Arema ISL serius boyong El Loco
Rabu, 12 Desember 2012 - 16:01 WIB
Arema ISL serius boyong El Loco
A
A
A
Sindonews.com - Kebuntuan negosiasi striker Christian 'El Loco' Gonzales dengan Persegres Gresik, dimanfaatkan Arema FC versi Indonesia Super League (ISL). Klub berlogo kepala Singa tengah melakukan pendekatan serius dengan striker naturalisasi yang pernah memperkuat tim nasional (timnas) itu.
El Loco sudah terlihat menyaksikan pertandingan antara Arema ISL kontra Persipura Jayapura di Inter Island Cup (IIC), Senin (10/12). Penyerang yang musim lalu berkostum Persisam Samarinda itu dikenal dekat secara personal dengan CEO Arema ISL Iwan Budianto.
Hingga kini El Loco belum memiliki klub setelah tak memperpanjang masa kerjanya bersama Persisam. Kebetulan, pelatih Arema ISL Rahmad Darmawan masih membutuhkan striker pengganti Safee Sali yang meminta dipinjamkan ke klub Malaysia Johor FA.
''Kami masih membutuhkan satu striker lagi, tapi soal Christian Gonzales saya belum tahu apa-apa. Saya sendiri belum mempunyai angan-angan siapa yang akan mengisi kekurangan di lini depan. Mungkin pemain asing, mungkin juga lokal,” ucap Rahmad Darmawan, dihubungi Rabu (12/12) siang.
Untuk mendapatkan tandatangan El Loco sejatinya juga tidak sulit bagi Arema Indonesia. Selain suami Eva Nurida Nasution berstatus bebas transfer, Singo Edan memiliki dana yang cukup untuk membayar nilai kontraknya di kisaran Rp1,1 miliar per musim.
Apalagi beban finansial keuangan Arema sedikit longgar setelah Safee Sali dipinjamkan ke Johor FA. Dalam klausul peminjaman tersebut, Johor FA membayar penuh nominal kontrak Safee Sali selama semusim yang diperkirakan justru lebih besar dibanding nominal kontrak Christian Gonzales.
General Manager Arema ISL Ruddy Widodo tak menampik El Loco masuk dalam skenario perekrutan Arema. Selain untuk menambah daya jebol tim kesayangan Aremania, pemain yang juga bintang iklan itu sebagai langkah alternatif jika ada perubahan dalam tatanan kompetisi musim depan, terutama ancaman sanksi FIFA.
''Jika sampai FIFA memberikan sanksi kepada Indonesia, maka pemain asing tidak boleh bermain di sini. Itu berarti ada beberapa pemain yang hilang. Jika memang kondisinya seperti itu, kami jelas akan melakukan langkah antisipasi terutama melakukan perekrutan pemain lagi,” beber Ruddy.
Jika ada sanksi FIFA dan pemain asing harus pulang, maka Arema akan kehilangan striker Alberto Gonzales, bek Thierry Gethuessi, serta Keith kayamba Gumbsw. Sedangkan Greg Nwokolo dan Victor Igbonefo masih bertahan karena berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) setelah proses naturalisasi.
Christian Gonzales, dikatakan Ruddy, secara kualitas sangat memenuhi syarat untuk bermain di Stadion Kanjuruhan. Hanya saja semuanya masih tergantung keputusan Rahmad Darmawan sebagai pelatih sekaligus penanggungjawab tim. ''Untuk negosiasi, saya rasa tidak ada persoalan,” tegasnya.
Apa yang dikatakan Ruddy soal negosiasi memang masuk akal. Sebab antara El Loco dan CEO Iwan Budianto memang terkenal dekat sejak berada di Persik Kediri. Kedekatan mereka berlangsung hingga sekarang dan itu akan memudahkan proses pembicaraan kontrak.
Christian Gonzales adalah striker papan atas Indonesia yang belum menentukan pilihannya untuk musim depan. Sempat bernegosiasi dengan Persegres Gresik, namun tidak pernah ada progres positif. Malah Persegres belakangan akhirnya mundur karena keberatan dengan harga yang diminta Gonzales.
El Loco sudah terlihat menyaksikan pertandingan antara Arema ISL kontra Persipura Jayapura di Inter Island Cup (IIC), Senin (10/12). Penyerang yang musim lalu berkostum Persisam Samarinda itu dikenal dekat secara personal dengan CEO Arema ISL Iwan Budianto.
Hingga kini El Loco belum memiliki klub setelah tak memperpanjang masa kerjanya bersama Persisam. Kebetulan, pelatih Arema ISL Rahmad Darmawan masih membutuhkan striker pengganti Safee Sali yang meminta dipinjamkan ke klub Malaysia Johor FA.
''Kami masih membutuhkan satu striker lagi, tapi soal Christian Gonzales saya belum tahu apa-apa. Saya sendiri belum mempunyai angan-angan siapa yang akan mengisi kekurangan di lini depan. Mungkin pemain asing, mungkin juga lokal,” ucap Rahmad Darmawan, dihubungi Rabu (12/12) siang.
Untuk mendapatkan tandatangan El Loco sejatinya juga tidak sulit bagi Arema Indonesia. Selain suami Eva Nurida Nasution berstatus bebas transfer, Singo Edan memiliki dana yang cukup untuk membayar nilai kontraknya di kisaran Rp1,1 miliar per musim.
Apalagi beban finansial keuangan Arema sedikit longgar setelah Safee Sali dipinjamkan ke Johor FA. Dalam klausul peminjaman tersebut, Johor FA membayar penuh nominal kontrak Safee Sali selama semusim yang diperkirakan justru lebih besar dibanding nominal kontrak Christian Gonzales.
General Manager Arema ISL Ruddy Widodo tak menampik El Loco masuk dalam skenario perekrutan Arema. Selain untuk menambah daya jebol tim kesayangan Aremania, pemain yang juga bintang iklan itu sebagai langkah alternatif jika ada perubahan dalam tatanan kompetisi musim depan, terutama ancaman sanksi FIFA.
''Jika sampai FIFA memberikan sanksi kepada Indonesia, maka pemain asing tidak boleh bermain di sini. Itu berarti ada beberapa pemain yang hilang. Jika memang kondisinya seperti itu, kami jelas akan melakukan langkah antisipasi terutama melakukan perekrutan pemain lagi,” beber Ruddy.
Jika ada sanksi FIFA dan pemain asing harus pulang, maka Arema akan kehilangan striker Alberto Gonzales, bek Thierry Gethuessi, serta Keith kayamba Gumbsw. Sedangkan Greg Nwokolo dan Victor Igbonefo masih bertahan karena berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) setelah proses naturalisasi.
Christian Gonzales, dikatakan Ruddy, secara kualitas sangat memenuhi syarat untuk bermain di Stadion Kanjuruhan. Hanya saja semuanya masih tergantung keputusan Rahmad Darmawan sebagai pelatih sekaligus penanggungjawab tim. ''Untuk negosiasi, saya rasa tidak ada persoalan,” tegasnya.
Apa yang dikatakan Ruddy soal negosiasi memang masuk akal. Sebab antara El Loco dan CEO Iwan Budianto memang terkenal dekat sejak berada di Persik Kediri. Kedekatan mereka berlangsung hingga sekarang dan itu akan memudahkan proses pembicaraan kontrak.
Christian Gonzales adalah striker papan atas Indonesia yang belum menentukan pilihannya untuk musim depan. Sempat bernegosiasi dengan Persegres Gresik, namun tidak pernah ada progres positif. Malah Persegres belakangan akhirnya mundur karena keberatan dengan harga yang diminta Gonzales.
(aww)