Wolff bela keputusan Brawn

Sabtu, 30 Maret 2013 - 14:48 WIB
Wolff bela keputusan...
Wolff bela keputusan Brawn
A A A
Sindonews.com - Bos Mercedes, Toto Wolff membela keputusan kepala tim principal Ross Brawn yang tidak memberikan kesempatan kepada Nico Rosberg, agar tidak mendahului rekan setimnya Lewis Hamilton di lap terakhir Grand Prix Malaysia, (24/3) kemarin.

Menurutnya, keputusan yang diambil Brawn untuk memainkan team order sangat tepat. Pasalnya, Mercedes berusaha untuk mengamankan tempat ketiga dan keempat di lap terakhir tersebut dan jika tim salah mengambil keputusan maka kedua posisi itu kemungkinan besar akan hilang.

"Mungkin sebagai pembalap, mereka tidak akan senang dengan keputusan itu. Tetapi dia mengerti mengapa tim harus mengambil keputusan seperti itu. Jelas sebagai pembalap Anda tidak bahagia karena Anda bisa pergi lebih cepat, tetapi Anda juga harus ingat bahwa itu adalah tentang tim juga, dan di mana tim itu berasal," kilah Wolff seperti dilansir Planetf1, Sabtu (30/3/2013).

"Saya menyadari bahwa kini mereka (Rosberg dan Hamilton) telah tumbuh dewasa sebagai atlet olahraga yang profesional dan mereka memahami bahwa kadang-kadang keputusan yang diambil tim dapat menjadi kontroversi tertentu dalam situasi tertentu," lanjutnya.

Pria asal Australia tersebut yakin jika kedua pembalapnya tidak merasa kecewa dengan keputusan yang diambil oleh tim. Sebab Wolff beserta Brawn telah melakukan pendekatan komunikasi kepada mereka. "Setelah balapan kami langsung melakukan komunikasi kepada kedua pembalap tersebut. Hasilnya cukup memuaskan bahwa mereka tidak masalah dengan keputusan itu. Saya sangat senang kami tidak memiliki masalah ini lebih jauh. Hal ini terjadi karena kami memiliki dua pembalap yang sama-sama tahu karakter masing-masing," tutup Wolff.

Seperti diketahui dalam balapan jet darat yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Hamilton sempat mendapatkan instruksi dari Brawn untuk menghemat bahan bakar di lap terakhir. Hal itu dilakukan untuk mengamankan posisinya, meskipun rekan setimnya (Rosberg) sempat bertanya kepada tim apakah ia bisa menyalip mantan pembalap McLaren tersebut atau tidak. Alih-alih bisa mendapatkan informasi yang positif, justru Rosberg dilarang Brawn mendahului mantan pembalap Mclaren tersebut.
(dka)
Berita Terkait
Hasil Buruk Pengaruhi...
Hasil Buruk Pengaruhi Mental Stroll di Ajang Formula 1
Penonton Bisa Hadir...
Penonton Bisa Hadir di GP Portugal
Akhir Pahit Pengabdian...
Akhir Pahit Pengabdian Grosjean di Haas
F1 Batalkan Seluruh...
F1 Batalkan Seluruh Race di Luar Eropa, Publik Brasil Kecewa
Perebutan Juara Dunia...
Perebutan Juara Dunia Formula 1 Masih Tetap Panas
Teka-Teki Tandem Verstappen...
Teka-Teki Tandem Verstappen di Tim Red Bull Racing
Berita Terkini
Formula E Shanghai Round...
Formula E Shanghai Round 13 Siap Digelar, Saksikan Keseruannya di VISION+
2 jam yang lalu
Tuchel Kritik FIFA,...
Tuchel Kritik FIFA, Timnas Inggris Dipaksa Lawan Meksiko dalam Kondisi Tak Menguntungkan
4 jam yang lalu
VAR Untungkan Portugal...
VAR Untungkan Portugal di Piala Dunia 2026, Kenapa Gol Injury Time Kroasia Dianulir?
5 jam yang lalu
Swiss Lolos ke 16 Besar...
Swiss Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Aljazair
6 jam yang lalu
TMCR 2026 Satukan Tokoh...
TMCR 2026 Satukan Tokoh Nasional dan Komunitas Otomotif
7 jam yang lalu
Swiss Unggul 1-0 atas...
Swiss Unggul 1-0 atas Aljazair di Babak Pertama Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Infografis
Trump Bela Putin, Tepis...
Trump Bela Putin, Tepis Klaim Rusia Tolak Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved