Ferrari optimis tak ulang hasil buruk di Monaco
Kamis, 30 Mei 2013 - 15:37 WIB
Ferrari optimis tak ulang hasil buruk di Monaco
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Prinsipal tim Ferrari, Stefano Domenicali mengaku optimis timnya dapat bangkit kembali setelah hasil buruk di GP Monaco, akhir pekan kemarin. Pada balapan itu, Fernando Alonso hanya mampu menempati finish di posisi ketujuh setelah berhasil disalip oleh Adrian Sutil dan Jenson Button selama balapan berlangsung.
Sementara rekan setim Alonso yakni Felipe Massa yang memulai balapan di posisi belakang karena sempat mengalami kerusakan sehingga melewatkan sesi kualifikasi harus gagal finish setelah kembali mengalami kerusakan. Domenicali menekankan bila kegagalan di Monaco tidak mencerminkan performa timnya secara keseluruhan meski Ferrari selalu gagal di Monaco sejak kemenangan Michael Schumacher di tahun 2001 silam.
"Kami tidak memiliki kecepatan yang diinginkan dan harus mengerti kenapa hal itu bisa terjadi. Tetapi kami bereaksi dengan sangat cepat setelah akhir pekan yang sulit. Sangat sulit untuk dikatakan tetapi kami terus berjuang. Saya berkata kepada semua orang kami mencari bintang di Barcelona dan tidak lagi berada di dalam debu seperti setelah Monte Carlo," terang Domenicali seperti dilansir Autosports, Kamis (30/5/2013).
Selain itu ia juga mengaku bingung kenapa Ferrari belum meraih kemenangan di Monaco sejak 2011 lalu, karena baik karakteristik maupun situasi semua tidak memberi penjelasan. Meski begitu Domenicali menekankan bahwa ini masih awal musim sehingga peta kekuatan di kompetisi ini belum terbentuk. "Dari perolehan poin, kami berpikir positif bila Kimi Raikkonen tidak bisa mendapatkan banyak poin, tetapi Vettel berada di tempat kedua. Kami saat ini hanya berada di tempat keenam," tandasnya.
Sementara rekan setim Alonso yakni Felipe Massa yang memulai balapan di posisi belakang karena sempat mengalami kerusakan sehingga melewatkan sesi kualifikasi harus gagal finish setelah kembali mengalami kerusakan. Domenicali menekankan bila kegagalan di Monaco tidak mencerminkan performa timnya secara keseluruhan meski Ferrari selalu gagal di Monaco sejak kemenangan Michael Schumacher di tahun 2001 silam.
"Kami tidak memiliki kecepatan yang diinginkan dan harus mengerti kenapa hal itu bisa terjadi. Tetapi kami bereaksi dengan sangat cepat setelah akhir pekan yang sulit. Sangat sulit untuk dikatakan tetapi kami terus berjuang. Saya berkata kepada semua orang kami mencari bintang di Barcelona dan tidak lagi berada di dalam debu seperti setelah Monte Carlo," terang Domenicali seperti dilansir Autosports, Kamis (30/5/2013).
Selain itu ia juga mengaku bingung kenapa Ferrari belum meraih kemenangan di Monaco sejak 2011 lalu, karena baik karakteristik maupun situasi semua tidak memberi penjelasan. Meski begitu Domenicali menekankan bahwa ini masih awal musim sehingga peta kekuatan di kompetisi ini belum terbentuk. "Dari perolehan poin, kami berpikir positif bila Kimi Raikkonen tidak bisa mendapatkan banyak poin, tetapi Vettel berada di tempat kedua. Kami saat ini hanya berada di tempat keenam," tandasnya.
(akr)