alexametrics

Terkait Tes Ban Pirelli Secara Ilegal

Horner tak berminat tanggapi keputusan FIA

loading...
A+ A-
Sindonews.com - Tim principal Red Bull, Christian Horner tidak ingin memperkeruh suasana terkait keputusan Federasi Otomotif Internasional (FIA) kepada Mercedes. Bisa dibilang, sikap itu bertolak belakang dengan apa yang dinyatakan sebelumnya oleh mereka bahwa, tim meminta FIA untuk memberikan sanksi berat kepada Mercedes.

Horner yang hadir selama Mercedes menjalani persidangan di Pengadilan Internasional, Paris, Kamis (20/6) kemarin. Ia sempat menyatakan jika Mercedes layak mendapatkan sanksi berat atau lebih dari sekedar masalah keuangan. Akan tetapi, keberuntungan masih menyelimuti mereka di mana tim asal Jerman itu lolos dari sanski berat.

Meskipun dinyatakan bersalah melanggar peraturan F1. Tapi pada akhirnya mereka hanya mendapatkan sanksi ringan. Tapi Horner menilai, FIA sudah tepat menjatuhkan sanksi tersebut setelah mereka memiliki semua fakta selama Mercedes menjalani pengujian rahasia ban Pirelli, seusai balapan di Grand Prix Barcelona.



"Pengadilan memiliki semua fakta yang disajikan, dan mereka secara adil menjatuhkan hukuman atau keputusan kepada Mercedes," kata Horner dilansir Planetf1, Sabtu (22/6/2013).

"Sebelumnya benar bahwa kami memang sempat mengatakan protes kepada FIA. Hal ini dilakukan, karena kami ingin kejelasan tentang apakah Anda diperbolehkan untuk menguji di musim dengan mobil saat ini atau tidak. Karena kami percaya ini merupakan pelanggaran peraturan," tambahnya.

Diketahui, tak hanya mendapat teguran, Mercedes juga diperintahkan untuk melewatkan tes pembalap muda selama tiga hari yang dijadwalkan di Sirkuit Silverstone pada bulan Juli mendatang.
(wir)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top