Terhindar sanksi FIFA, Semen Padang-Persibo fokus AFC Cup
Jum'at, 14 Desember 2012 - 18:35 WIB
Terhindar sanksi FIFA, Semen Padang-Persibo fokus AFC Cup
A
A
A
Sindonews.com - Dua klub Indonesia yang tampil di AFC Cup 2013, Semen Padang dan Persibo Bojonegoro, menyambut gembira setelah FIFA batal menjatuhkan sanksi untuk Indonesia. Dengan batalnya sanksi tersebut, maka juara IPL dan Piala Indonesia musim lalu itu akan tetap berlaga di turnamen tingkat Asia tersebut.
Sebagaimana yang diungkapkan Media Officer Persibo, Imam Nurcahyo, ketika menerima kabar jika FIFA batal memberikan sanksi ke Indonesia, ia langsung menyampaikan kabar tersebut kepada Bupati Bojonegoro, Suyoto. Bupati pun menyambutnya dengan menyahut jika itu bagus. Sebelumnya, manajemen Persibo berencana menemui bupati untuk membicarakan rancangan kegiatan tim untuk musim depan, termasuk dana operasional mengikuti AFC Cup. "Beliau selama ini memang memberikan dukungan penuh buat Persibo," kata Imam, dikutip situs resmi Indonesian Premier League, Jumat (14/12).
"Alhamdulillah, akhirnya kita tidak jadi disanksi," sambungnya dengan menambahkan bahwa Bupati Suyoto berniat mengumpulkan para pengusaha di Bojonegoro guna diajak bersama-sama memikirkan nasib Persibo ke depan.
Sementara itu, Direktur Utama Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Erizal Anwar, sangat bersyukur atas bebasnya Indonesia dari sanksi FIFA. "Pertama, tentu kita bersyukur. Saya bukan berbicara atas nama Semen Padang tapi sebagai anak bangsa yang mencintai sepak bola. Malu kan kalau kita sampai kena sanksi," terangnya.
Kabar tersebut, menurut Erizal, selain disyukuri oleh Semen Padang, tentu disambut baik juga oleh klub, pemain, juga pecinta bola di seluruh Tanah Air. Perihal masih terjadinya masalah dalam persepakbolaan nasional, ia mendesak pihak-pihak yang berkepentingan menyelesaikannya dengan kepala dingin. "Semua harus berpikir demi kepentingan sepak bola nasional. Hindarkan kepentingan kelompok," tegasnya.
Erizal pun menandaskan jika pihaknya saat ini bisa lebih fokus mempersiapkan tim yang akan diterjukan ke AFC Cup nanti.
Sebagaimana yang diungkapkan Media Officer Persibo, Imam Nurcahyo, ketika menerima kabar jika FIFA batal memberikan sanksi ke Indonesia, ia langsung menyampaikan kabar tersebut kepada Bupati Bojonegoro, Suyoto. Bupati pun menyambutnya dengan menyahut jika itu bagus. Sebelumnya, manajemen Persibo berencana menemui bupati untuk membicarakan rancangan kegiatan tim untuk musim depan, termasuk dana operasional mengikuti AFC Cup. "Beliau selama ini memang memberikan dukungan penuh buat Persibo," kata Imam, dikutip situs resmi Indonesian Premier League, Jumat (14/12).
"Alhamdulillah, akhirnya kita tidak jadi disanksi," sambungnya dengan menambahkan bahwa Bupati Suyoto berniat mengumpulkan para pengusaha di Bojonegoro guna diajak bersama-sama memikirkan nasib Persibo ke depan.
Sementara itu, Direktur Utama Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Erizal Anwar, sangat bersyukur atas bebasnya Indonesia dari sanksi FIFA. "Pertama, tentu kita bersyukur. Saya bukan berbicara atas nama Semen Padang tapi sebagai anak bangsa yang mencintai sepak bola. Malu kan kalau kita sampai kena sanksi," terangnya.
Kabar tersebut, menurut Erizal, selain disyukuri oleh Semen Padang, tentu disambut baik juga oleh klub, pemain, juga pecinta bola di seluruh Tanah Air. Perihal masih terjadinya masalah dalam persepakbolaan nasional, ia mendesak pihak-pihak yang berkepentingan menyelesaikannya dengan kepala dingin. "Semua harus berpikir demi kepentingan sepak bola nasional. Hindarkan kepentingan kelompok," tegasnya.
Erizal pun menandaskan jika pihaknya saat ini bisa lebih fokus mempersiapkan tim yang akan diterjukan ke AFC Cup nanti.
(nug)