PSN andalkan lima pembalap asing
Rabu, 28 November 2012 - 19:55 WIB
PSN andalkan lima pembalap asing
A
A
A
Sindonews.com - Tim balap sepeda Polygon Sweet Nice (PSN) memastikan bakal turun dengan kekuatan full pembalap asing dalam Tour de Ijen, 7-9 Desember mendatang. Rencana awal, Tim asal Kota Pahlawan ini akan memadukan pembalap asing dengan lokal.
Menurut Direktur Polygon Sweet Nice (PSN), Harijanto Tjondrokusumo, perubahan komposisi pembalap karena ingin menguji lima pebalap asingnya. Kelima pembalap itu adalah Oscar Pujol Munoz (Spanyol), Ng Yong Li (Malaysia), Ivan Sivash, Sergey Kuzmin, dan Vadim Salamov (ketiganya Kazakhstan).
”Awalnya kami memang ingin memadukan pembalap muda dengan pembalap asing. Tapi kami putuskan semua asing. Kami ingin memberi kesempatan kepada pembalap asing untuk tampil di Indonesia. Kebetulan pebalap muda kami dipinjam Pengprov ISSI Jawa Timur,” katanya.
Lima pebalap yang dibawa PSN ini tidak main-main. Sebab, tiga di antaranya, Ng Yong Li, Oscar Pujol Munoz, dan Sergey Kuzmin adalah climber yang sudah sarat pengalaman.
Prestasi Munoz ditunjukkan dengan merebut gelar juara Tour de Singkarak 2012.
Sedangkan Kuzmin juga tidak kalah tenar. Pembalap asal Kazakhstan ini menyabet gelar Best Asian Rider Tour of Borneo pada tahun yang sama. Disusul Yong Li tergolong climber kawakan dari Malaysia. Selain itu, Young Li berpengalaman bergabung dengan tim-tim elite.
Namun, kubu PSN tetap tidak memasang target muluk-muluk meski turun dengan pembalap asing. Sebab komposisi lima asing baru pertama kali dilakukan, “Kita tidak mematok target berlebihan, karena komposisi yang kami bawa tergolong baru,” terangnya.
Di ajang balap sepeda seperti Tour de Ijen ini, lanjut Harijanto tidak semata-mata kualitas individu tapi juga kerjasama tim, ”Kami juga belum tahu sejauh mana kerjasama tim yang mereka tunjukkan, tapi kami tatap ingin hasil maksimal, ” ucapnya.
Sedangkan pebalap muda PSN, Agung Riyanto dan Dealton Arif Prayogo dipinjam ISSI Jawa Timur. Meraka akan tampil di Tour de Ijen membawa bendera Jatim muda bersama Dani Lesmana, Jimmy Pranata, dan Christopher Antonius. "Kami juga akan memantau para pembalap yang dipinjam ISSI Jatim, " tandasnya.
Yang pasti tahun ini PSN dipastikan kehilangan tiga pembalap seniornya. Yaitu, Bambang Suryadi, Ferinanto dan dan Herwin Jaya. Kedua pembalap Herwin dan Bambang ditarik Pengcab ISSI Probolinggo karena mendapat pekerjaan sebagai PNS honorer di kota kelahirannya itu.
Sedangkan Hari 'Kacong' Fitrianto masih belum mendapatkan klub baru selepas dari PSN. "Bambang dan Herwin di Probolinggo. Mereka sudah disiapkan pekerjaan sebagai honorer. Sedangkan Hari mungkin masih bingung mau ikut tim mana," ucap Harijanto.
Pihak PSN tak bisa menahan ketiga pembalap tersebut karena terkait masa depan, "Hidup terus berlangsung. Dengan bertambahnya usia, kebutuhan mereka juga bertambah. Mungkin dari sini dididik jadi juara, setelah juara dia pindah, bagi saya itu tidak masalah," katanya.
