Bos F1: Schumi tak akan dikenang sebagai juara
Minggu, 09 Desember 2012 - 15:17 WIB
Bos F1: Schumi tak akan dikenang sebagai juara
A
A
A
Sindonews.com - Bos Formula One (F1), Bernie Ecclestone menyesalkan keputusan Michael Schumacher yang kembali membalap setelah sempat pensiun beberapa tahun lalu. Dia menilai, keputusan Schumacher untuk kembali bersaing adalah kesalahan besar.
Schumacher pertama kali pensiun dari ajang F1 di tahun 2006. Saat itu, dia pensiun dengan nama besar sebagai pemegang tujuh gelar juara dunia. Pembalap asal Jerman itu kemudian kembali ke sirkuit pada tahun 2010, saat berusia 41 tahun.
Sayang, comebacknya itu tak berjalan mulus. Selama tiga tahun bersama Mercedes, Schumacher hanya finis podium satu kali dan tak pernah memenangkan satu balapan pun. Akhir musim 2012, dia memutuskan untuk kembali mundur dari dunia F1.
"Saya lebih memilih dia berhenti sebagai tujuh kali juara dunia ketimbang berhenti sekarang. Semua orang baru di olahraga ini - orang yang baru menjadi penggemar F1, akan mengenang Michael yang sekarang, bukan dirinya yang dulu. Mereka tidak melihatnya sebagai pahlawan di masa lalu tetapi sebagai manusia yang bisa gagal,"ujar Ecclestone seperti dilansir situs resmi F1.
Meski menilai Schumi gagal, Eccelstone tak bisa memungkiri bahwa F1 akan kehilangan sosok fenonemal. Sebab, Schumi sudah berperan besar dalam mempopulerkan balapan jet darat itu.
"Kami akan merindukan Michael, karena meski dia tidak memenangkan balapan dalam tiga musim, dia tetap sangat populer,"katanya.
Schumacher pertama kali pensiun dari ajang F1 di tahun 2006. Saat itu, dia pensiun dengan nama besar sebagai pemegang tujuh gelar juara dunia. Pembalap asal Jerman itu kemudian kembali ke sirkuit pada tahun 2010, saat berusia 41 tahun.
Sayang, comebacknya itu tak berjalan mulus. Selama tiga tahun bersama Mercedes, Schumacher hanya finis podium satu kali dan tak pernah memenangkan satu balapan pun. Akhir musim 2012, dia memutuskan untuk kembali mundur dari dunia F1.
"Saya lebih memilih dia berhenti sebagai tujuh kali juara dunia ketimbang berhenti sekarang. Semua orang baru di olahraga ini - orang yang baru menjadi penggemar F1, akan mengenang Michael yang sekarang, bukan dirinya yang dulu. Mereka tidak melihatnya sebagai pahlawan di masa lalu tetapi sebagai manusia yang bisa gagal,"ujar Ecclestone seperti dilansir situs resmi F1.
Meski menilai Schumi gagal, Eccelstone tak bisa memungkiri bahwa F1 akan kehilangan sosok fenonemal. Sebab, Schumi sudah berperan besar dalam mempopulerkan balapan jet darat itu.
"Kami akan merindukan Michael, karena meski dia tidak memenangkan balapan dalam tiga musim, dia tetap sangat populer,"katanya.
(wir)