Tidak bermain sempurna, Nadal bakal kalah
Sabtu, 02 Maret 2013 - 18:50 WIB
Tidak bermain sempurna, Nadal bakal kalah
A
A
A
Sindonews.com - Unggulan kedua Meksiko Terbuka, Rafael Nadal, mulai kembali menunjukkan tajinya, setelah lebih dari tujuh bulan menepi dari lapangan karena cedera lutut. Bertanding di atas lapangan tanah liat, yang menjadi spesialisnya, petenis asal Spanyol itu sukses menyingkirkan kompatriotnya, Nicolas Almagro, untuk menembus babak final di Acapulco.
Penghuni peringkat lima dunia itu, ketika kali pertama kembali ke lapangan tenis berhasil mencapai babak final di Vina del Mar, Chile, pada awal bulan lalu. Selanjutnya, ia berhasil menyabet trofi pertamanya di tahun ini, saat bermain di turnamen keduanya pasca absen, yakni di Brasil Terbuka di Sao Paolo, pertengahan bulan lalu.
Di Meksiko Terbuka, Nadal bakal berhadapan lagi dengan rekan senegaranya yang lain, David Ferrer, yang merupakan juara bertahan dan unggulan pertama. Petenis berusia 26 tahun itu pun tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya ketika berhasil mencapai babak final. Bahkan ia merasa sudah jauh lebih baik dari sebelumnya, kendati kadang-kadang masih terjadi sedikit gangguan di lututnya. "Saya memulai pertandingan dengan perasaan sedikit gugup. (Tapi) saya mampu bergerak dengan baik hari ini," kata Nadal dalam sebuah konferensi pers seusai pertandingan, Sabtu (2/3).
"Saya tidak bisa mengatakan bahwa (lutut saya) tidak mengganggu saya dalam beberapa waktu, tapi masalah itu masih normal. Apa yang paling penting adalah saya tidak memiliki keterbatasan," imbuh mantan petenis nomor satu dunia itu, seperti dikutip CBNNews.
Untuk pertandingan final melawan Ferrer nanti, Nadal lebih memilih merendah. Ia menuturkan jika dirinya masih belum berada dalam bentuk terbaiknya, dan ia justru memberikan pujiannya kepada Ferrer. "Saya tidak mengatakan bahwa saya favorit, karena saya menghadapi salah satu rival dalam bentuk terbaiknya di lapangan. Dia (Ferrer) bukan hanya pemain yang hebat, dia juga bermain sangat bagus," sanjung Nadal, dikutip Sky Sports.
"Untuk memenangkan laga besok, saya harus memainkan pertandingan yang sempurna atau sebaliknya tidak akan mungkin menang. Saya tidak berpikir saya berada dalam levelnya, tapi saya siap untuk mencobanya."
Penghuni peringkat lima dunia itu, ketika kali pertama kembali ke lapangan tenis berhasil mencapai babak final di Vina del Mar, Chile, pada awal bulan lalu. Selanjutnya, ia berhasil menyabet trofi pertamanya di tahun ini, saat bermain di turnamen keduanya pasca absen, yakni di Brasil Terbuka di Sao Paolo, pertengahan bulan lalu.
Di Meksiko Terbuka, Nadal bakal berhadapan lagi dengan rekan senegaranya yang lain, David Ferrer, yang merupakan juara bertahan dan unggulan pertama. Petenis berusia 26 tahun itu pun tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya ketika berhasil mencapai babak final. Bahkan ia merasa sudah jauh lebih baik dari sebelumnya, kendati kadang-kadang masih terjadi sedikit gangguan di lututnya. "Saya memulai pertandingan dengan perasaan sedikit gugup. (Tapi) saya mampu bergerak dengan baik hari ini," kata Nadal dalam sebuah konferensi pers seusai pertandingan, Sabtu (2/3).
"Saya tidak bisa mengatakan bahwa (lutut saya) tidak mengganggu saya dalam beberapa waktu, tapi masalah itu masih normal. Apa yang paling penting adalah saya tidak memiliki keterbatasan," imbuh mantan petenis nomor satu dunia itu, seperti dikutip CBNNews.
Untuk pertandingan final melawan Ferrer nanti, Nadal lebih memilih merendah. Ia menuturkan jika dirinya masih belum berada dalam bentuk terbaiknya, dan ia justru memberikan pujiannya kepada Ferrer. "Saya tidak mengatakan bahwa saya favorit, karena saya menghadapi salah satu rival dalam bentuk terbaiknya di lapangan. Dia (Ferrer) bukan hanya pemain yang hebat, dia juga bermain sangat bagus," sanjung Nadal, dikutip Sky Sports.
"Untuk memenangkan laga besok, saya harus memainkan pertandingan yang sempurna atau sebaliknya tidak akan mungkin menang. Saya tidak berpikir saya berada dalam levelnya, tapi saya siap untuk mencobanya."
(nug)