Torres meminta doakan Camacho
Kamis, 22 November 2012 - 17:00 WIB
Torres meminta doakan Camacho
A
A
A
Sindonews.com - Tim medis Rumah sakit Centro Medico yang menangani Hector Camacho pesimistis dengan kondisi mantan petinju dunia tiga kali tersebut. Menurut Direktur RS Ernesto Torres, hingga saat ini belum ada perkembangan yang signifikan dari Camacho dan dia meminta agar pihak keluarga terus berdoa untuk kesembuhannya.
Camacho yang sempat mengalami serangan jantung, sudah bisa pulih. Hal ini diungkapkan Torres bahwa detak jantungnya sudah kembali normal.
"Camacho sempat mengalami serangan jantung. Namun, para dokter langsung mengambil keputusan untuk memberikan obat-obatan untuk melihat denyut nadi stabil. Tim medis sekarang akan melihat apakah selama pagi, sore atau malam ada perubahan positif yang dialaminya," kata Torres seperti dilansir aceshowbiz.com, Kamis (22/11/2012).
"Kami tidak bisa menyatakan dia telah mati otak. Kita akan meminta orang-orang dari Puerto Rico untuk terus berdoa. Hingga saat ini belum ada perkembangan yang positif dari kondisinya dan dia masih berada ddalam kondisi koma. Setelah melakukan cek medis ternyata Camacho tidak memiliki aliran darah yang baik untuk mengalir ke otaknya."
Torres menambahkan saat petinju yang berusia 50 tahun tersebut dibawa ke RS, tidak lama kemudian ibundanya Maria Matias
sempat menemani anaknya selama 20 menit. Dia mengatakan "Ibunya datang untuk melihat kondisi anaknya dan dia merasa shock. Dia juga tahu bahwa prognosis sama sekali tidak menguntungkan," tutupnya.
Sebelumnya, Camacho bersama temannya Alberto Yamil Mojica diberondong tembakan saat berada di dalam mobil Mustang Ford yang sedang di parkir di luar bar, Highway 167 kota pinggiran barat dari San Juan modal. Namun, Camacho masih beruntung ketika selongsong peluru tidak menewaskannya. Pasalnya, Alberto tewas ditempat akibat kejadian tersebut.
Camacho yang sempat mengalami serangan jantung, sudah bisa pulih. Hal ini diungkapkan Torres bahwa detak jantungnya sudah kembali normal.
"Camacho sempat mengalami serangan jantung. Namun, para dokter langsung mengambil keputusan untuk memberikan obat-obatan untuk melihat denyut nadi stabil. Tim medis sekarang akan melihat apakah selama pagi, sore atau malam ada perubahan positif yang dialaminya," kata Torres seperti dilansir aceshowbiz.com, Kamis (22/11/2012).
"Kami tidak bisa menyatakan dia telah mati otak. Kita akan meminta orang-orang dari Puerto Rico untuk terus berdoa. Hingga saat ini belum ada perkembangan yang positif dari kondisinya dan dia masih berada ddalam kondisi koma. Setelah melakukan cek medis ternyata Camacho tidak memiliki aliran darah yang baik untuk mengalir ke otaknya."
Torres menambahkan saat petinju yang berusia 50 tahun tersebut dibawa ke RS, tidak lama kemudian ibundanya Maria Matias
sempat menemani anaknya selama 20 menit. Dia mengatakan "Ibunya datang untuk melihat kondisi anaknya dan dia merasa shock. Dia juga tahu bahwa prognosis sama sekali tidak menguntungkan," tutupnya.
Sebelumnya, Camacho bersama temannya Alberto Yamil Mojica diberondong tembakan saat berada di dalam mobil Mustang Ford yang sedang di parkir di luar bar, Highway 167 kota pinggiran barat dari San Juan modal. Namun, Camacho masih beruntung ketika selongsong peluru tidak menewaskannya. Pasalnya, Alberto tewas ditempat akibat kejadian tersebut.
(wbs)