Ratusan anggota Polri dan TNI amankan laga Arema lawan P-MU
Selasa, 09 April 2013 - 10:47 WIB
Ratusan anggota Polri dan TNI amankan laga Arema lawan P-MU
A
A
A
Sindonews.com - 900 personel dari kepolisian dan TNI serta Pam Swakarsa diterjunkan untuk mengamankan pertandingan antara Arema Indonesia dan Persepam Madura di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (10/4).
Media officer Arema Indonesia Sudarmaji, Selasa (9/4), mengatakan kepada ant, setelah izin dari kepolisian turun, pihaknya langsung menyiapkan semua yang berkaitan dengan pertandingan, termasuk aparat keamanan.
"Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk pengamanan pertandingan besok (Rabu, 10/4). Personel dari kepolisian dan TNI sebanyak 600 orang, sedangkan 300 lainnya dari swakarsa," ujarnya.
Hanya saja, kata Darmaji, Aremania (suporter Arema) yang akan memberikan dukungan secara langsung di Stadion Kanjuruhan, harus tertib dan jangan mengibarkan tongkat di jalan, apalagi sampai mengganggu pengguna jalan lainnya.
Sebab, lanjut Darmaji, situasi dan kondisi keamanan saat laga Arema menjamu Persepam nanti juga akan menentukan izin laga kandang Arema berikutnya.
Sebelumnya laga Arema yang menjamu Persepam terancam tidak bisa mendapatkan izin dari kepolisian karena waktunya berdekatan dengan pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Malang yang diselenggarakan pada Sabtu (6/4).
Izin laga tersebut tergantung dari pelaksanaan pilkades serentak tersebut. Namun, karena situasi keamanan yang tetap kondusif, maka izin pertandingan dikeluarkan.
Menyinggung kuota untuk suporter Persepam Madura, Sudarmaji mengatakan, demi keamanan, mereka sebaiknya tidak datang ke Malang, sebab dikhawatirkan ditunggangi oleh oknum dan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Demi menjaga kondisi di Malang serta nama baik dan hubungan harmonis antara kedua suporter, diharapkan mereka tidak datang ke Malang," ujarnya.
Media officer Arema Indonesia Sudarmaji, Selasa (9/4), mengatakan kepada ant, setelah izin dari kepolisian turun, pihaknya langsung menyiapkan semua yang berkaitan dengan pertandingan, termasuk aparat keamanan.
"Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk pengamanan pertandingan besok (Rabu, 10/4). Personel dari kepolisian dan TNI sebanyak 600 orang, sedangkan 300 lainnya dari swakarsa," ujarnya.
Hanya saja, kata Darmaji, Aremania (suporter Arema) yang akan memberikan dukungan secara langsung di Stadion Kanjuruhan, harus tertib dan jangan mengibarkan tongkat di jalan, apalagi sampai mengganggu pengguna jalan lainnya.
Sebab, lanjut Darmaji, situasi dan kondisi keamanan saat laga Arema menjamu Persepam nanti juga akan menentukan izin laga kandang Arema berikutnya.
Sebelumnya laga Arema yang menjamu Persepam terancam tidak bisa mendapatkan izin dari kepolisian karena waktunya berdekatan dengan pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Malang yang diselenggarakan pada Sabtu (6/4).
Izin laga tersebut tergantung dari pelaksanaan pilkades serentak tersebut. Namun, karena situasi keamanan yang tetap kondusif, maka izin pertandingan dikeluarkan.
Menyinggung kuota untuk suporter Persepam Madura, Sudarmaji mengatakan, demi keamanan, mereka sebaiknya tidak datang ke Malang, sebab dikhawatirkan ditunggangi oleh oknum dan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Demi menjaga kondisi di Malang serta nama baik dan hubungan harmonis antara kedua suporter, diharapkan mereka tidak datang ke Malang," ujarnya.
(wbs)