Ke depan, PSN lebih banyak mengandalkan pembalap muda. Seperti gung Rianto, Dani Lesmana, Dealton Prayogo, Jimmy Pranata. Ketiganya didukung pembalap senior yang sudah malang melintang di dunia balap Indonesia, Kaswanto.
Menurut Direktur Polygon Sweet Nice (PSN), Harijanto Tjondrokusumo, perubahan komposisi pembalap karena ingin menguji lima pebalap asingnya. Kelima pembalap itu adalah Oscar Pujol Munoz (Spanyol), Ng Yong Li (Malaysia), Ivan Sivash, Sergey Kuzmin, dan Vadim Salamov (ketiganya Kazakhstan).
”Awalnya kami memang ingin memadukan pembalap muda dengan pembalap asing. Tapi kami putuskan semua asing. Kami ingin memberi kesempatan kepada pembalap asing untuk tampil di Indonesia. Kebetulan pebalap muda kami dipinjam Pengprov ISSI Jawa Timur,” katanya.
Lima pebalap yang dibawa PSN ini tidak main-main. Sebab, tiga di antaranya, Ng Yong Li, Oscar Pujol Munoz, dan Sergey Kuzmin adalah climber yang sudah sarat pengalaman.
Prestasi Munoz ditunjukkan dengan merebut gelar juara Tour de Singkarak 2012.
Sedangkan Kuzmin juga tidak kalah tenar. Pembalap asal Kazakhstan ini menyabet gelar Best Asian Rider Tour of Borneo pada tahun yang sama. Disusul Yong Li tergolong climber kawakan dari Malaysia. Selain itu, Young Li berpengalaman bergabung dengan tim-tim elite.
Namun, kubu PSN tetap tidak memasang target muluk-muluk meski turun dengan pembalap asing. Sebab komposisi lima asing baru pertama kali dilakukan, “Kita tidak mematok target berlebihan, karena komposisi yang kami bawa tergolong baru,” terangnya.
Di ajang balap sepeda seperti Tour de Ijen ini, lanjut Harijanto tidak semata-mata kualitas individu tapi juga kerjasama tim, ”Kami juga belum tahu sejauh mana kerjasama tim yang mereka tunjukkan, tapi kami tatap ingin hasil maksimal, ” ucapnya.
Sedangkan pebalap muda PSN, Agung Riyanto dan Dealton Arif Prayogo dipinjam ISSI Jawa Timur. Meraka akan tampil di Tour de Ijen membawa bendera Jatim muda bersama Dani Lesmana, Jimmy Pranata, dan Christopher Antonius. "Kami juga akan memantau para pembalap yang dipinjam ISSI Jatim, " tandasnya.
Yang pasti tahun ini PSN dipastikan kehilangan tiga pembalap seniornya. Yaitu, Bambang Suryadi, Ferinanto dan dan Herwin Jaya. Kedua pembalap Herwin dan Bambang ditarik Pengcab ISSI Probolinggo karena mendapat pekerjaan sebagai PNS honorer di kota kelahirannya itu.
Sedangkan Hari 'Kacong' Fitrianto masih belum mendapatkan klub baru selepas dari PSN. "Bambang dan Herwin di Probolinggo. Mereka sudah disiapkan pekerjaan sebagai honorer. Sedangkan Hari mungkin masih bingung mau ikut tim mana," ucap Harijanto.
Pihak PSN tak bisa menahan ketiga pembalap tersebut karena terkait masa depan, "Hidup terus berlangsung. Dengan bertambahnya usia, kebutuhan mereka juga bertambah. Mungkin dari sini dididik jadi juara, setelah juara dia pindah, bagi saya itu tidak masalah," katanya.
Ke depan, PSN lebih banyak mengandalkan pembalap muda. Seperti gung Rianto, Dani Lesmana, Dealton Prayogo, Jimmy Pranata. Ketiganya didukung pembalap senior yang sudah malang melintang di dunia balap Indonesia, Kaswanto.
(aww)