Petkovic akui Juventus terlalu kuat
Minggu, 18 November 2012 - 16:54 WIB
Petkovic akui Juventus terlalu kuat
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Lazio Vladimir Petkovic mengakui anak asuhnya telah lulus tes saat bentrok dengan pemuncak klasemen, Juventus. Menurutnya hasil seri tanpa gol cukup bagus bagi timnya, mengingat lawan dihadapi memiliki level lebih baik.
"Ya, kami telah lulus tes dan saya senang, bahkan jika kami menderita sedikit terlalu banyak di pertahanan,” kata Petkovic tentang hasil mbang 0-0, dikutip football-italia, Minggu (18/11/2012)
"Kami berusaha untuk menyerang mereka beberapa kali, tetapi Juventus terlalu kuat dan menempatkan kami di bawah tekanan di seluruh pertandingan,”terangnya.
Lazio patut berterima kasih kepada kiper mereka Federico Marchetti. Pasalnya kiper asal Italia itu beberapa kali berhasil menyelamatkan gawang dari kebobolan akibat gempuran sepanjang pertandingan dari tuan rumah Juve.
Maka tak heran, kiper berusia 29 tahun itu pantas menjadi pemain terbaik dalam laga tersebut.”Terima kasih kepada kiper dan pertahanan kami, kami berhasil mempertahankan hasilnya. Tim ini harus punya keberanian dan bermain dengan tanggung jawab lebih, seperti yang kami perlihatkan dalam 10 menit terakhir,’lanjutnya.
"Itu hampir mustahil untuk sampai ke area penalti Juventus, karena mereka sangat agresif dan layak pujian atas kinerja mereka. Meskipun demikian, ini adalah titik yang baik untuk kepercayaan diri kami dan pencapaian kami saat ini,”pungkasnya.
"Ya, kami telah lulus tes dan saya senang, bahkan jika kami menderita sedikit terlalu banyak di pertahanan,” kata Petkovic tentang hasil mbang 0-0, dikutip football-italia, Minggu (18/11/2012)
"Kami berusaha untuk menyerang mereka beberapa kali, tetapi Juventus terlalu kuat dan menempatkan kami di bawah tekanan di seluruh pertandingan,”terangnya.
Lazio patut berterima kasih kepada kiper mereka Federico Marchetti. Pasalnya kiper asal Italia itu beberapa kali berhasil menyelamatkan gawang dari kebobolan akibat gempuran sepanjang pertandingan dari tuan rumah Juve.
Maka tak heran, kiper berusia 29 tahun itu pantas menjadi pemain terbaik dalam laga tersebut.”Terima kasih kepada kiper dan pertahanan kami, kami berhasil mempertahankan hasilnya. Tim ini harus punya keberanian dan bermain dengan tanggung jawab lebih, seperti yang kami perlihatkan dalam 10 menit terakhir,’lanjutnya.
"Itu hampir mustahil untuk sampai ke area penalti Juventus, karena mereka sangat agresif dan layak pujian atas kinerja mereka. Meskipun demikian, ini adalah titik yang baik untuk kepercayaan diri kami dan pencapaian kami saat ini,”pungkasnya.
(wbs)