Afdan Bachtila tak layak diseleksi lagi
Jum'at, 28 Desember 2012 - 16:39 WIB
Afdan Bachtila tak layak diseleksi lagi
A
A
A
Sindonews.com - Petinju asal Aceh, Afdan Bachtila Siregar siap untuk hadir di Jakarta untuk berhadapan dengan Erico Amanupuno, pertengahan Januari mendatang. Pertarungan ini merupakan bentuk seleksi yang dilakukan oleh PP Pertina untuk menjaring satu nama yang akan diikutsertakan ke SEA Games Myanmar 2013.
PP Pertina memang berencana hanya memilih satu petinju kelas welter ringan 64 kg sebagai wakil Indonesia di SEA Games nanti. Afdan Bachtila sendiri merupakan peraih medali perak di SEA Games Palembang 2011 lalu.
Sebelumnya, pihak Afdan Bachtila enggan melepaskan sang petinju. Alasannya, PP Pertina pusat tak memanggil Afdan Bachtila ke pelatnas pertama yang sudah dihentikan dua pekan sebelum Natal.
"Afdan Bachtila adalah pemegang medali perak SEA Games dan medali perak PON Riau. Itu artinya dia sudah teruji, tetapi tidak bersyarat masuk pelatnas. Lantas harus melalui kejuaraan apa lagi yang harus kami lakukan supaya bisa masuk pelatnas?,"cetus mantan Ketua Umum PP Pertina Aceh, Musri Idris seperti dilansir situs resmi PP Pertina.
"Sekarang kami mulai tenang, karena Afdan akan masuk pelatnas. Tolong nanti seleksinya berjalan dengan adil seadil-adilnya. Jangan ada pilih kasih. Kalah katakan kalah. Jangan yang kalah dimenangkan karena ada hubungan saudara,"ia menambahkan.
Sementara itu, pelatih Afdan Bachtila mengaku kecewa anak asuhnya harus menjalani laga melawan Erico. Sebab, menurutnya Afdan punya prestasi lebih baik ketimbang lawannya itu.
"Dalam PON di GOR Tengku Pangeran, Afdan mendapat medali perak sedangkan Erico Amanupunyo hanya medali perunggu. Seharusnya mana yang lebih pantas masuk pelatnas?," tanya Dien Djauhari.
PP Pertina memang berencana hanya memilih satu petinju kelas welter ringan 64 kg sebagai wakil Indonesia di SEA Games nanti. Afdan Bachtila sendiri merupakan peraih medali perak di SEA Games Palembang 2011 lalu.
Sebelumnya, pihak Afdan Bachtila enggan melepaskan sang petinju. Alasannya, PP Pertina pusat tak memanggil Afdan Bachtila ke pelatnas pertama yang sudah dihentikan dua pekan sebelum Natal.
"Afdan Bachtila adalah pemegang medali perak SEA Games dan medali perak PON Riau. Itu artinya dia sudah teruji, tetapi tidak bersyarat masuk pelatnas. Lantas harus melalui kejuaraan apa lagi yang harus kami lakukan supaya bisa masuk pelatnas?,"cetus mantan Ketua Umum PP Pertina Aceh, Musri Idris seperti dilansir situs resmi PP Pertina.
"Sekarang kami mulai tenang, karena Afdan akan masuk pelatnas. Tolong nanti seleksinya berjalan dengan adil seadil-adilnya. Jangan ada pilih kasih. Kalah katakan kalah. Jangan yang kalah dimenangkan karena ada hubungan saudara,"ia menambahkan.
Sementara itu, pelatih Afdan Bachtila mengaku kecewa anak asuhnya harus menjalani laga melawan Erico. Sebab, menurutnya Afdan punya prestasi lebih baik ketimbang lawannya itu.
"Dalam PON di GOR Tengku Pangeran, Afdan mendapat medali perak sedangkan Erico Amanupunyo hanya medali perunggu. Seharusnya mana yang lebih pantas masuk pelatnas?," tanya Dien Djauhari.
(wir)