Camacho butuh keajaiban
Kamis, 22 November 2012 - 23:03 WIB
Camacho butuh keajaiban
A
A
A
Sindonews.com - Peristiwa penembakan yang dilakukan orang tak dikenal terhadap mantan petinju juara dunia tiga kali, Hector Camacho, menarik simpati orang banyak. Salah satunya Rektor Ilmu Medis Universitas Puerto Rico, Rafael RodrÃguez Mercado. Menurutnya, secara medis tidak ada yang bisa dilakukan, dia hanya membutuhkan sebuah keajaiban.
"Jika Camacho pulih dari koma itu akan menjadi sebuah keajaiban. Pasalnya, secara medis tidak ada lagi yang bisa dilakukan," kata RodrÃguez Mercado yang merupakan profesor ahli bedah saraf seperti dilansir examiner.com, Kamis (22/11/2012).
Sebelumnya, Camacho bersama temannya Alberto Yamil Mojica diberondong tembakan saat berada di dalam mobil Mustang Ford yang sedang di parkir di luar bar, Highway 167 pinggiran kota. Namun, Camacho masih beruntung ketika selongsong peluru tidak menewaskannya. Pasalnya, Alberto tewas di tempat akibat kejadian tersebut.
Hingga saat ini pihak kepolisian masih mengumpulkan sejumlah bukti akibat insiden tersebut. Namun, menurut juru bicara kepolisian Alex Diaz, kejadian ini diduga kuat ada kaitannya dengan masalah narkoba. Pasalnya, polisi setempat menemukan sejumlah kokain yang berada di tangan Alberto.
"Jika Camacho pulih dari koma itu akan menjadi sebuah keajaiban. Pasalnya, secara medis tidak ada lagi yang bisa dilakukan," kata RodrÃguez Mercado yang merupakan profesor ahli bedah saraf seperti dilansir examiner.com, Kamis (22/11/2012).
Sebelumnya, Camacho bersama temannya Alberto Yamil Mojica diberondong tembakan saat berada di dalam mobil Mustang Ford yang sedang di parkir di luar bar, Highway 167 pinggiran kota. Namun, Camacho masih beruntung ketika selongsong peluru tidak menewaskannya. Pasalnya, Alberto tewas di tempat akibat kejadian tersebut.
Hingga saat ini pihak kepolisian masih mengumpulkan sejumlah bukti akibat insiden tersebut. Namun, menurut juru bicara kepolisian Alex Diaz, kejadian ini diduga kuat ada kaitannya dengan masalah narkoba. Pasalnya, polisi setempat menemukan sejumlah kokain yang berada di tangan Alberto.
(aww)