Perebutan medali perunggu cabang tenis Olimpiade dihapus?
Minggu, 09 Desember 2012 - 10:52 WIB
Perebutan medali perunggu cabang tenis Olimpiade dihapus?
A
A
A
Sindonews.com - Pertarungan medali perunggu di cabang tenis Olimpiade 2016 terancam dihapus. Ini setelah Federasi Tenis Internasional (ITF) mempertimbangkan untuk mengadakan set ketiga dengan tie break dalam Olimpiade yang akan berlangsung di Rio de Janeiro itu.
Usulan itu muncul setelah terjadi pertarungan panjang di beberapa pertandingan dalam Olimpiade 2012 London. Salah satunya adalah pertarungan antara Roger Federer dengan Juan Martin del Potro di semifinal yang memakan waktu berjam-jam sebelum akhirnya dimenangkan Federer dengan skor 3-6, 7-6 (5), 19-17. Akhirnya, Federer yang kelelahan takluk dengan mudah dari Andy Murray di babak final.
Dikatakan Presiden ITF, Francesco Ricci Bitti kepada Associated Press, demi menjaga kondisi pemain yang akan tampil di final, maka ITF berencana menambahkan set ketiga dengan tie break. Diharapkan pula, pemain yang tampil di final bisa menyajikan pertarungan yang seru. Usulan ini pun sudah dibahas dalam pertemuan Komite Olimpiade Eropa di Roma, beberapa hari lalu.
Dengan ini, ada kemungkinan pertarungan dalam memperebutkan medali perunggu akan dihapus. Jika itu benar, maka akan ada dua medali perunggu di cabang tenis Olimpiade Rio de Janeiro. Ini bukan yang pertama kalinya. Sebab pada Olimpiade 1988 Seoul, hal itu juga pernah dilakukan.
Usulan itu muncul setelah terjadi pertarungan panjang di beberapa pertandingan dalam Olimpiade 2012 London. Salah satunya adalah pertarungan antara Roger Federer dengan Juan Martin del Potro di semifinal yang memakan waktu berjam-jam sebelum akhirnya dimenangkan Federer dengan skor 3-6, 7-6 (5), 19-17. Akhirnya, Federer yang kelelahan takluk dengan mudah dari Andy Murray di babak final.
Dikatakan Presiden ITF, Francesco Ricci Bitti kepada Associated Press, demi menjaga kondisi pemain yang akan tampil di final, maka ITF berencana menambahkan set ketiga dengan tie break. Diharapkan pula, pemain yang tampil di final bisa menyajikan pertarungan yang seru. Usulan ini pun sudah dibahas dalam pertemuan Komite Olimpiade Eropa di Roma, beberapa hari lalu.
Dengan ini, ada kemungkinan pertarungan dalam memperebutkan medali perunggu akan dihapus. Jika itu benar, maka akan ada dua medali perunggu di cabang tenis Olimpiade Rio de Janeiro. Ini bukan yang pertama kalinya. Sebab pada Olimpiade 1988 Seoul, hal itu juga pernah dilakukan.
(wir)