Murray pernah alami tragedi buruk di sekolah
Rabu, 19 Desember 2012 - 02:44 WIB
Murray pernah alami tragedi buruk di sekolah
A
A
A
Sindonews.com - Tragedi penembakan yang terjadi di Sekolah Dasar Sandy Hook, di Newtown, Connecticut, Amerika Serikat (AS), Jumat (14/12) siang waktu setempat. Menarik perhatian orang banyak, salah satunya petenis putra terbaik Inggris, Andy Murray. Petenis brusia 25 tahun itu memiliki pengalaman serupa pada 1996 lalu.
Peristiwa tersebut dialami Murray, ketika dia masih berumur delapan tahun ketika bersekolah di Dunblane Primary School, Skotlandia, saat menimba ilmu. Dalam kejadian yang dialami Murray itu, 16 siswa dilaporkan tewas, ini dilakukan oleh seorang pandu pramuka, Thomas Hamilton.
Dalam akun twitter pribadinya, Murray menulis, "Saya bahkan keluarga yang ditinggalkan sangat sedih melihat kejadian tersebut, dan saya ingin menyampaikan duka cita kepada keluarga di Newtown, Connecticut," tulisnya seperti dilansir, USA Today, Rabu (19/12).
Sementara itu, ibunda Murray, Judy mengkisahkan kembali pengalaman terburuk yang pernah dialami anaknya tersebut. Dia mengungkapkan, saat kejadian, ia langsung bergegas untuk pergi ke sekolah. Namun, untungnya Murray dalam kondisi selamat. "Kejadian itu, benar-benar mengerikan. Hal terburuk yang saya pikirkan adalah apakah anak saya tewas dalam kejadian itu atau tidak. Pasti Anda bisa membayangkan kondisi saya ketika itu," tuturnya.
Peristiwa tersebut dialami Murray, ketika dia masih berumur delapan tahun ketika bersekolah di Dunblane Primary School, Skotlandia, saat menimba ilmu. Dalam kejadian yang dialami Murray itu, 16 siswa dilaporkan tewas, ini dilakukan oleh seorang pandu pramuka, Thomas Hamilton.
Dalam akun twitter pribadinya, Murray menulis, "Saya bahkan keluarga yang ditinggalkan sangat sedih melihat kejadian tersebut, dan saya ingin menyampaikan duka cita kepada keluarga di Newtown, Connecticut," tulisnya seperti dilansir, USA Today, Rabu (19/12).
Sementara itu, ibunda Murray, Judy mengkisahkan kembali pengalaman terburuk yang pernah dialami anaknya tersebut. Dia mengungkapkan, saat kejadian, ia langsung bergegas untuk pergi ke sekolah. Namun, untungnya Murray dalam kondisi selamat. "Kejadian itu, benar-benar mengerikan. Hal terburuk yang saya pikirkan adalah apakah anak saya tewas dalam kejadian itu atau tidak. Pasti Anda bisa membayangkan kondisi saya ketika itu," tuturnya.
(nug)