Muamba sihir penonton saat bersalsa
Rabu, 26 Desember 2012 - 19:11 WIB
Muamba sihir penonton saat bersalsa
A
A
A
Sindonews.com - Karir sepak bola Fabrice Muamba mungkin sudah berakhir, namun ia ingin tetap tersenyum saat perayaan Natal kemarin. Mantan pemain Bolton Wonderers tersebut menari dansa untuk melupakan masa kelamnya di tahun ini, setelah ia nyaris meninggal karena menderita gagal jantung saat menjalani laga Piala FA antara timnya melawan Tottenham Hotspur pada Maret 2012.
"Saya ingin tersenyum dan bersenang-senang. Ini merupakan pengalaman baru bagi saya dan saya benar-benar menikmatinya. Saya ingin menunjukkan kepada dunia sisi lain saya," kata pria berusia 24 tahun itu, seperti dilansir The Sun, Rabu (26/12).
"Itu merupakan sebuah panggung di mana saya bisa menunjukkan hal yang berbeda."
Pria berusia 24 tahun tersebut, menyihir ratusan penonton Strictly Natal dan para juri saat melakukan tari salsa dengan bermitra dengan Aliona Vilani. Muamba mengaku untuk melakukan tari ini dia harus membutuhkan waktu yang lama agar bisa benar-benar tampil maksimal di acara tersebut, dan itu mampu dibuktikannya.
"Dua minggu lalu, padahal saya belum bisa melakukan dansa. Tapi sekarang saya bisa. Saya benar-benar menikmati ini di Strictly Natal khusus. Itu sangat menyenangkan. Saya ingin mengubah hidup saya menjadi sesuatu yang positif. Jadi, ini seperti mengemudi, ketika anda mendapatkan jalan buntu yang ingin anda lakukan adalah berputar dan bergerak ke arah yang berbeda. Itulah yang saya lakukan saat ini," terangnya.
"Saya ingin tersenyum dan bersenang-senang. Ini merupakan pengalaman baru bagi saya dan saya benar-benar menikmatinya. Saya ingin menunjukkan kepada dunia sisi lain saya," kata pria berusia 24 tahun itu, seperti dilansir The Sun, Rabu (26/12).
"Itu merupakan sebuah panggung di mana saya bisa menunjukkan hal yang berbeda."
Pria berusia 24 tahun tersebut, menyihir ratusan penonton Strictly Natal dan para juri saat melakukan tari salsa dengan bermitra dengan Aliona Vilani. Muamba mengaku untuk melakukan tari ini dia harus membutuhkan waktu yang lama agar bisa benar-benar tampil maksimal di acara tersebut, dan itu mampu dibuktikannya.
"Dua minggu lalu, padahal saya belum bisa melakukan dansa. Tapi sekarang saya bisa. Saya benar-benar menikmati ini di Strictly Natal khusus. Itu sangat menyenangkan. Saya ingin mengubah hidup saya menjadi sesuatu yang positif. Jadi, ini seperti mengemudi, ketika anda mendapatkan jalan buntu yang ingin anda lakukan adalah berputar dan bergerak ke arah yang berbeda. Itulah yang saya lakukan saat ini," terangnya.
(nug)