Nasri ingin menangkan hati pendukung Prancis
Senin, 18 Juni 2012 - 11:37 WIB
Nasri ingin menangkan hati pendukung Prancis
A
A
A
Sindonews.com - Penggawa Prancis Samir Nasri mengungkapkan timnya masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan sebelum masyarakat Prancis mencintai tim berjuluk Les Blues tersebut. Gelandang Manchester City ini percaya jika pendukung Prancis belum memaafkan Laurent Blanc dkk atas hasil buruk di Piala Dunia Afrika Selatan dua tahun yang lalu.
"Di Prancis gambaran terhadap tim nasional benar-benar buruk sehingga kami berusaha keras selama dua tahun ini untuk mengubah hal tersebut. Kami saat ini tak terkalahkan dalam 23 laga, dan terus mencoba menunjukkan kepada semua orang sesuatu yang berbeda dan kami tidak seperti pemain dengan ego besar yang keras kepala," terang Nasri seperti dilansir Goal.com.
Nasri juga menambahkan ia dan timnya sangat memahami keinginan penggemar Les Blues serta saat ini menurutnya tim nasional sedang ingin memberikan mereka kesenangan dan sesuatu yang spesial. Ia juga mengakui akan terus memperpanjang rekor tak terkalahkan Prancis untuk memperbaiki hubungan yang masih hancur antara tim nasional Prancis dan pendukungnya.
Di bawah bimbingan pelatih cerdik Laurent Blanc, yang mengambil alih dari kepemimpinan Raymond Domenech setelah bencana di Piala Dunia Afrika Selatan dua tahun yang lalu. Prancis kini terus membangun sebuah tim yang terdiri dari bakat-bakat muda hebat seperti Nasri, Sidney Govou dan Jeremy Menez.
Les Bleus memerlukan kemenangan dari Swedia pada hari Selasa nanti untuk membuka peluang mereka melaju ke babak perempat final Piala Eropa 2012.
"Untuk memenangkan turnamen ini akan sulit, kami hanya berusaha untuk membangun sesuatu dan memastikan bahwa kami siap untuk Piala Dunia 2014 di Brazil. Akan tetapi Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi pada turnamen besar seperti ini. Saya dan tim telah melakukan permainan yang terbaik dan mencoba untuk melakukan sesuatu. Saya tidak berpikir mereka (penggemar) telah mengampuni Prancis, tetapi saya akan melakukan segala sesuatu untuk mengubah hal itu," tandasnya.
"Di Prancis gambaran terhadap tim nasional benar-benar buruk sehingga kami berusaha keras selama dua tahun ini untuk mengubah hal tersebut. Kami saat ini tak terkalahkan dalam 23 laga, dan terus mencoba menunjukkan kepada semua orang sesuatu yang berbeda dan kami tidak seperti pemain dengan ego besar yang keras kepala," terang Nasri seperti dilansir Goal.com.
Nasri juga menambahkan ia dan timnya sangat memahami keinginan penggemar Les Blues serta saat ini menurutnya tim nasional sedang ingin memberikan mereka kesenangan dan sesuatu yang spesial. Ia juga mengakui akan terus memperpanjang rekor tak terkalahkan Prancis untuk memperbaiki hubungan yang masih hancur antara tim nasional Prancis dan pendukungnya.
Di bawah bimbingan pelatih cerdik Laurent Blanc, yang mengambil alih dari kepemimpinan Raymond Domenech setelah bencana di Piala Dunia Afrika Selatan dua tahun yang lalu. Prancis kini terus membangun sebuah tim yang terdiri dari bakat-bakat muda hebat seperti Nasri, Sidney Govou dan Jeremy Menez.
Les Bleus memerlukan kemenangan dari Swedia pada hari Selasa nanti untuk membuka peluang mereka melaju ke babak perempat final Piala Eropa 2012.
"Untuk memenangkan turnamen ini akan sulit, kami hanya berusaha untuk membangun sesuatu dan memastikan bahwa kami siap untuk Piala Dunia 2014 di Brazil. Akan tetapi Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi pada turnamen besar seperti ini. Saya dan tim telah melakukan permainan yang terbaik dan mencoba untuk melakukan sesuatu. Saya tidak berpikir mereka (penggemar) telah mengampuni Prancis, tetapi saya akan melakukan segala sesuatu untuk mengubah hal itu," tandasnya.
(akr)