Anak Daud wajib jadi petinju

Kamis, 03 Januari 2013 - 10:07 WIB
Anak Daud wajib jadi...
Anak Daud wajib jadi petinju
A A A
Sindonews.com - Petinju Indonesia Daud Yordan menginginkan anaknya,Miquel Angel Yordan Jr,yang lahir pada Senin (24/12) kelak menjadi petinju.Dia merasa ingin memiliki keturunan yang bisa meneruskan jejaknya.

”Anak saya wajib menjadi petinju seperti bapaknya,”kata Daud,dilansir Antara.

Menurut petinju Sasana Kayong Utara tersebut,ketika seorang ayah memberikan kebebasan memilih masa depan bagi anaknya sering kurang tepat.”Sering kebebasan memilih masa depan tidak maksimal sehingga saya tetap akan mengarahkan anak saya menjadi petinju jika dewasa nanti,”katanya.

Kini,Daud menjadi ayah setelah istrinya, Mega Angela,melahirkan anak pertama di Rumah Sakit Fatima Ketapang,Kalimantan Barat,Senin (24/12).Anak laki-laki dengan berat badan 3,5 kg dan panjang 50 cm itu pun dengan diberi nama Miquel Angel Yordan Jr. Yang menarik,pemberian nama anak tersebut tidak sembarangan.Menurut Daud, nama itu diambil dari nama petinju Puerto Riko Miquel Cotto,yang jadi idolanya.

Cotto memang wajar jadi idola karena dia merupakan petinju hebat yang dimiliki Puerto Riko. Dia juara dunia di tiga kelas berbeda,yakni welter junior,welter,dan menengah junior. ”Terus terang,saya memang mengidolakan dia sampai kapan pun.Selain prestasinya, kehidupan pribadinya juga sangat luar biasa.Itu yang membuat saya menamai anak saya dengan Miquel,” katanya.

Menurut Daud,sebagai seorang petinju, Cotto memiliki gaya bertinju yang lengkap dan dari sisi kehidupan pribadinya layak dijadikan contoh.”Saya selalu melihat rekaman pertarungan dia (Miquel Cotto) setiap kali naik ring,”katanya.”Saya memang belum pernah bertemu secara pribadi dengannya.Namun,saya pernah satu hotel dengan dia saat akan bertarung melawan petinju Panama Calestino Caballero di Amerika Serikat,dua tahun lalu,”katanya.

Menurut Daud,dia tahu kehidupan pribadi Cotto dari membaca riwayat hidupnya.Itu yang membuat Daud makin mengidolakannya. Pastinya,Daud juga ingin anaknya bisa seperti Cotto yang menjadi juara dunia. Setidaknya,sang junior bisa seperti dirinya yang memiliki bakat petinju.

Faktanya,Daud memang termasuk petinju berbakat.Bahkan,dia disebut-sebut The Next Chris John yang menjadi juara dunia di kelas bulu WBA Super.Dan,sejauh ini,adik kandung pelatih Daminus Yordan itu sudah memiliki prestasi dunia yang sangat bagus.Salah satunya sebagai juara kelas bulu (57,1 kg) IBO.

Daud sendiri memiliki catatan rekor 30- 2-0,23 KO.Dua kekalahannya terjadi saat ditaklukkan petinju Panama Calestino Caballero di Amerika Serikat pada April 2010 dan dikalahkan sesama petinju Indonesia,Chris John,pada perebutan gelar kelas bulu WBA Super di Jakarta, April 2011.
(wbs)
Berita Terkait
Rans Prestige Sportainment...
Rans Prestige Sportainment Dukung Kemajuan Olahraga Nasional
Momen Keseruan Spektakuler...
Momen Keseruan Spektakuler Acara Merah Meriah Sportainment
Sekda DKI: Formula E...
Sekda DKI: Formula E Hadir sebagai Green Sportainment
Kisah Rodman saat Berkunjung...
Kisah Rodman saat Berkunjung ke Korut: Dari Karpet Merah hingga Sambutan Meriah
Gara-Gara Video Panas,...
Gara-Gara Video Panas, Lavezzi Merasa Diperas
Atlet Rusia Pernah Ditawari...
Atlet Rusia Pernah Ditawari Rp2,9 miliar untuk Berkencan dengan Pria Hidung Belang
Berita Terkini
Dembele Ukir Hat-trick...
Dembele Ukir Hat-trick Tercepat Kedua dalam Sejarah Piala Dunia
11 menit yang lalu
Prancis Juara Grup I,...
Prancis Juara Grup I, Senegal Pesta Gol ke Gawang Irak
31 menit yang lalu
10 Pemain Terkaya Piala...
10 Pemain Terkaya Piala Dunia 2026: Ronaldo Nomor 1
1 jam yang lalu
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
2 jam yang lalu
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Brasil Resmi Gugat Keputusan...
Brasil Resmi Gugat Keputusan VAR ke FIFA, Gol Lionel Messi Ikut Terseret
7 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved