Resmi, Sutil jadi tandem Di Resta
Kamis, 28 Februari 2013 - 22:38 WIB
Resmi, Sutil jadi tandem Di Resta
A
A
A
Sindonews.com - Resmi sudah kembalinya Adrian Sutil ke Fore India. Tim Formula One itu memastikan satu tempat di jet balap mereka untuk pembalap berusia 30 tahun tersebut. Sutil akan menjadi pendamping bagi Paul di Resta yang akan jadi pembalap utama.
Ini merupakan kesempatan kedua bagi Sutil bersama Force India. Sebelumnya, pembalap asal Jerman itu pernah empat musim bersama Force India sebelum akhirnya terkena sanksi karena insiden di sebuah klub malam.
"Saya sangat senang bisa kembali ke Formula One, terutama denagn tim yang sudah sangat saya kenal. Saya senang dan ingin berterima kasih kepada Force India telah memberikan saya kesempatan kedua,"kata Sutil seperti dilansir BBC Sport.
"Setelah terpisah jauh dari olahraga ini, saya lebih bertekan untuk mencapai tujuan saya di Formula One. Hal berjalan baik di tes Barcelona pekan lalu dan hampir merasa bahwa saya tak pernah pergi,"ia menambahkan.
Penunjukkan Sutil ini tak mengejutkan. Beberapa sumber sudah mengetahui bahwa Force India akan memilih Sutil ketimbang pesaingnya, Jules Bianchi. Ada beberapa faktor yang membuat mantan juara All-Japan Formula 3 itu akhirnya terpilih.
Ini merupakan kesempatan kedua bagi Sutil bersama Force India. Sebelumnya, pembalap asal Jerman itu pernah empat musim bersama Force India sebelum akhirnya terkena sanksi karena insiden di sebuah klub malam.
"Saya sangat senang bisa kembali ke Formula One, terutama denagn tim yang sudah sangat saya kenal. Saya senang dan ingin berterima kasih kepada Force India telah memberikan saya kesempatan kedua,"kata Sutil seperti dilansir BBC Sport.
"Setelah terpisah jauh dari olahraga ini, saya lebih bertekan untuk mencapai tujuan saya di Formula One. Hal berjalan baik di tes Barcelona pekan lalu dan hampir merasa bahwa saya tak pernah pergi,"ia menambahkan.
Penunjukkan Sutil ini tak mengejutkan. Beberapa sumber sudah mengetahui bahwa Force India akan memilih Sutil ketimbang pesaingnya, Jules Bianchi. Ada beberapa faktor yang membuat mantan juara All-Japan Formula 3 itu akhirnya terpilih.
(wir)