Ongis Nade tertantang tiga tandang
Selasa, 16 April 2013 - 15:33 WIB
Ongis Nade tertantang tiga tandang
A
A
A
Sindonews.com - Kemenangan Arema Cronous atas Persela Lamongan di Stadion Kanjuruhan akhir pekan lalu mengukuhkan rekor sempurna. Sepanjang putaran pertama, Arema selalu menang ketika bertanding di depan suporter Aremania.
Namun, sebagai penutup putaran pertama, klub berjuluk Ongis Nade itu masih memiliki tantangan yang sangat berat. Tiga pertandingan away atau tandang sudah menyambut tim racikan Rahmad ‘RD’ Darmawan dan semuanya dipastikan bakal sulit dimenangi.
Diawali pada 20 Mei, Arema bakal bertarung di kandang Persib Bandung. Dilanjut ke markas Persipura Jayapura sepekan kemudian atau 28 April, yang dirangkai dengan laga ke kandang Persiwa Wamena pada 2 Mei. Tiga away yang menjadi pertaruhan posisi bagi Singo Edan.
Pertandingan lawan Persib Bandung dan Persipura Jayapura bakal sangat krusial. Persib belakangan menunjukkan grafik signifikan, sedangkan Persipura dalam pemilik takhta sementara klasemen ISL hingga kini tetap menjadi kekuatan dominan di sepak bola negeri ini.
Jika kalah di Bandung dan Jayapura, maka Arema bakal semakin tertinggal dari Persipura di posisi puncak. Begitu pentingnya tiga pertandingan nanti, hingga Pelatih Rahmad Darmawan menginginkan pemainnya benar-benar fokus dan tidak sampai kehilangan angka.
''Kami sudah memenangi tujuh kali kemenangan beruntun. Tapi saya rasa rekor itu tidak ada artinya kalau kami tidak fokus di tiga pertandingan ke depan. Persib, Persipura, kemudian Persiwa, akan menjadi lawan terberat di putaran pertama ini,” ulas Rahmad Darmawan.
Dia tak menutup mata bahwa Persib telah kembali ke jalur kemenangan dan menjadi ancaman baru di papan atas klasemen ISL. Sedangkan untuk mantan timnya, Persipura, pelatih yang disapa RD ini mengakui mereka menjadi lawan tersulit bagi Arema.
''Sejak saya melatih di sana (Persipura) hingga sekarang, mereka selalu menjadi kekuatan yang dominan. Prestasi sangat stabil dari musim ke musim. Itu perlu menjadi contoh bagi Arema yang serius membangun kekuatan musim ini. Kami harus mengeluarkan kemampuan ekstra menghadapi Persipura,” tambah RD.
Arema sebenarnya sedikit tidak beruntung dengan rentetan jadwal away di penghujung putaran pertama ini. Persib seharusnya dihadapi Arema pada 17 Maret silam, namun akhirnya ditunda karena ada agenda tim nasional (timnas) menghadapi Arab Saudi di Pra Piala Asia.
Penundaan ini membuat laga Persib berurutan dengan pertandingan kontra raksasa Persipura Jayapura. Namun RD tidak mengeluhkan situasi ini. “Memang kurang menguntungkan karena ada dua pertandingan berat. Tapi lebih baik kami fokus ke pertandingan dan tidak menyesali penundaan jadwal itu,” tandasnya.
Sementara, demi mempersiapkan pertandingan kontra Persib Bandung, skuat Arema Cronous berangkat lebih cepat, yakni Rabu (17/4). Tujuannya agar persiapan di Bandung bisa lebih intensif dan tidak diganggu kelelahan di perjalanan. Rencananya langkah yang sama juga dilakukan jelang laga kontra Persipura nanti.
Namun, sebagai penutup putaran pertama, klub berjuluk Ongis Nade itu masih memiliki tantangan yang sangat berat. Tiga pertandingan away atau tandang sudah menyambut tim racikan Rahmad ‘RD’ Darmawan dan semuanya dipastikan bakal sulit dimenangi.
Diawali pada 20 Mei, Arema bakal bertarung di kandang Persib Bandung. Dilanjut ke markas Persipura Jayapura sepekan kemudian atau 28 April, yang dirangkai dengan laga ke kandang Persiwa Wamena pada 2 Mei. Tiga away yang menjadi pertaruhan posisi bagi Singo Edan.
Pertandingan lawan Persib Bandung dan Persipura Jayapura bakal sangat krusial. Persib belakangan menunjukkan grafik signifikan, sedangkan Persipura dalam pemilik takhta sementara klasemen ISL hingga kini tetap menjadi kekuatan dominan di sepak bola negeri ini.
Jika kalah di Bandung dan Jayapura, maka Arema bakal semakin tertinggal dari Persipura di posisi puncak. Begitu pentingnya tiga pertandingan nanti, hingga Pelatih Rahmad Darmawan menginginkan pemainnya benar-benar fokus dan tidak sampai kehilangan angka.
''Kami sudah memenangi tujuh kali kemenangan beruntun. Tapi saya rasa rekor itu tidak ada artinya kalau kami tidak fokus di tiga pertandingan ke depan. Persib, Persipura, kemudian Persiwa, akan menjadi lawan terberat di putaran pertama ini,” ulas Rahmad Darmawan.
Dia tak menutup mata bahwa Persib telah kembali ke jalur kemenangan dan menjadi ancaman baru di papan atas klasemen ISL. Sedangkan untuk mantan timnya, Persipura, pelatih yang disapa RD ini mengakui mereka menjadi lawan tersulit bagi Arema.
''Sejak saya melatih di sana (Persipura) hingga sekarang, mereka selalu menjadi kekuatan yang dominan. Prestasi sangat stabil dari musim ke musim. Itu perlu menjadi contoh bagi Arema yang serius membangun kekuatan musim ini. Kami harus mengeluarkan kemampuan ekstra menghadapi Persipura,” tambah RD.
Arema sebenarnya sedikit tidak beruntung dengan rentetan jadwal away di penghujung putaran pertama ini. Persib seharusnya dihadapi Arema pada 17 Maret silam, namun akhirnya ditunda karena ada agenda tim nasional (timnas) menghadapi Arab Saudi di Pra Piala Asia.
Penundaan ini membuat laga Persib berurutan dengan pertandingan kontra raksasa Persipura Jayapura. Namun RD tidak mengeluhkan situasi ini. “Memang kurang menguntungkan karena ada dua pertandingan berat. Tapi lebih baik kami fokus ke pertandingan dan tidak menyesali penundaan jadwal itu,” tandasnya.
Sementara, demi mempersiapkan pertandingan kontra Persib Bandung, skuat Arema Cronous berangkat lebih cepat, yakni Rabu (17/4). Tujuannya agar persiapan di Bandung bisa lebih intensif dan tidak diganggu kelelahan di perjalanan. Rencananya langkah yang sama juga dilakukan jelang laga kontra Persipura nanti.
(aww)