Lupakan pertemanan, adu tega demi kemenangan

Jum'at, 08 Maret 2013 - 16:47 WIB
Lupakan pertemanan,...
Lupakan pertemanan, adu tega demi kemenangan
A A A
Sindonews.com - Pertarungan pemain-pemain senior memanaskan duel Sriwijaya FC (SFC) dengan Persib Bandung di Stadion Gelora Sriwijaya, Sabtu malam (9/3). Mahyadi Panggabean, Ponaryo Astaman, Jufrianto, dan Fandy Mochtar akan saling jegal dengan M Ridwan, Supardi, Firman Utina dan Maman Abdulrahman di kubu Persib.
Pemain-pemain tersebut sudah terbiasa bersama baik dalam Timnas maupun dalam klub-klub sebelumnya. Tapi ketika mereka dihadapkan sebagai lawan, maka yang terjadi adalah body charge, tekling keras dan saling jegal.

Empat penggawa senior Laskar Wong Kito seperti Mahyadi Panggabean, Ponaryo Astaman, Jufrianto dan Fandy Mochtar, merupakan tipikal pekerja keras dan petarung. Sedangkan pemain senior yang ada tubuh Maung Bandung-julukan Persib, berkarakter cepat dan sering memanfaatkan kelengahan lawan.

Menghadapi lawan yang juga rekan-rekan sendiri, kapten Persib Firman Utina berujar akan menghadirkan mimpi buruk terhadap mantan timnya sendiri. ''Tentunya kita ke sini bukan untuk jalan-jalan. Ya harus optimis bisa menang,” katanya.

Meskipun berhasrat memberikan kemenangan bagi Persib Bandung namun sang jenderal lapangan tengah ini mengaku tak ada target untuk mencetak gol dalam pertandingan nanti. Terlebih harus melakukan selebrasi khusus terhadap mantan klubnya. “Tidak penting siapa yang cetak gol namun yang terpenting adalah tim bisa menang,” tegasnya.

Pemain yang juga masuk dalam daftar pemanggilan pemain Timnas Indonesia ini, mengaku, meski telah berseragam Persib Bandung namun dia merasa tetap bersahabat dengan mantan klubnya. Bahkan komunikasi dengan mantan pelatih dan rekan satu timnya masih berjalan hingga saat ini.

Sementara gelandang bertahan SFC, Ahmad Jufrianto, justru tak terlalu memikirkan tentang banyaknya pemain bintang dan rekan-rekannya yang ada dalam skuad Maung Bandung. Jupe-sapaan akrabnya, hanya ingin fokus pada pertandingan dan mempertahankan timnya untuk tidak kebobolan.

''Semua memang teman, tapi saat di lapangan nanti saya harus melupakan semua. Saya lebih memilih memenangkan pertandingan dan kalau bisa memberikan gol untuk pendukung setia SFC,” ucapnya singkat.
(aww)
Berita Terkait
Tren Olahraga Indonesia...
Tren Olahraga Indonesia Meningkat, Se’Indonesia Gandeng Dua Raksasa Super League
Abaikan Protes, Juventus...
Abaikan Protes, Juventus Ngotot di Liga Super Eropa
Jadwal Super League...
Jadwal Super League Dipastikan Tidak Berbenturan dengan Agenda Timnas Indonesia Senior
5 Pemain Timnas Naturalisasi...
5 Pemain Timnas Naturalisasi Indonesia yang Banting Setir Main di Super League
Arsenal Dukung European...
Arsenal Dukung European Super League, Arteta Kumpulkan Informasi
European Super League...
European Super League Demi Menyelamatkan Sepak Bola, Ini Alasan Florentino Perez
Berita Terkini
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
3 jam yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
3 jam yang lalu
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Siap Tampil di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
3 jam yang lalu
Emil Audero Minta Timnas...
Emil Audero Minta Timnas Indonesia Tak Cepat Puas Usai Kalahkan Oman
4 jam yang lalu
Mathew Baker Cetak Sejarah...
Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Pemain Termuda di Timnas Indonesia
6 jam yang lalu
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
15 jam yang lalu
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved