Keluarga beri harapan terakhir Camacho
Sabtu, 24 November 2012 - 05:13 WIB
Keluarga beri harapan terakhir Camacho
A
A
A
Sindonews.com - Pihak keluarga Hector Camacho nampaknya masih memiliki harapan bahwa dia tetap bisa kembali pulih setelah Rumah Sakit Centro Medico memberikan pernyataan kondisi terakhir mantan juara tinju dunia tiga kali tersebut bahwa otaknya sudah tidak berfungsi lagi.
"Terserah Tuhan, tapi kami tetap percaya Camacho akan sadar dari masa kritis. Pasalnya, dia merupakan seorang pejuang besar. Sekarang dia sedang berjuang untuk hidupnya dan kami harus memberikan dia harapan sampai akhir," kata salah satu pihak keluarga Hector Camacho seperti dilansir SuperSports, Sabtu (24/11/2012).
Direktur RS Ernesto Torres mengatakan, masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut setelah selongsong peluru yang bersarang di bagian lehernya itu diambil. "Secara klinis, Camacho sudah mati otak, namun kami masih melakukan perkembangan selanjutnya" tambah Torres.
Torres sebelumnya telah mengatakan peluru telah merusak tiga arteri yang berjalan melalui leher dan akibatnya darah tidak mengalir dengan baik ke otak Camacho. "Kami telah melakukan semua yang bisa kami lakukan," kata Torres yang juga menjelaskan jika hasil pemeriksaan otak yang dilakukan malam sebelumnya diketahui negatif dan hasilnya akan dibawa ke seorang ahli saraf untuk menentukan keputusan akhir.
Kepada ibu Camacho, Torres juga sudah menyampaikan kemungkinan terburuk yang nanti bakal terjadi. "Ibunya sudah mengetahui terkait kemungkinan yang terburuk, dan kami telah mengatakan kepadanya untuk mempersiapkan skenario terburuk," pungkas Torres.
"Terserah Tuhan, tapi kami tetap percaya Camacho akan sadar dari masa kritis. Pasalnya, dia merupakan seorang pejuang besar. Sekarang dia sedang berjuang untuk hidupnya dan kami harus memberikan dia harapan sampai akhir," kata salah satu pihak keluarga Hector Camacho seperti dilansir SuperSports, Sabtu (24/11/2012).
Direktur RS Ernesto Torres mengatakan, masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut setelah selongsong peluru yang bersarang di bagian lehernya itu diambil. "Secara klinis, Camacho sudah mati otak, namun kami masih melakukan perkembangan selanjutnya" tambah Torres.
Torres sebelumnya telah mengatakan peluru telah merusak tiga arteri yang berjalan melalui leher dan akibatnya darah tidak mengalir dengan baik ke otak Camacho. "Kami telah melakukan semua yang bisa kami lakukan," kata Torres yang juga menjelaskan jika hasil pemeriksaan otak yang dilakukan malam sebelumnya diketahui negatif dan hasilnya akan dibawa ke seorang ahli saraf untuk menentukan keputusan akhir.
Kepada ibu Camacho, Torres juga sudah menyampaikan kemungkinan terburuk yang nanti bakal terjadi. "Ibunya sudah mengetahui terkait kemungkinan yang terburuk, dan kami telah mengatakan kepadanya untuk mempersiapkan skenario terburuk," pungkas Torres.
(akr)