Incar kemenangan, Khan akan tampil habis-habisan
Sabtu, 15 Desember 2012 - 10:17 WIB
Incar kemenangan, Khan akan tampil habis-habisan
A
A
A
Sindonews.com - Amir Khan akan tampil habis-habisan untuk menumbangkan Carlos Molina dalam pertarungan mereka di Los Angeles, Amerika Serikat, Sabtu (15/12) waktu setempat. Meski mengakui akan menjadi pertarungan yang sulit, Khan tetap menjanjikan kemenangan untuk fansnya.
"Ini akan menjadi sangat sulit tapi saya sudah dilatih keras. Saya akan datang dengan kekuatan penuh dan menyelesaikan tahun ini dengan indah,"ujar Khan setelah melakukan timbang badan, Jumat (1/12) waktu setempat.
"Kami tahu punya alat yang tepat untuk mengalahkan Molina. Ini semua hanya soal menjadi pintar dan tetap berpegang pada rencana,"ia menambahkan.
Khan sebelumnya mengumbar ambisi untuk menang demi mengakhiri masa suram dalam kariernya. Dalam dua pertarungan sebelumnya di tahun ini, Khan selalu menderita kekalahan. Dia menderita kalah angka secara kontroversial saat berjumpa Lamont Peterson, sebelum dirobohkan di ronde keempat oleh Danny Garcia pada Juli lalu.
"Tahun ini mungkin menjadi tahun terburuk bagi saya, saya kehilangan gelar juara dunia WBA, menderita dua kekalahan, dan itu benar-benar terjadi. Ini sangat sulit. Ini menjadi penyusunan kembali dan ajang penebusan diri saya,"ujarnya kala itu.
"Ini akan menjadi sangat sulit tapi saya sudah dilatih keras. Saya akan datang dengan kekuatan penuh dan menyelesaikan tahun ini dengan indah,"ujar Khan setelah melakukan timbang badan, Jumat (1/12) waktu setempat.
"Kami tahu punya alat yang tepat untuk mengalahkan Molina. Ini semua hanya soal menjadi pintar dan tetap berpegang pada rencana,"ia menambahkan.
Khan sebelumnya mengumbar ambisi untuk menang demi mengakhiri masa suram dalam kariernya. Dalam dua pertarungan sebelumnya di tahun ini, Khan selalu menderita kekalahan. Dia menderita kalah angka secara kontroversial saat berjumpa Lamont Peterson, sebelum dirobohkan di ronde keempat oleh Danny Garcia pada Juli lalu.
"Tahun ini mungkin menjadi tahun terburuk bagi saya, saya kehilangan gelar juara dunia WBA, menderita dua kekalahan, dan itu benar-benar terjadi. Ini sangat sulit. Ini menjadi penyusunan kembali dan ajang penebusan diri saya,"ujarnya kala itu.
(wir)