kehilangan pemain bagus setiap musim, tapi penampilan mereka stabil. Saya rasa itu juga menentukan konsistensi mereka di kompetisi," terang pelatih kelahiran 1966 tersebut.
RD percaya klub-klub kawakan masih bakal mendominasi ISL musim depan, salah satunya Arema yang berstatus juara ISL 2009-2010. Mental juara yang ada di Arema menurutnya sangat penting walau musim lalu harus berjibaku di papan bawah karena krisis keuangan sekaligus perpecahan klub.
"Arema memiliki nama besar dan mempunyai kepercayaan diri yang bagus, baik dari aspek tim maupun supporter. Saya rasa Arema sudah sangat siap untuk menjadi pesaing klub-klub yang berambisi juara musim depan. Kami punya modal bagus," yakin RD, kelahiran Metro, Lampung.
Arema menjadi salah satu sorotan dalam persiapan jelang ISL 2012-2013. Maklum, tim yang terbentuk saat ini merupakan gabungan tim Pelita Jaya dan Arema ISL. Pelatih Persegres Gresik Suharno dan Pelatih Persepam Madura United Mustaqim telah mengakui Arema ISL bakal sangat sulit dikalahkan musim depan.
Di samping memiliki materi pemain mentereng, Arema juga memiliki supporter Aremania serta pendanaan klub yang sehat. Dengan tidak adanya gangguan keuangan, dalam hal ini gaji pemain, maka stabilitas tim bisa lebih mudah dipertahankan.
(wbs)